• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Lamban Salurkan Bantuan, Pemkot Dikritik Tokoh Agama

Editor: Alfiansyah Anwar
10 November 2018
di Sulselbar
Bantuan Korban

Sebagian bantuan korban bencana alam Sulteng yang rusak akibat terkena air hujan.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM  —  Bantuan warga untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dititipkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare kini menuai sorotan. Soalnya, sebagian bantuan tersebut rusak karena terkena air hujan. Sejumlah warga yang telah memberi bantuan menilai Pemerintah Kota Parepare seolah-olah abai lantaran lamban menyalurkan bantuan ke korban bencana.

Hasil pantauan PIJARNEWS, ratusan item bantuan berupa bahan makanan, minuman instan, pakaian bekas, perlengkapan bayi dan perlengapan ibu hamil kini masih menumpuk di Kantor BPBD Parepare, samping Masjid Agung AGH KH Abdul Rahman Ambo Dalle, Jalan Ahmad Yani.

Sebagian bantuan tersebut bahkan sudah mulai rusak terkena air hujan. Soalnya sejumlah atap dan plafon ruangan Kantor BPBD Kota Parepare bocor.  Sejumlah warga pun mengeluhkan hal itu. Warga mengaku hendak berbagi kepada sesama, namun ternyata bantuan tersebut belum disalurkan. Bahkan sebagian sudah rusak.   

“Meski bantuan kami sedikit, namun niat kami ikhlas untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Mungkin saya dan warga lainya keliru menitipkan amanah tersebut. Buktinya, Posko Bantuan Sulteng yang dibuat warga, malah semuanya sudah tersalurkan sebulan lalu,“ kata Wati, Warga Kilometer 2 Kota Parepare, Sabtu 10 November 2018.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare, Andi Erwin Pallawarukka mengakui adanya keterlambatan distribusi bantuan. Bukan hanya itu, Erwin juga mengaku mendapat laporan terkait kerusakan sejumlah bantuan di Kantor BPBD Kota Parepare, Sulawesi Selatan akibat terkena air hujan. Dari hasil koordinasi, Pemerintah Kota Parepare baru menjadwalkan pengiriman bantuan ke Sulteng pada 23 November 2018 mendatang.

“Memang bantuan menumpuk. Dari laporan BPBD bantuan yang rusak karena terkena air hujan yang masuk karena atap dan plafon kantor bocor. Dijadwalkan 23 November mendatang kembali akan disalurkan bantuan tahap II ke Sulteng,”  ungkap Erwin Pallawarukka, Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare yang juga Asisten Bidang Pemerintahan Setdako Parepare ini.

Amanah warga yang dipercakan kepada pemerintah dan ternyata belum tersalurkan juga menuai kritik dari Tokoh Agama di Kota Parepare. Salah satunya Ustadz Muhammad Nur. Ia menilai siapa saja yang tidak menyampaikan amanah, maka termasuk salah satu perbuatan dosa. 

“Yang tidak menyampaikan amanah termasuk dosa yang sangat besar. Mestinya Pemerintah Parepare segera menyampaikan amanah warga Parepare untuk Korban Bencana di Sulteng,” ujar Muhammad Nur. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Bantuan Korban SultengTokoh Agama

BeritaTerkait

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Editor: Tohir Muhammad
27 Juli 2020

...

Roti untuk bantuan korban Sulteng mulai berjamur.

Video : Bantuan Makanan Untuk Sulteng Mulai Berjamur di Parepare

Editor: Tim Redaksi
17 November 2018

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi