• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Kuliah Bestari Unhas : Realitas Dosen Tak Semanis Ekspektasi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Mei 2023
di Pendidikan
Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kuliah bestari  bersama seluruh civitas akademika se-Unhas di Ruang Senat Rektorat pada Kamis (4/5/2023)

Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kuliah bestari bersama seluruh civitas akademika se-Unhas di Ruang Senat Rektorat pada Kamis (4/5/2023)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kuliah bestari  bersama seluruh civitas akademika se-Unhas di Ruang Senat Rektorat pada Kamis (4/5/2023).

Kuliah yang membahas topik Profesi Dosen dalam Realitas dan Ekspektasi Besar dinarasumberi oleh Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah Ketua sekaligus Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa di Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Prof Akhmaloka, mantan Rektor ITB, Mohammad Sofwan Effendi Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi serta Prof. Jamaluddin Jompa, Rektor Unhas.

Pembahasan terkait dosen merupakan hal yang sangat penting dibahas, seperti itulah kata Prof Pangeran Moenta sebagai moderator dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan banyak problem yang terjadi terhadap profesi dosen berkaitan tentang ketidaksesuaian ekspektasi dan realistas profesi dosen.

BeritaTerkait

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

18 Oktober 2026
Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

17 Oktober 2026

Adapun beberapa realitas yang tidak sesuai dengan ekspektasi profesi dosen, itu diungkap beberapa panelis yang hadir.

Prof Satryo misalnya, ia menilai, kebijakan pemerintah terhadap institusi pendidikan khususnya PTN seakan diasumsikan sebagai industri yang berdampak pada profesi dosen.

Asumsi PTN tersebut menyebabkan dosen juga dianggap sebagai pegawai kantor dan karyawan perusahaan, padahal kata dia, dosen merupakan profesi yang memiliki tugas dan fungsi dalam bidang pendidikan yang sangat esensial terhadap kesejahteraan bangsa dan negara.

“Jadi harus kita ketahui bahwa PTN bukan perusahaan dan dosen bukan karyawan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dosen dan mahasiswa adalah kunci keberhasilan perguruan tinggi. Sehingga Prof. Satryo  mendorong PTN mesti diberikan kewenangan otonom dalam mengelola institusinya.

“Jadi PTN bukan diatur supaya maju melainkan harus diberikan kebebasan untuk maju,” tukasnya.

Selain itu ia berharap pengelolaan keuangan kampus harus diberikan kebebasan agar kampus bisa menyesuaikan  dengan kebutuhan pengembangan kampus.

Menurutnya, jika PTN diberikan kewenangan otonom akan mendorong PTN lebih kreatif dan inovatif, mampu membuat tujuan dan menentukan keputusan.

Selain itu adanya kewenangan otonom memberikan keleluasaan terhadap dosen dan mahasiswa melakukan hal-hal kreatif dan inovatif.

Kewenangan otonom yang dimaksud Satryo adalah kewenangan terhadap kebutuhan dan keinginan PTN masing-masing.

Ia menyambung, kewenangan tersebut juga berimplikasi dengan pengelolaan dana yang memberikan kewenangan PTN dalam mengelola keuangannya.

Sementara itu Prof Akhmaloka menyampaikan permasalahan dosen lainnya yakni dosen punya banyak tanggung jawab namun reward diberikan sedikit.

“Kita banyak dituntut tapi tidak mendapat reward yang seimbang,” ungkapnya.

Selain itu, dosen kadang diperhadapkan pada tugas administrasi yang banyak sehingga dosen tidak bisa bekerja secara profesional.

Ia berharap pemerintah dapat mengurangi beban administrasi dosen agar bisa bekerja secara profesional sesuai tupoksinya di kampus.

“Jadi kurangilah tugas administrasi dari dosen,” ujarnya.

Berbeda dengan Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, ia mengungkapkan tiap profesi memiliki keuntungan dan tantangan.

Baginya menjadi seorang dosen adalah pilihan yang harus diterima plus maupun minusnya.

“Tidak boleh kita memilih pekerjaan atau profesi yang kita hanya mau terima plusnya tapi tidak menerima minusnya,” ungkapnya.

Pihaknya berjanji akan senantiasa membantu dosen dalam meringankan urusan administrasi yang dianggap beban oleh dosen.

“Janganlah murung jika kita punya banyak tugas administrasi, Insya Allah kami akan bantu meringankan tugas-tugas administrasi teman-teman dosen,” pungkasnya. (*)

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Universitas Hasanuddin

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi