• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Aktivis Lingkungan Soroti Pemeliharaan Mata Air di Parepare

Editor: Alfiansyah Anwar
18 April 2017
di Sulselbar
Warga mengisi jeriken dengan air di mata air yang terletak   hutan di Desa Jatirunggo, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (30/6). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengungkapkan ada enam dusun di Desa Jatirunggo yang mengalami krisis air bersih akibat sumur yang telah kering selama musim kemarau yang telah berlangsung sekitar satu bulan ini. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/nz/15.

Warga mengisi jeriken dengan air di mata air yang terletak hutan di Desa Jatirunggo, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (30/6). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengungkapkan ada enam dusun di Desa Jatirunggo yang mengalami krisis air bersih akibat sumur yang telah kering selama musim kemarau yang telah berlangsung sekitar satu bulan ini. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/nz/15.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pemerhati lingkungan di Parepare menyoroti minimnya perhatian atas pemeliharaan mata air. Padahal, setiap kemarau datang, Parepare termasuk daerah yang kerap kekeringan dan krisis air.

“Seluruh stakeholder sudah harus memikirkan, bagaimana memelihara mata air kita. Saat kemarau, kita selalu kekurangan air. Salah satu sebabnya karena mata air kita mulai berkurang,” urai aktivis lingkungan, Amri Kalbu, Selasa 18/4.

Dia menyebut, Parepare diambang krisis ruang serapan air. Dari sekira 40 sumber mata air yang ada, sebagian besar rusak akibat tidak dipelihara. Kerusakan hutan dan penebangan pohon sembarangan memperparah hal itu.

“Bahkan ada mata air di Bacukiki yang sangat dekat dengan pemukiman. Dakat dengan mesjid Al-Mujahidin, salah satu mesjid tertua di Parepare. Itu sudah tidak terawat,” bebernya.

BeritaTerkait

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026

Amri Kalbu berharap, ada upaya serius dan sinergitas dari Pemkot, DPRD, NGO, media serta polisi hutan agar kerusakan mata air tidak bertambah parah. Dia menyarankan penanaman pohon secara intens, meningkatkan pengawasan hutan dan penebangan pohon, memperketat perizinan bagi yang membangun di kawasan Sungai Karajae, me-massive-kan sosialisasi kepada warga. Baik warga disekitaran hutan, maupun di bantaran sungai agar turut menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya sendiri menyiapkan Peringatan Hari Bumi dalam waktu dekat. Para aktivis lingkungan bakal kembali menggelar Ekspedisi penyelamatan mata air dan yang terbaru, transplantasi terumbu karang di kawasan Tonrangeng. (ris)

Terkait: LingkunganParepare

Berita Terkait

Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

Editor: Tohir Muhammad
23 Oktober 2026

...

Timpa Mobil Hingga Sebabkan Macet, Truk Pengangkut Sekam Padi Terguling di Bundaran Tugu Tunas Kelapa Parepare

Timpa Mobil Hingga Sebabkan Macet, Truk Pengangkut Sekam Padi Terguling di Bundaran Tugu Tunas Kelapa Parepare

Editor: Tohir Muhammad
19 Oktober 2026

...

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi