• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 15 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Lamban Salurkan Bantuan, Pemkot Dikritik Tokoh Agama

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
10 November 2018
di Sulselbar
Bantuan Korban

Sebagian bantuan korban bencana alam Sulteng yang rusak akibat terkena air hujan.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM  —  Bantuan warga untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dititipkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare kini menuai sorotan. Soalnya, sebagian bantuan tersebut rusak karena terkena air hujan. Sejumlah warga yang telah memberi bantuan menilai Pemerintah Kota Parepare seolah-olah abai lantaran lamban menyalurkan bantuan ke korban bencana.

Hasil pantauan PIJARNEWS, ratusan item bantuan berupa bahan makanan, minuman instan, pakaian bekas, perlengkapan bayi dan perlengapan ibu hamil kini masih menumpuk di Kantor BPBD Parepare, samping Masjid Agung AGH KH Abdul Rahman Ambo Dalle, Jalan Ahmad Yani.

Sebagian bantuan tersebut bahkan sudah mulai rusak terkena air hujan. Soalnya sejumlah atap dan plafon ruangan Kantor BPBD Kota Parepare bocor.  Sejumlah warga pun mengeluhkan hal itu. Warga mengaku hendak berbagi kepada sesama, namun ternyata bantuan tersebut belum disalurkan. Bahkan sebagian sudah rusak.   

“Meski bantuan kami sedikit, namun niat kami ikhlas untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Mungkin saya dan warga lainya keliru menitipkan amanah tersebut. Buktinya, Posko Bantuan Sulteng yang dibuat warga, malah semuanya sudah tersalurkan sebulan lalu,“ kata Wati, Warga Kilometer 2 Kota Parepare, Sabtu 10 November 2018.

Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare, Andi Erwin Pallawarukka mengakui adanya keterlambatan distribusi bantuan. Bukan hanya itu, Erwin juga mengaku mendapat laporan terkait kerusakan sejumlah bantuan di Kantor BPBD Kota Parepare, Sulawesi Selatan akibat terkena air hujan. Dari hasil koordinasi, Pemerintah Kota Parepare baru menjadwalkan pengiriman bantuan ke Sulteng pada 23 November 2018 mendatang.

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Target Gandeng 1000 Tokoh Agama Edukasi Covid

Video : Bantuan Makanan Untuk Sulteng Mulai Berjamur di Parepare

“Memang bantuan menumpuk. Dari laporan BPBD bantuan yang rusak karena terkena air hujan yang masuk karena atap dan plafon kantor bocor. Dijadwalkan 23 November mendatang kembali akan disalurkan bantuan tahap II ke Sulteng,”  ungkap Erwin Pallawarukka, Koordinator Penanggulangan Bencana Sulteng di Kota Parepare yang juga Asisten Bidang Pemerintahan Setdako Parepare ini.

Amanah warga yang dipercakan kepada pemerintah dan ternyata belum tersalurkan juga menuai kritik dari Tokoh Agama di Kota Parepare. Salah satunya Ustadz Muhammad Nur. Ia menilai siapa saja yang tidak menyampaikan amanah, maka termasuk salah satu perbuatan dosa. 

“Yang tidak menyampaikan amanah termasuk dosa yang sangat besar. Mestinya Pemerintah Parepare segera menyampaikan amanah warga Parepare untuk Korban Bencana di Sulteng,” ujar Muhammad Nur. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Bantuan Korban SultengTokoh Agama

TerkaitBerita

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

...

BeritaTerkini

Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Bupati Sidrap Dorong Pengintegrasian Pertanian dan Peternakan

Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Bupati Sidrap Dorong Pengintegrasian Pertanian dan Peternakan

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

Wajib Bagi Penumpang Luar Negeri, Imigrasi Jelaskan Cara Pakai Aplikasi All Indonesia

Wajib Bagi Penumpang Luar Negeri, Imigrasi Jelaskan Cara Pakai Aplikasi All Indonesia

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan