• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 26 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Esai: Aksara di “Meta” Politik

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
23 Agustus 2017
di Budaya dan Sastra, Opini

oleh : Saifuddin al Mughniy

Makna kalimat tersebut diatas, tentu mengandung unsur etik, leksikal dan gramatikal, fonem serta verba. Segala sesuatu yang ingin kita kenali maka ketahuilah secara sistemik tentang makna dan pesan obyek yang di maksud. Demikian kira-kiran pesan moralnya. Aksara dipahami tak lebih dari huruf atau tanda penanda yang bisa dibaca oleh orang.

Namun seiring perkembangan saintek, aksara tak cukup dipahami sebatas “huruf”, tetapi aksara lebih pada kata, kalimat, bunyi serta makna-makna dalam fonetik. Pertanyaannya adalah, apa hubungannya dengan “meta politik”. Sebagian kalangan mungkin bisa menilai, bahwa politik hanya sebatas kekuasaan, lepas dari pengayaan makna. Kalau politik lepas dari pengayaan makna, lalu bagaimana dengan diksi bahwa politik itu adalah nilai (values). Politik adalah sains yang dikendalikan oleh berbagai persepsi dan perspektif, ada yang tak terlihat oleh ekonomi sains, dan hukum sains, tetapi dapat dilihat oleh politik sains.

Yah, mungkin ada benarnya hukum ada dalam benar salah (hitam putih), ekonomi berada pada takaran utung rugi, tetapi politik tak berada dikeduanya, sebab politik dapat menembus apa yang terlihat oleh yang lain, inilah yang kemudian disebut dengan “meta politik” pelampauan dalam pandangan politik. Multi perspektif dalam dimensi politik menjadikannya ia bergerak dinamis.

Dalam dinamika sosial, politik begitu menjadi atmosfer dalam bergeraknya perubahan sosial, statement Adam Smith tentang invosible hand, mungkin dapat tercerna lewat meta politik, kalau teori tersebut pernah diragukan. Tetapi paling tidak eksistensi sains politik telah memberi ruang bagi keberlanjutan polituk yang lebih baik.

Berita Terkait

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

ESAI: Komunikasi Digital sebagai Pembawa Harapan bagi Generasi Z

IKN Sebagai Smart City dengan Konsep Forest City Apa Kaitannya untuk Indonesia Emas 2045?

Gubernur dan Pisang Bawa Siswi SMAN 8 Pinrang Ini Juara 1 Lomba Esai Diknas Provinsi

Meta politik dalam sosiologis modern sebagaimana disebutkan oleh Talcot Parson tentang “cybernetic”, yakni adanya hubungan interkoneksitas antara unsur yang satu dengan yang lainnya, sehingga memungkinkan perubahan itu terjadi. Apa yang dikerja pemimpin dengan karya nyata itu afalah bagian kerja “meta politik”.

Kebijaksanaan para pemimpin adalah wujud pengejawantahan dari “meta politik”, anasir sosio begitu sangat penting dalam mendaras makba aksara dalam terminologi demokrasi dan politik. Karenanya aksara atau bahasa diarena politik harus lebih santun dan meyakinkan publik. Apalagi di era kampanye banal di ruang elektoral. Bahasa sangat menentukan kewibawaan serta jiwa pemimpinnya.

Bukankah tidak sedikit pemimpin yang jatuh karena “tuturnya”, oleh sebab itu tutur yang baik tentu sangat menentukan masa depan daerah, wilayah serta negara yang di pimpinnya. (*)

Bawakaraeng, 23 Agustus 2017
*sebuah catatan kecil seri 106*

Terkait: Esai

TerkaitBerita

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan