• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 20 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Nurani Guru di Hari Pertama Tahun Ajaran Baru

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 Juli 2020
di Opini

Goresan Pena : Ummu Fikri (Pendidik di Madrasah)

Judul Lagu: Hari Pertama Masuk Sekolah

Hari ini hari pertamaku
Hari pertama masuk sekolah
Senangnya hatiku diantar ayah ibu
Pergi berangkat ke sekolah
Senangnya hatiku bertemu teman baru
Guru baru tentulah ramah
Ayo sekolah
Ayo sekolah

Lagu di atas adalah gambaran suasana yang seharusnya terjadi di hari pertama tahun ajaran baru. Lagu yang menggambarkan rasa senang yang tiada tara kala pertama masuk sekolah, setelah libur lama.
Senin, 13 Juni 2020 adalah tahun ajaran baru dimulai. Tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi, semua bersuka cita dalam menyambut hari pertama masuk sekolah. Walaupun tak semua, biasanya terlihat ada yang baru, kelas, buku, pensil, tas, penghapus, bahkan ada yang menggunakan seragam baru.

Guru bahagia, pun dengan siswa. Setelah libur tahun ajaran, seolah hari pertama menjadi ajang pelepas rindu. Anak siswa kelas 1 (satu) terlihat ada yang masih enggan berpisah sementara waktu dengan ibu atau ayahnya yang mengantar. Atau kadang terlihat  senyuman yang terlihat masih sedikit malu menghiasi wajah lugu.

Berita Terkait

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Anak kelas dua sampai kelas enam, semenjak pagi berlomba dengan datang lebih pagi untuk mendapatkan tempat duduk sesuai posisi dan teman yang diinginkan.
Yah, itulah gambaran terjadi saat belum ada pandemi. Namun pagi ini keceriaan itu tak kami temui. Pagi ini berbeda, nurani ini seolah ingin menangis,  kemana suasana ini, kemana ceria anak-anak yang biasa terjadi.
Pandemi telah mengubah pola kebiasaan yang terjadi. Sudah hampir empat bulan Indonesia sedang mengalami masa yang dirasakan begitu berbeda dengan masa sebelumnya. Belajar dibatasi, berkumpul dibatasi, bahkan bertatap muka pun dibatasi.

Akhirnya pembelajaran jarak jauh pun dilakukan pada masa pandemi  ini.
Padahal pembelajaran jarak jauh ini sungguh tak lepas dari masalah. Dilansir dari kompas.com edisi 13 Juli 2020,  Permasalahan yang harus dihadapi terutama terkait infrastruktur, seperti listrik, dan jaringan internet. Selain itu faktanya masih banyak keluarga yang belum memiliki gawai sebagai sarana untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh ini. Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai, PJJ tidak mungkin berjalan dengan baik.
Pandemi ini telah mengubah kebiasaan dan budaya yang senantiasa kita lakukan. Kebiasaan yang kadang menjadi sebuah kesulitan. Pola pembelajaran yang saat ini dilakukan baik daring atau pun pembelajaran jarak jauh pun kadang tak sesuai dengan harapan.  Melalui pembelajaran daring pun  seorang guru tetap  harus memiliki marwah sebagai pendidik. Sosok yang tetap harus dihormati dan tentunya selalu ada di hati dan di nanti. Karena seorang siswa tetap harus menghormati guru dalam kondisi apapun dan dimana pun.

Mengutip nasihat Imam Al Ghazali  bahwa adab murid terhadap guru diantaranya,  mendahului berucap salam, tidak banyak berbicara di depan guru, berdiri ketika guru berdiri, tidak mengatakan kepada guru dengan mengatakan “pendapat fulan berbeda dengan pendapat Anda”, tidak bertanya-tanya kepada teman saat di dalam majlis, tidak mengumbar senyum ketika berbicara,  tidak secara  terang-terangan  karena perbedaan pendapat dengan guru, tidak menarik pakaian guru, tidak menanyakan suatu masalah di tengah perjalanan, dan terakhir tidak mengajukan pertanyaan kala guru sedang lelah.

Semoga pandemi ini cepat berlalu, kita akan kembali pada kenormalan yang sesungguhnya. Wahai para siswa ibu pun rindu kalian, rindu belajar bersama, tertawa bersama, dan rindu melewati sebagian hari dengan kalian. Terus berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. Amin. (*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan