• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Lamban Salurkan Bantuan, Pemkot Dikritik Tokoh Agama

Editor: Alfiansyah Anwar
10 November 2018
di Sulselbar
Bantuan Korban

Sebagian bantuan korban bencana alam Sulteng yang rusak akibat terkena air hujan.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM  —  Bantuan warga untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dititipkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare kini menuai sorotan. Soalnya, sebagian bantuan tersebut rusak karena terkena air hujan. Sejumlah warga yang telah memberi bantuan menilai Pemerintah Kota Parepare seolah-olah abai lantaran lamban menyalurkan bantuan ke korban bencana.

Hasil pantauan PIJARNEWS, ratusan item bantuan berupa bahan makanan, minuman instan, pakaian bekas, perlengkapan bayi dan perlengapan ibu hamil kini masih menumpuk di Kantor BPBD Parepare, samping Masjid Agung AGH KH Abdul Rahman Ambo Dalle, Jalan Ahmad Yani.

Sebagian bantuan tersebut bahkan sudah mulai rusak terkena air hujan. Soalnya sejumlah atap dan plafon ruangan Kantor BPBD Kota Parepare bocor.  Sejumlah warga pun mengeluhkan hal itu. Warga mengaku hendak berbagi kepada sesama, namun ternyata bantuan tersebut belum disalurkan. Bahkan sebagian sudah rusak.   

“Meski bantuan kami sedikit, namun niat kami ikhlas untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Mungkin saya dan warga lainya keliru menitipkan amanah tersebut. Buktinya, Posko Bantuan Sulteng yang dibuat warga, malah semuanya sudah tersalurkan sebulan lalu,“ kata Wati, Warga Kilometer 2 Kota Parepare, Sabtu 10 November 2018.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026

Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare, Andi Erwin Pallawarukka mengakui adanya keterlambatan distribusi bantuan. Bukan hanya itu, Erwin juga mengaku mendapat laporan terkait kerusakan sejumlah bantuan di Kantor BPBD Kota Parepare, Sulawesi Selatan akibat terkena air hujan. Dari hasil koordinasi, Pemerintah Kota Parepare baru menjadwalkan pengiriman bantuan ke Sulteng pada 23 November 2018 mendatang.

“Memang bantuan menumpuk. Dari laporan BPBD bantuan yang rusak karena terkena air hujan yang masuk karena atap dan plafon kantor bocor. Dijadwalkan 23 November mendatang kembali akan disalurkan bantuan tahap II ke Sulteng,”  ungkap Erwin Pallawarukka, Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare yang juga Asisten Bidang Pemerintahan Setdako Parepare ini.

Amanah warga yang dipercakan kepada pemerintah dan ternyata belum tersalurkan juga menuai kritik dari Tokoh Agama di Kota Parepare. Salah satunya Ustadz Muhammad Nur. Ia menilai siapa saja yang tidak menyampaikan amanah, maka termasuk salah satu perbuatan dosa. 

“Yang tidak menyampaikan amanah termasuk dosa yang sangat besar. Mestinya Pemerintah Parepare segera menyampaikan amanah warga Parepare untuk Korban Bencana di Sulteng,” ujar Muhammad Nur. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Bantuan Korban SultengTokoh Agama

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Editor: Tohir Muhammad
27 Juli 2020

...

Roti untuk bantuan korban Sulteng mulai berjamur.

Video : Bantuan Makanan Untuk Sulteng Mulai Berjamur di Parepare

Editor: Tim Redaksi
17 November 2018

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi