• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 13 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

Briptu Hedar, Polisi asal Barru Ditemukan Tewas saat Bertugas di Papua

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 Agustus 2019
di Nasional
Briptu Hedar, Polisi asal Barru Ditemukan Tewas saat Bertugas di Papua

BeritaTerkait

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

5 Juni 2026
Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

31 Mei 2026
DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

8 Mei 2026
Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

28 April 2026

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Seorang anggota polisi asal Kabupaten Barru, Sulsel bernama Briptu Hedar ditemukan tewas di Kampung Mudidok Kabupaten Puncak, Papua, Senin, 12 Agustus 2019.

“Pukul 15.30 Wita mendapat informasi dari masyarakat bahwa almarhum Hedar ditemukan di jembatan dekat TKP,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan, Senin malam seperti dilansir dari Sulselsatu.com.

Sebelumnya, Briptu Hedar dikabarkan diculik oleh puluhan anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua pada siang tadi, yakni sekira pukul 11.00 Wita.

Korban saat itu diketahui sedang bertugas bersama seorang rekannya bernama Bripka Alfonso Wakum. Mereka berdua sedang mengendarai sepeda motor trail dengan posisi korban sedang dibonceng.

Lalu salah seorang warga yang dikenal oleh korban memanggilnya. Briptu Hedar pun turun menemui warga tersebut sementara posisi rekannya baru hendak turun dari motor.

Saat korban berbincang dengan warga yang dikenalnya itu, tiba-tiba sekitar 10 orang diduga kuat anggota KKB Papua muncul dari semak-semak dan menyergap korban hingga diseret ke dalam semak-semak. Sedang rekan korban, Bripka Alfonnso berhasil kabur.

Tidak lama setelah itu, tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah jembatan yang juga masih dalam wilayah Kampung Mudidok Kabupaten Puncak, Papua.

Briptu Hedar gugur dalam tugasnya sebagai personel Ditreskrimum Polda Papua. Ia tewas usai dianiaya Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata (KSKB) Papua yang dipimpin Lekagak Telenggen.

“(Hedar) tidak membawa senjata api saat itu,” kata Kabid Humas Polda Papua AM Kamal.

Menurut Kamal, Briptu Hedar tengah dibonceng oleh rekannya, Bripka Alfonso, dengan sepeda motor. Siang itu, keduanya tengah bertugas untuk menyelidiki suatu kasus di sekitar Kampung Usir.

Di tengah perjalanan, kata Kamal, ada warga yang memanggil Briptu Hedar sehingga keduanya berhenti. Briptu Hedar kemudian mendatangi orang yang memanggilnya karena mengenal warga tersebut, sedangkan Bripka Alfonso tetap di atas motornya.

Briptu Hedar dan Bripka Alfonso selama ini memang sudah akrab dengan masyarakat setempat. Sehingga, keduanya tak pernah ada prasangka buruk atau hal negatif kepada warga yang memanggilnya.

Namun tak disangka, tiba-tiba sekelompok warga membawa Briptu Hedar dengan cara menyeretnya. Sementara itu, Bripka Alfonso yang tengah menunggu di sepeda motor berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di semak-semak.

“Pada saat kejadian tidak ada suara tembakan atau sejenisnya. Hanya saja ketika kelompok tersebut datang dan menyeret Briptu Hedar, Bripka Alfonso langsung pergi dan menyelamatkan diri dan langsung melaporkan ke pos terdekat,” ujar Kamal.

Polda Papua sebenarnya sudah berusaha bernegosiasi dengan KKSB Lekagak Telenggendi Puncak, Papua. Polisi juga melibatkan bupati dan tokoh masyarakat setempat untuk melakukan negosiasi.

Berdasarkan data yang dihimpun Bumi Papua, KKSB Lekagak Telenggenmemang selalu membabi buta dalam melakukan penyerangan terhadap lawannya. Kelompok ini juga pernah melakukan penembakan terhadap sejumlah tukang ojek di Kabupaten Puncak Jaya. Juga pada pesawat Susi Air saat mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya pada 2014.

KKSB Lekagak Telenggen dikabarkan sering menjarah rumah warga dengan mengambil hasil kebun atau hewan ternaknya. Tahun 2016, KKSB Lekagak Telenggen menyerang karyawan PT Modern yang sedang membuat Jalan Trans Papua di Kabupaten Puncak. Lima orang karyawan tewas dalam aksi penyerangan itu.

Saat ini, jenazah Briptu Hedar sudah berhasil dievakuasi. Rencananya, jenazah akan diterbangkan dari Papua ke kampung halamannya di Makassar hari ini, Selasa, 14 Agustus 2019. (*)

Terkait: Polisi

BeritaTerkait

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Editor: Tohir Muhammad
2 April 2026

...

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Sinergi TNI-Polri, Petugas di Pinrang Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong

Editor: Tohir Muhammad
2 Maret 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi