• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 19 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Lamban Salurkan Bantuan, Pemkot Dikritik Tokoh Agama

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
10 November 2018
di Sulselbar
Bantuan Korban

Sebagian bantuan korban bencana alam Sulteng yang rusak akibat terkena air hujan.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM  —  Bantuan warga untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dititipkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare kini menuai sorotan. Soalnya, sebagian bantuan tersebut rusak karena terkena air hujan. Sejumlah warga yang telah memberi bantuan menilai Pemerintah Kota Parepare seolah-olah abai lantaran lamban menyalurkan bantuan ke korban bencana.

Hasil pantauan PIJARNEWS, ratusan item bantuan berupa bahan makanan, minuman instan, pakaian bekas, perlengkapan bayi dan perlengapan ibu hamil kini masih menumpuk di Kantor BPBD Parepare, samping Masjid Agung AGH KH Abdul Rahman Ambo Dalle, Jalan Ahmad Yani.

Sebagian bantuan tersebut bahkan sudah mulai rusak terkena air hujan. Soalnya sejumlah atap dan plafon ruangan Kantor BPBD Kota Parepare bocor.  Sejumlah warga pun mengeluhkan hal itu. Warga mengaku hendak berbagi kepada sesama, namun ternyata bantuan tersebut belum disalurkan. Bahkan sebagian sudah rusak.   

“Meski bantuan kami sedikit, namun niat kami ikhlas untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Mungkin saya dan warga lainya keliru menitipkan amanah tersebut. Buktinya, Posko Bantuan Sulteng yang dibuat warga, malah semuanya sudah tersalurkan sebulan lalu,“ kata Wati, Warga Kilometer 2 Kota Parepare, Sabtu 10 November 2018.

Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare, Andi Erwin Pallawarukka mengakui adanya keterlambatan distribusi bantuan. Bukan hanya itu, Erwin juga mengaku mendapat laporan terkait kerusakan sejumlah bantuan di Kantor BPBD Kota Parepare, Sulawesi Selatan akibat terkena air hujan. Dari hasil koordinasi, Pemerintah Kota Parepare baru menjadwalkan pengiriman bantuan ke Sulteng pada 23 November 2018 mendatang.

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Video : Bantuan Makanan Untuk Sulteng Mulai Berjamur di Parepare

“Memang bantuan menumpuk. Dari laporan BPBD bantuan yang rusak karena terkena air hujan yang masuk karena atap dan plafon kantor bocor. Dijadwalkan 23 November mendatang kembali akan disalurkan bantuan tahap II ke Sulteng,”  ungkap Erwin Pallawarukka, Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare yang juga Asisten Bidang Pemerintahan Setdako Parepare ini.

Amanah warga yang dipercakan kepada pemerintah dan ternyata belum tersalurkan juga menuai kritik dari Tokoh Agama di Kota Parepare. Salah satunya Ustadz Muhammad Nur. Ia menilai siapa saja yang tidak menyampaikan amanah, maka termasuk salah satu perbuatan dosa. 

“Yang tidak menyampaikan amanah termasuk dosa yang sangat besar. Mestinya Pemerintah Parepare segera menyampaikan amanah warga Parepare untuk Korban Bencana di Sulteng,” ujar Muhammad Nur. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Bantuan Korban SultengTokoh Agama

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan