• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 1 Juli, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Jadi Pembicara Halal Bi Halal IAIN Parepare, Prof. Nasaruddin Umar Kupas Corona dari Sudut Pandang Islam

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
30 Mei 2020
di Advertorial

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar halal bi halal dengan cara virtual, yang istimewa, halal bi halal tersebut menghadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Andregurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, sebagai pembawa himah, Jumat (29/5/2020).

“Salah satu penyebab munculnya virus corona itu, karena kegagalan kita memperluas silaturrahim. Saya sangat yakin, seandainya silaturrahim kita bagus maka tidak akan pernah ada virus seperti corona ini,” ujar Prof Nasaruddin.

Andregurutta Prof. Nasaruddin menjelaskan pandemi (wabah) pertama  yang menularkan virus dari binatang kepada manusia terjadi pada kaum Tzamud, Kaumnya nabi Saleh ketika memakan daging onta karena kesombongannya. “Semua yang memakan daging onta saat itu, seketika tubuhnya berubah jadi kuning, merah, hitam dan dalam waktu yang relatif singkat mereka mati mengenaskan. Itulah pandemi pertama di dunia yang dikisahkan dalam al- Qur’an,” kata pendiri pesantren al – Ikhlas Bone ini.

Pandemi kedua, lanjutnya, melalui lintah yang menyerang umat nabi Luth. Sementara pandemi ketiga ditimpakan kepada kaum Abraham yang diserang virus ebola yang sangat mengerikan.

“Virus corona ini apa dan siapa?, virus corona ini adalah salah satu bentuk peringatan dari Tuhan dan Itu bukan azab, tapi musibah,” ucapnya.

Berita Terkait

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Lantik Rektor Baru IAIN Parepare, Ini Pesan Menag Nasaruddin Umar

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Mantan Wamenag RI ini juga menjelaskan perbedaan azab dengan musibah, azab hanya menimpa orang kafir dan tidak menimpa orang mukmin. Sementara musibah menimpa keduanya, yaitu orang kafir dan orang mukmin.

Rasulullah Saw, kata dia telah mendoakan umatnya agar tidak tertimpa musibah seperti umat terdahulu, sehingga umat Islam patut bersyukur karena tidak ada lagi azab yang akan menimpanya atas doa Rasulullah Saw yang dikabulkan Allah Swt.

“Corona bukan azab tapi musibah, musibah adalah pemberi peringatan, ujian, bukan menyiksa. Beriman atau tidak tetap akan mendapatkan musibah. Kegagalan silaturahim akan menyebabkan musibah. Itulah pentingnya berdamai dengan alam. Macrocosmos (alam) harusnya tunduk pada microcosmos (manusia), namun karena perilaku manusia sehingga terjadi musibah. Kita sering ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, tapi kita lupa ukhuwah makhluqiyah.” jelasnya.

Andregurutta Prof. Nasaruddin pun mengenalkan ukhuwah makhlukiyah kepada civitas IAIN Parepare. Ukhuwah makhlukiyah ini adalah persaudaraan antar sesama makhluk. Jalinan komunikasi perlu dibangun antar sesama makhluk. Ekosistem yang terpelihara akan melanggengkan kesejahteraan bagi manusia sendiri.

Dia pun, mengetengahkan berbagai pandangan al- Quran dalam membangun hubungan antar sesama mahluk atau alam semesta ini.

“Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka” (QS. Al-Isra:44). “Tidak ada benda mati dalam kamus  al – Quran. Semuanya bertasbih dan memuji Tuhan,” tuturnya.

Prof. Nasaruddin, lalu mengisahkan banyak kisah sikap Rasulullah kepada sesama makhluk. Misalnya kisah  pasir yang bertasbih di depan Rasulullah dan kisah mimbar masjid yang bersedih karena dibuang. Bagaimana kisah Rasulullah memelihara parabotnya dengan memberikan nama-nama terhadap benda-benda yang dimilikinya, seperti gelas, cermin, sisir, pedang, ontanya dan lain-lain.

“Jadi orang yang tidak bersahabat dengan benda mati, maka kita akan gagal dan bisa saja ditimpa musibah karenanya. Mungkin kegagalan kita menjaga kekhalifahan, sehingga Allah menurunkan musibah sebagai pencuci dosa di masa lampau. Covid -19 ini merupakan musibah yang bisa melanda siapa saja,” jelasnya lagi.

“Jika kita ditimpa musibah, jangan terlalu bersedih, karena itu tanda cinta Allah kepada kita. Sebagai orang beragama, kita harus yakin bahwa musibah adalah ujian. Dimana ada ujian di situ ada kenaikan kelas. Semakin berat ujian tersebut, maka semakin tinggi martabat kelulusan kita,” lanjutnya.

Anregurutta Prof. Nasaruddin berpesan kepada seluruh civitas IAIN Parepare agar tidak hanya mendakwahkan masalah fiqih, tetapi juga mendakwahkan ilmu ushul fiqih. Menurutnya, umat Islam lebih banyak memahami masalah fiqih. “Apa jadinya kalau masyarakat kita hanya “fiqih oriented” tapi tidak memahami ushul fiqih,” katanya sambil mencontohkan umat Islam yang nekad pergi shalat tarwih ke masjid pada hal sudah dilarang oleh protokol kesehatan.

“Kenapa demikian? Karena mereka hanya paham secara fiqih, bahwa ibadah itu pahalanya banyak tetapi mereka tidak tahu kaidah ushul fiqihnya bahwa mencegah marabahaya jauh lebih utama daripada mengejar manfaat. Shalat tarwih itu sunnah, tetapi memelihara jiwa itu wajib. Beragama yang benar, adalah mengedepankan yang wajib dari pada sunnah,” tandas Nasaruddin Umar yang juga mengutarakan pentingnya pengajaran ushul fiqih bagi umat Islam.

Terkait: Halal bi HalalIAIN ParepareMasjid IstiqlalProf.DR Nazaruddin Umar

TerkaitBerita

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

...

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

...

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

...

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan