• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 2 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

Demonstrasi Bergejolak, Mafindo Serukan Waspadai Hoaks di Ruang Digital

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 September 2025
di Nasional
0
Demonstrasi Bergejolak, Mafindo Serukan Waspadai Hoaks di Ruang Digital
0
BAGI
33
PEMBACA

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis (28/8/2025) hingga kini, disertai gelombang informasi hoaks di media sosial. Aksi kekerasan, penjarahan, represi, yang menyebabkan ketidakpastian hingga makin meningkatkan eskalasi kekerasan.

Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) sebagai bagian dari kelompok masyarakat sipil melihat hoaks yang beredar di media sosial dan media perpesanan makin meningkat. Contohnya adalah video kerusuhan di Baghdad diklaim sebagai kejadian di Jakarta, ataupun klaim penjarahan di gedung DPR dan Mall Atrium Senen.

Bahkan, beberapa hoaks itu sudah menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) berupa deepfake sehingga publik kesulitan mengidentifikasi secara cepat, malah tergocek oleh deepfake itu.

“Akibatnya, muncul ketidakpastian, kemarahan, hasutan kebencian, dan aksi kekerasan,” ujar Septiaji Eko Nugroho, Ketua Presidium Mafindo di Yogyakarta, Ahad (31/8/2025).

BeritaTerkait

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

13 Juni 2026
Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

31 Mei 2026
DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

8 Mei 2026
Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

28 April 2026

Oleh karena itu, ujar Septiaji yang akrab disapa Zek, Ketua Presidium Mafindo menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, Mafindo mendukung demonstrasi oleh sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk kebebasan berpendapat dan berekspresi yang dijamin dalam negara demokrasi.

Kedua, aksi kekerasan oleh berbagai pihak, baik demonstrans maupun aparat keamanan harus dihentikan karena akan merugikan semua pihak. Menjarah adalah tindakan yang harus dijauhi karena tergolong tindak pidana pencurian.

Ketiga, aksi demonstrasi ini tidak hanya terjadi di jalanan, tetapi juga berlangsung di ruang digital yang disebut digital activism.

“Digital activism merupakan bentuk partisipasi dan aksi sosial politik melalui media digital,” ujar Zek.

Dalam aksi belakangan ini, digital activism selaras dengan aksi demonstrasi di jalanan oleh mahasiswa, driver ojol maupun masyarakat umum. Banyak netizen yang melakukan live report melalui medsos, sebagai alternatif dari laporan oleh media mainstream. Mafindo tidak setuju pembatasan live report mengenai demonstrasi karena melanggar kebebasan berekspresi, menyampaikan dan mendapatkan informasi.

Mafindo  menyerukan adalah masyarakat perlu hati-hati untuk memahami informasi yang diterima di ruang digital. Banyak misinformasi, disinformasi, malinformasi, hingga hasutan kebencian.

“Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh konten tidak jelas, hoaks, maupun hasutan kebencian,” ujar Zek.

Keempat, dalam aktivisme di ruang digital, sering terjadi dampak negatif, yaitu doxing alias penyebaran data pribadi tanpa izin. Doxing merupakan bentuk pelanggaran privasi. Selain itu, rentan terjadi serangan siber dan persekusi online. “Manfaatkan media mainstream maupun media sosial secara bertanggung jawab,” kata Zek.

Mafindo berharap kekerasan dan kerusuhan mereda dan masyarakat kembali bergandeng tangan untuk menata Indonesia ke depan, merajut kebersamaan. (rls)

Terkait: DemonstrasiMafindo
Dian Muhtadiah Hamna

Dian Muhtadiah Hamna

BeritaTerkait

Mafindo Makassar Gandeng MAN 2 Makassar Gelar Pelatihan AI Ready ASEAN

Mafindo Makassar Gandeng MAN 2 Makassar Gelar Pelatihan AI Ready ASEAN

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 September 2025
0

...

Anggaran Membelah: Rakyat Terhimpit, Elit Terlindungi 

Anggaran Membelah: Rakyat Terhimpit, Elit Terlindungi 

Editor: Tim Redaksi
1 September 2025
0

...

Demo Pajak PBB-P2 di Pinrang, Massa Minta Penjelasan Bupati Tapi Dijawab Sekda

Demo Pajak PBB-P2 di Pinrang, Massa Minta Penjelasan Bupati Tapi Dijawab Sekda

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2025
0

...

Selanjutnya
Gaung Etis yang Senyap dan Komunikasi Krisis yang Hilang di Senayan

Gaung Etis yang Senyap dan Komunikasi Krisis yang Hilang di Senayan

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi