• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Khazanah

Majelis Dhuha Wisatahati: Menutup Pintu Kemiskinan

Editor: Alfiansyah Anwar
25 Maret 2017
di Khazanah, Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Tak bisa dipungkiri, kebanyakan dari manusia menginginkan menjadi seorang yang kaya. Bahkan tak sedikit manusia yang hidup dan menjalani kehidupan dengan hanya berorientasi materi. Dan terkadang, jika sesuatu hal yang dicita-citakan itu tidak tercapai, banyak yang mengatakan bahwa Allah tidak adil. Olehnya itu Yayasan Daarul Qur’an Wisatahati kembali menggelar Majelis Dhuha Wisatahati (MDW) dengan tema ‘Menutup Pintu Kemiskinan’ di Kantor Wisatahati Sulsel, Jalan Hertasning No 71, Sabtu, (25/3/2017).

Di awal tausiyah, Kepala Divisi Pendidikan dan Rumah Tahfidz Wisatahati Sulsel, Muh Ilyas Nawawi membagi kemiskinan ke dalam tiga kategori. Yaitu Miskin Iman, Miskin Ilmu, dan Miskin Harta. “Jika kita miskin iman, kita harus memperbanyak berdzikir dan mengingat Allah SWT. Miskin ilmu, tentunya harus belajar, dan untuk belajar sekarang hanya orang yang malas yang tidak bisa menambah ilmunya. Sedangkan untuk Miskin Harta, ini yang banyak dipertanyakan oleh kita semua,” rincinya.

Kepala Divisi Pendidikan dan Rumah Tahfidz Wisatahati Sulsel, Muh Ilyas Nawawi

Magister Agama Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu membagikan kiat-kiat untuk membuka pintu rezeki. Ia pun mengutip amalan dari kitab Bulugul Maram. Menurutnya, dalam kitab tersebut tertuang sembilan amalan untuk membuka pintu rezeki. Diantaranya, memperbanyak istighfar, membaca surah Al-Ikhlas setiap keluar rumah, jawab kalimat adzan, berprilaku hemat, memakan makanan yang biasa tercecer, setiap malam baca surah Al-Bayyinah, baca Surah Al-Wakiyah setiap pagi, menjaga wudhu, dan lapang dalam memberi.

Pada majelis yang didahului dengan salat dhuha secara bersama-sama ini, Ustadz Ilyas pun menjelaskan satu persatu kesembilan amalan tersebut. Ia menyakini bahwasanya jika kesemua amalan tersebut dijalani dengan rutin, maka pintu rezeki akan terbuka. Ia juga menegaskan bahwa setiap manusia harus meyakini bahwa rezeki itu adalah jaminan Allah.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Yayasan Nur Ilahi Insani Parepare Gratiskan Pendidikan Tahfidz untuk Anak Kurang Mampu

Yayasan Nur Ilahi Insani Parepare Gratiskan Pendidikan Tahfidz untuk Anak Kurang Mampu

22 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026

“Rezeki itu jaminan Allah, bukan jaminan Manusia. Rezeki itu datang bukan karena kita bekerja, tapi karena Allah yang beri. Kerja itu cuma ikhtiar kita untuk menjemput rezeki dari Allah SWT. Namun jangan malas menjemput rezeki,” tegasnya.

Di akhir ceramahnya, ia pun menyakinkan kepada jemaah MDW yang notabene adalah donatur tetap Wisatahati Sulsel untuk sesekali tidak menyalahkan Allah SWT. Karena ia mengatakan bahwa tidak bisa dipungkiri banyaknya manusia yang mengatakan Allah tidak adil.

“Rencana Allah lebih baik dari rencana manusia, terkadang apa yang kita anggap baik, itu buruk di hadapan Allah. Dan apa yang kita anggap buruk, justru itu yang baik menurut sang Khalik. Jadi, tetap positif thinking,” tutupnya. (rls/ris)

Terkait: Wisata Hati

Berita Terkait

Santri Wisatahati Setor Hafalan di Rumah Donatur

Santri Wisatahati Setor Hafalan di Rumah Donatur

Editor: Alfiansyah Anwar
27 Maret 2017

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi