• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 16 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Andi Sudirman dan Keluarga Ikuti Kajian Online Berbakti Kepada Orang Tua

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
6 Mei 2021
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkerjasama dengan Andalan Mengaji, menggelar kajian online anak dengan tema Berbakti Kepada Orang Tua. Kajian ini menghadirkan Ustadz Erlan Iskandar.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka acara dari Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Rabu, 5 Mei 2021. Kajian dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari tiga anak Andi Sudirman.

Sebelum membuka acara, Andi Sudirman memberikan tantangan membacakan hafalan ayat suci Al-Qur’an, baik kepada anak dan ibu peserta kajian yang hadir.

“Terima kasih semuanya, selamat untuk kegiatannya, tentu kita membuka dengan ucapan bismillahirrahmanirahim,” sebutnya.

Sedangkan, Plt Ketua PKK Sulsel, Naoemi Octarina, menyebutkan, materi yang diberikan sangat berguna dan bermanfaat bagi anak-anak untuk didengarkan, sehingga dapat diamalkan nantinya.

Berita Terkait

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Ustaz Erlan memberikan paparan dengan bahasa dan gaya komunikasi yang mudah dipahami oleh anak-anak. Selain hadir sebagai dirinya sendiri, ia juga memerankan tokoh anak-anak. Di sela pembahasan, ia memasukkan dialog antara sosok ustaz dan anak yang membuat peserta tertawa.

Ia menyampaikan tentang keutamaan berbakti pada orang tua, cara berbakti kepada orang tua, belajar kisah inspirasi dari para ulama yang berbakti kepada orang tua.

“Keutamaan berbakti pada orang tua itu, apa saja adek-adek? Jalan menuju surga, terus, dapat ridha Allah, terus, doanya juga diijabah Allah dan dikabulkan kalau kita berbakti pada orang tua. Terus, yang terakhir adalah amalannya istimewa, termasuk amalan yang utama, masyaallah,” ucapnya.

Adapun cara berbakti, yakni dengan berkata-kata yang baik, memenuhi panggilan orang tua dengan segera, semangat membahagiakan dan membantu orang tua, dan ketiga adalah dengan rajin mendoakan orang tua.

“Jangan lupa doakan mereka dan yang terpenting dari itu, kita harus semangat menjadi anak yang saleh dan saleha. Karena adek-adek, nanti orang tua kita bisa dapat pahala jariyah yang tidak pernah putus alirannya, masyaallah. Makanya adek-adek semangat berbakti dan mari kita bahagiakan orang tua kita,” sebut Kak Erlan.

Ia menambahkan, jika seorang anak saat dipanggil oleh orang tua untuk segera dipenuhi, walaupun kondisinya sedang melaksanakan ibadah, dalam hal ini ibadah salat sunnah.

“Adek-adek kalau dipanggil oleh orang tua kita harus bersegera, meskipun kita sedang mengerjakan salat sunnah sekalipun. Maka salat sunnahnya mesti dibatalkan, kerena kita lebih mendahulukan memenuhi panggilan orang tua yang hukumnya wajib,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Kak Erlan juga meminta peserta membuat surat cinta untuk orang tua.

Di sesi tanya jawab, Plt Ketua TP PKK, Naoemi Octarina, meminta tips bagaimana orang tua bisa mengontrol ucapan lisan pada saat kesal atau marah pada anak, agar tetap kata-kata yang baik dikeluarkan.

“Yang harus kita ingat bahwa doa dari orang tua adalah doa yang sangat mustajab (manjur), kalimat-kalimat yang keluar dari lisannya itu bisa memberi pengaruh dan berdampak buat sang anak. Dengan mengingat hal ini, maka kita akan lebih berhati-hati mengeluarkan kalimat yang buruk buat anak-anak kita,” jelas Kak Arlan.

Dari pertanyaan ini, dilanjutkan dengan sebuah kisah di Arab Saudi. Seorang ibu yang telah lelah membuat makanan untuk anaknya, sang anak melihat ibunya menaburi garam di atas makanan tersebut, tetapi anaknya yang masih kecil melihat hal tersebut. Kemudian menaburi pasir, yang ditiru karena butirannya mirip garam. Hal ini membuat ibunya kesal.

“Ibundanya ini berilmu, dia tahu kalimat yang tidak sengaja keluar itu bisa jadi akan membawa pengaruh buruk pada anak kalau kalimatnya negatif. Maka kemudian, disaat marah, saat ibu justru berkata, ‘Pergilah kau, jangan kau kembali sebelum jadi imam Masjid Harami,” tuturnya.

Cerita di atas adalah cerita dari Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Ia imam dan khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram. (rls/msb)

Terkait: Andi Sudirman SulaimanBerbaktiKajian

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan