• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Esai

Belajar Bersama (2)

Editor: Tim Redaksi
21 Mei 2021
di Esai, Kisah Inspiratif, Topik Utama
Ibrahim Fattah

Oleh : Ibrahim Fattah*

Ibrahim Fattah
Oleh : Ibrahim Fattah*

Memasuki pekan pertama bulan puasa, saya berinisiatif memediasinya ke Lazismu agar diberi bantuan modal usaha. Setelah mendapat bantuan, jenis takjil yang dipilih adalah es buah, tentu dengan maksud agar mudah terjual karena musim kemarau. Tempat berjualannya di pinggir jalan besar, yakni Jalan Andi Makkasau.

Setelah hari kedua berjualan takjil buka puasa, saya bertanya bagaimana penjualannya, jawabannya singkat. Hari pertama kembali modal, hari kedua rugi. Saya hanya bisa memotivasinya agar jangan berputus asa dalam berikhtiar.

Selain semakin booming-nya jumlah penjual takjil buka puasa, bisa saja kelas menengah sejak bulan puasa tahun ini sudah mengubah orientasi perencanaan anggaran belanja kesehariannya karena pendapatan yang stagnan atau bahkan mulai menurun. Jika beberapa tahun sebelumnya kelas menengah lebih memilih belanja takjil buka puasa, maka tidak mustahil mulai tahun ini mereka sendiri yang membeli bahannya lalu memasak sendiri.

Fenomena ini bisa jadi sebagai penanda menurunnya daya beli masyarakat, bisa juga ditandai dengan semakin banyaknya penjual takjil buka puasa meski dengan resiko jualannya tidak terjual habis. Dengan semakin banyaknya penjual takjil buka puasa, sudah pasti mereka saling beririsan satu sama lain untuk memperebutkan pembeli yang secara kebetulan sebagian diantaranya mungkin pula sedang menghadapi masalah ekonomi.

Kini bulan puasa telah berlalu sedangkan pembatasan sosial masih terus diberlakukan untuk menghindari penyebaran virus corona secara cepat, itu artinya para mantan penjual takjil buka puasa harus segera beralih jenis jualan karena saat ini tidak ada kerumunan. Tentu nasib pelaku usaha mikro bisa dimaklumi jika mereka mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam hal pendampingan teknis agar kapasitasnya bisa meningkat sehingga kelak mereka bisa hidup mandiri.

BeritaTerkait

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

24 Oktober 2026
Angkat Isu Parkir Liar dan Kearifan Lokal Sipakainge’, Sigap Team Unibos Lolos Pimnas ke-39 Tahun 2026

Angkat Isu Parkir Liar dan Kearifan Lokal Sipakainge’, Sigap Team Unibos Lolos Pimnas ke-39 Tahun 2026

20 Oktober 2026

Pendampingan teknis kepada pelaku usaha mikro merupakan aspirasi yang terus didengungkan, karena mereka tidak memiliki modal yang kuat dan kapasitas yang terbatas serta lemahnya jejaring diantara mereka. Menurut pembaca apa yang dibutuhkan pelaku usaha mikro sehingga mereka bisa berusaha secara berkelanjutan dan kelak menjadi mandiri?

*Penulis adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Kota Parepare dan Direktur YLP2EM Parepare.  HP/WA 08124265292.

 

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: FH UM ParepareKota PareparePelaku Usaha MikroYLP2EM Parepare

Berita Terkait

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Editor: Tim Redaksi
21 Oktober 2026

...

ESAI : Kijang Bagai Emas

ESAI : Kijang Bagai Emas

Editor: Alfiansyah Anwar
18 Oktober 2026

...

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Editor: Tim Redaksi
3 Mei 2026

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi