• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kemarau Panjang dan Dampak El Nino, Produksi Gabah Petani Menurun di Pinrang

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 September 2023
di Ajatappareng
Petani di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mulai memanen padi di tengah musim kemarau panjang, Senin (18/9/2023)

Petani di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mulai memanen padi di tengah musim kemarau panjang, Senin (18/9/2023)

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Petani di Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mulai memanen padi di tengah musim kemarau panjang, Senin (18/9/2023).

Dampak kemarau panjang yang melanda Indonesia, mempengaruhi produksi gabah petani yang mengalami penurunan.

“Ini biasanya 10 karung per tahun dalam setiap panen, tahun ini kurang 3 karung,” ungkap petani Asharuddin kepada awak media.

Asharuddin mengungkap, peristiwa itu berdampak dari faktor kemarau yang panjang. Sehingga produksi petani menurun.

“Dampaknya dari faktor cuaca, jadi selama ini agak kurang airnya. Jadi ada penurunan 3 karung,” tuturnya.

Berita Terkait

Pemkab Sidrap Pacu JIAT, Bupati Turun Langsung Bajak Sawah Bareng Petani

Target 20 Persen Petani, Pemkab Sidrap dan BPJamsostek Rakor

Dapat Laporan Petani Hendak Jebol Tanggul Irigasi Gegara Kekurangan Air, H. Bahrul Appas Turun Tangan

Tim Pengabdian Masyarakat UMPAR Kembangkan Sistem Hybrid Energi untuk Rumah Petani Modern

Namun, harga gabah di Kabupaten Pinrang melonjak naik dari yang sebelumnya Rp5000 ribu menjadi Rp7500.

“Kalau harga mungkin agak sama karena tahun lalu harganya Rp 5300 per kilo kalau ini harganya Rp 7500 per kilo lebih,” ungkap Asharuddin.

Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Pinrang, Andi Tjalo Kerrang mengakui adanya penurunan produksi dari dampak El Nino yang melanda Kabupaten Pinrang.

“Intinya kalau hasil dari produksi ini dan sudah beberapa kecamatan ada di kecamatan Duampanua, kecamatan Lembang dan Patampanua yang terdampak El Nino ini,” katanya.

“Tentu ada penurunan dari ribuan hektare sawah ada jumlah 2,5 ton per hektare bagi yang terdampak El Nino. Kita kan kuantitas kita ini sekitar 6,7 ton per hektare itu rata-rata produksi di kabupaten Pinrang,” sambung dia.

Namun, hal yang menggembirakan menurut Andi Tjalo, harga gabah naik. “Yang menggembirakan ini adalah harga gabah naik dari data terakhir ini, naik Rp7500 ribu harga gabah kering panen kalau harga dari pemerintah Cuma  Rp5000 ribu,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Gabah petaniPetani

TerkaitBerita

Bupati Pinrang Terima Tiga Audiensi Sekaligus, Perkuat Sinergi Pajak hingga Perlindungan Pekerja

Bupati Pinrang Terima Tiga Audiensi Sekaligus, Perkuat Sinergi Pajak hingga Perlindungan Pekerja

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Bupati Pinrang Lepas Jamaah Haji Plus, Ingatkan Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Bupati Pinrang Lepas Jamaah Haji Plus, Ingatkan Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Pelajar Asal Pinrang Ikuti Seleksi Paskibraka Sulsel, Sekda Pesan Jaga Disiplin dan Mental

Pelajar Asal Pinrang Ikuti Seleksi Paskibraka Sulsel, Sekda Pesan Jaga Disiplin dan Mental

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan