• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 19 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Dinas Perpustakaan Makassar Bedah Buku Pallawagau dan I Tenribali

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
9 Juli 2018
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS. COM — Dinas Perpustakaan Makassar menggelar Bedah Buku “Pallawagau dan I Tenribali (Kisah Cinta Dua To Manurung dari Kerajaan Pelarian Tosiwalu”. Bedah buku ini digelar pada Rabu, 11 Juli 2018 di Hotel Yasmin, Jl Jampea No.5 Makassar. Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Tulus Wulan Juni mengatakan bedah buku ini diperuntukkan secara umum dan gratis.

“Buku ini adalah salah satu buku bermutu yang dipilih melalui proses penilaian kompetitif dan selektif oleh Program Pustaka Regional Makassar Sulawesi Selatan dan Yayasan Adikarya IKAPI dengan dukungan The Ford Foundation,” katanya, Senin, 9 Juli 2018.

Buku ini mengisahkan kerajaan tanpa nama yang wilayahnya terletak di Kabupaten Sidenreng Rappang yang berbatasan dengan daerah kabupaten Wajo. Kerajaan tersebut dibangun oleh para pelarian dari keluarga istana kerajaan seperti Sidenreng, Wajo, Luwu dan Tana Toraja.

Para Pelarian adalah orang-orang yang terusir karena melakukan perbuatan tercela dan tidak dapat diterima oleh keluarga istana. Sebagian lagi, para pelarian adalah orang-orang yang tidak puas melihat kehidupan keluarga istana.

Kisah Kerajaan Tanpa Nama yang bersumber dari Lontarak ini diterjemahkan dengan judul Pallawagau dan I Tenribali, Kisah Cinta Dua To Manurung dari Kerajaan Pelarian Tosiwalu. Nama kerajaan TOSIWALU merupakan akronim dari Toraja (TO), Sidenreng (SI), Wajo (WA), dan Luwu (LU). Kata TOSIWALU dalam bahasa Bugis bermakna “satu kain kafan untuk kita bersama”.

Berita Terkait

Terbitkan Buku Kedua, Lapekom Sisipkan Catatan Kritis untuk Pendidikan Parepare

Direktur Pijarnews.com Jadi Pembanding Bedah Buku Islam, Media Sosial, dan Generasi Postmilenial

Live Accoustic Warnai Bincang Buku “Pusaka Pustaka” PMII Komisariat IAIN Parepare

Bersama Pakar dan Penulis, Walikota Parepare Ulas Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19 Dalam Bedah Buku Bareng CRC

Terjemahan lontarak ini banyak memberikan nilai dan manfaat yakni nasihat-nasihat sistem pemerintahan kerajaan Bugis, penegakan aturan hukum secara adil tanpa melihat perbedaan status sosial atau derajat seseorang, kepemimpinan yang menganut paham demokratis (massolompawa) dan yang menarik adalah penulisan lambang bilangan atau angka yang diciptakan oleh Sappe Wali yang selama ini belum pernah didengar dan dilihat oleh masyarakat Bugis.

I Tenribali Putri dari Raja Tanpa Nama yang amat cantik dan ayu, semakin dipandang semakin mempesona. Lalu, bagaimana kisah cintanya dengan Pangeran Pallawagau dari Kerajaan Sidenreng? Baca kisahnya di buku setebal 395 halaman dan ikuti kegiatan bedah buku yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Makassar. (*)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Bedah BukuI TenribaliPallawagau

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan