• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Gubernur Sulsel : 68 Orang Meninggal Akibat Banjir, Kerugian Ditaksir Rp500 Miliar

Editor: Alfiansyah Anwar
28 Januari 2019
di Sulselbar
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah saat mengunjungi lokasi bencana banjir di Jeneponto, Jumat 25 Januari 2018. --foto Bunyamin H Arsyad--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Dr HM Nurdin Abdullah menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan sebanyak 68 orang. Tujuh orang dinyatakan hilang. Bukan hanya itu, lanjut gubernur, kerugian akibat banjir besar mencapai Rp500 Miliar. 

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah usai menghadiri acara ramah tamah, pengukuhan dan pelantikan Ikatan Alumni SMP Negeri 4 Parepare, di Lapadde, Parepare, Ahad malam, 27 Januari 2019. Nurdin Abdullah merupakan alumni SMP Negeri 4 Parepare yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina IKA. 

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah mengunjungi lokasi banjir besar di Jeneponto. --foto bunyamin h arsyad--
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah mengunjungi lokasi banjir besar di Jeneponto. –foto bunyamin h arsyad–

Banjir besar yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Selatan, lanjut gubernur, akibat kerusakan alam. “Utamanya di daerah hulu. Karena itu, harus segera dilakukan perbaikan,” ujar mantan Bupati Bantaeng Dua Priode ini.

Menurut Nurdin, saat mendampingi Wapres Jusuf Kalla di Makassar, Ahad siang, Wapres menekankan agar sedimentasi yang masuk ke Cek Dam Bili-bili Gowa, harus terukur.

BeritaTerkait

ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

2 Oktober 2026
KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026

Yang kedua, lanjut Nurdin sesuai arahan wapres, wilayah hulu harus diperbaiki dan terus dilakukan konservasi. “Yang ketiga kata Wapres, alih fungsi lahan yang ada di hulu harus segera dikembalikan,” tandas Nurdin Abdullah.

*Sungai Jeneberang Kritis, Akan Evaluasi Tambang Galian C

Karena itu, gubernur menyatakan bahwa wapres menyarankan agar segera melakukan langkah-langkah pemulihan kondisi lahan kritis.

“Sebab, daerah aliran sungai Jeneberang memang sudah masuk kategori super kritis. Karena itu, tidak ada gunanya dilakukan pengerukan di cek dam jika di hulunya tidak ditangani dengan baik,” tandas alumni Universitas Kyushu Jepang ini.

Gubernur Sulsel juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas tambang galian C di sepanjang Sungai Jeneberang. “Ini harus dievaluasi, sejauh mana dampak aktivitas tambang galian C tersebut dengan terjadinya pendangkalan sungai,” kata Nurdin Abdullah.   

Gubernur Sulsel juga mengatakan, mengenai infrastruktur yang rusak seperti jalan dan jembatan akan segera diperbaiki. “Bapak Presiden Jokowi sudah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak,” ungkap Nurdin Abdullah.

Putra kelahiran Parepare ini mengatakan, soal alokasi anggaran untuk pemulihan kerusakan akibat banjir, belum diketahu secara pasti. “Namun kerugian akibat banjir besar di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Makassar, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep dan Barru, red) mencapai Rp500 Miliar. Termasuk rumah dan sawah yang rusak diterjang banjir,” ujar suami Liestiaty Fachruddin.

Gubernur Sulsel menyebutkan, hingga saat ini, tercatat 68 orang meninggal dunia akibat banjir besar tersebut. “Tujuh orang masih dinyatakan hilang, sedangkan pengungsi masih berkisar enam ribu orang. Namun saat ini, pengungsi sudah mulai berangsur pulang ke rumahnya masing-masing karena air sudah mulai surut,” urai Guru Besar Unhas ini. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

 

 

Terkait: Banjir BesarGubernur SulselProf Nurdin Abdullah

Berita Terkait

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Pj Bupati Pinrang Tinjau 3 Kecamatan Terdampak Banjir, Segera Salurkan Bantuan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Mei 2024

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama SEKSOS.COM 2026 SMA Negeri 5 Parepare, Ratusan Peserta dari Sulsel-Sulbar Ikuti Registrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani di Sidrap Bawa Dua Karung Gabah ke Rujab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Battle of Brain Jadi Cabang Baru di SEKSOS.COM 2026, Uji Logika hingga Memori Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi