• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 9 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pemerintah Bentuk TGPF Penembakan Intan Jaya, Termasuk Serka (Anm) Sahlan Asal Pinrang

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
2 Oktober 2020
di Nasional

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Pemerintah RI melalui Menko Polhukam, Mahfud MD mengeluarkan surat keputusan Nomor 83 Tahun 2020 tentang pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk menginvestigasi peristiwa yang menewaskan dua Anggota TNI, satu warga sipil dan satu pendeta di Intan Jaya, Papua.

Salah satu diantara Dua anggota TNI yang menjadi korban kelompok Kriminal bersenjata tersebut adalah Serka Anumerta Sahlan, Anggota Kodim 1404, Pinrang, Sulawesi Selatan yang ditugaskan untuk menjaga teritorial di Kabupaten Intan Jaya sejak Juli 2019 lalu.

“Kemudian kami bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya dengan nomer keputusan 83 Tahun 2020,” ucap Mahfud saat menggelar konferensi pers secara daring, Jumat (2/10/2020).

Tergabung dalam TGPF sejumlah unsur pemerintah, polisi, tokoh masyarakat adat dan agama Papua. Ada sekitar 30 nama yang terbagi menjadi dua komponen utama, yakni Tim Pengarah berjumlah 11 orang anggota dan 18 orang Tim Investigasi Lapangan.

Ditunjuk Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Tri Soewandono sebagai ketua pengarah TGPF.

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

VIDEO: Presiden Jokowi & Ibu Iriana Rayakan Puncak Hari Anak Nasional di Papua

VIDEO : TNI Berhasil Kuasai Markas KKB Pimpinan Manfred Fatem di Maybrat Papua

Berlatih Pertanian di Sidenreng Rappang, Kadis Pertanian Yohukimo Papua Puas

Mahfud menerangkan, Tim TGPF ini mulai bekerja sejak SK resmi dikeluarkan pada Kamis (01/10) hingga dua pekan ke depan. TGPF berkewajiban melaporkan semua temuannya kepada Mahfud selaku Menko Polhukam.

Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 ini menjelaskan, alasan utama pembentukan Tim TGPF, lantaran perjalanan pengungkapan insiden Intan Jaya, Papua menimbulkan perdebatan.

Pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bersikeras Penembakan terhadap pendeta Yeremia yang diikuti dengan tewasnya dua anggota TNI, dan satu orang warga sipil lainnya ditembak oleh oknum TNI. Sementara TNI justru menuding KKB yang menembak.

“Ini menimbulkan banyak perdebatan siapa yang melakukan dan siapa korban. KKB yang menurut TNI dan POLRI bertanggung jawab, namun KKB justru menuding balik bahwa yang melakukan aparat,” ujar Mahfud.

Insiden intan jaya terjadi di distrik Hitadipa, Papua pada 19 September lalu, namun hingga kini masih belum jelas di mata hukum. Pihak TNI dan Polri mengatakan kelompok KKB, sebutan untuk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang harus bertanggung jawab.

Tudingan ini diyakini lantaran lokasi kejadian merupakan tempat yang dikuasai kelompok separatis itu. Berdasarkan data intelijen Polda Papua, setidaknya ada 50 personel KKB yang dilengkapi 17 pucuk senjata di wilayah distrik Hitadipa. (*)

Penulis : Faisal Lohy

Terkait: Intan JayaKKBMenkopolhukamOPMPapuaSerka Sahlan

TerkaitBerita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

...

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Mei 2026

...

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan