• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

Pemerintah Bentuk TGPF Penembakan Intan Jaya, Termasuk Serka (Anm) Sahlan Asal Pinrang

Editor: Tohir Muhammad
2 Oktober 2020
di Nasional

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Pemerintah RI melalui Menko Polhukam, Mahfud MD mengeluarkan surat keputusan Nomor 83 Tahun 2020 tentang pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk menginvestigasi peristiwa yang menewaskan dua Anggota TNI, satu warga sipil dan satu pendeta di Intan Jaya, Papua.

Salah satu diantara Dua anggota TNI yang menjadi korban kelompok Kriminal bersenjata tersebut adalah Serka Anumerta Sahlan, Anggota Kodim 1404, Pinrang, Sulawesi Selatan yang ditugaskan untuk menjaga teritorial di Kabupaten Intan Jaya sejak Juli 2019 lalu.

“Kemudian kami bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya dengan nomer keputusan 83 Tahun 2020,” ucap Mahfud saat menggelar konferensi pers secara daring, Jumat (2/10/2020).

Tergabung dalam TGPF sejumlah unsur pemerintah, polisi, tokoh masyarakat adat dan agama Papua. Ada sekitar 30 nama yang terbagi menjadi dua komponen utama, yakni Tim Pengarah berjumlah 11 orang anggota dan 18 orang Tim Investigasi Lapangan.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

11 September 2026
Ketua dan Sekretaris Yayasan Buq’atun Mubarakah Hadiri GIHES 2026 Konferensi Global Pendidikan Holistik Islam di Jakarta

Ketua dan Sekretaris Yayasan Buq’atun Mubarakah Hadiri GIHES 2026 Konferensi Global Pendidikan Holistik Islam di Jakarta

7 September 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026

Ditunjuk Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Tri Soewandono sebagai ketua pengarah TGPF.

Mahfud menerangkan, Tim TGPF ini mulai bekerja sejak SK resmi dikeluarkan pada Kamis (01/10) hingga dua pekan ke depan. TGPF berkewajiban melaporkan semua temuannya kepada Mahfud selaku Menko Polhukam.

Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 ini menjelaskan, alasan utama pembentukan Tim TGPF, lantaran perjalanan pengungkapan insiden Intan Jaya, Papua menimbulkan perdebatan.

Pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bersikeras Penembakan terhadap pendeta Yeremia yang diikuti dengan tewasnya dua anggota TNI, dan satu orang warga sipil lainnya ditembak oleh oknum TNI. Sementara TNI justru menuding KKB yang menembak.

“Ini menimbulkan banyak perdebatan siapa yang melakukan dan siapa korban. KKB yang menurut TNI dan POLRI bertanggung jawab, namun KKB justru menuding balik bahwa yang melakukan aparat,” ujar Mahfud.

Insiden intan jaya terjadi di distrik Hitadipa, Papua pada 19 September lalu, namun hingga kini masih belum jelas di mata hukum. Pihak TNI dan Polri mengatakan kelompok KKB, sebutan untuk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang harus bertanggung jawab.

Tudingan ini diyakini lantaran lokasi kejadian merupakan tempat yang dikuasai kelompok separatis itu. Berdasarkan data intelijen Polda Papua, setidaknya ada 50 personel KKB yang dilengkapi 17 pucuk senjata di wilayah distrik Hitadipa. (*)

Penulis : Faisal Lohy

Terkait: Intan JayaKKBMenkopolhukamOPMPapuaSerka Sahlan

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Tohir Muhammad
21 Mei 2026

...

VIDEO: Presiden Jokowi & Ibu Iriana Rayakan Puncak Hari Anak Nasional di Papua

VIDEO: Presiden Jokowi & Ibu Iriana Rayakan Puncak Hari Anak Nasional di Papua

Editor: Tim Redaksi
25 Juli 2024

VIDEO : TNI Berhasil Kuasai Markas KKB Pimpinan Manfred Fatem di Maybrat Papua

VIDEO : TNI Berhasil Kuasai Markas KKB Pimpinan Manfred Fatem di Maybrat Papua

Editor: Tim Redaksi
30 Januari 2024

Berita Populer

  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi