• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Maju via Jalur Independen?, Pengamat Bilang Sangat Berat

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
11 September 2017
di Politik, Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Siapapun yang mau mencalonkan diri di pilkada serentak, baik provinsi atau kab/kota, sangat berat lolos lewar jalur independen. Bahkan bisa dibilang hampir mustahil terwujud. Tak terkecuali di Pilgub Sulsel 2018.

Hal ini dikarenakan verifikasi yang sangat ketat dan berbeda dengan verifikasi pada saat pilkada sebelumnya. Mencalonkan diri melalui jalur independen atau perseorangan pada Pilkada 2018 sangatlah rumit dibanding Pilkada 2013 lalu.

Sesuai aturan terbaru, KPU harus melakukan verifikasi langsung kepada pendukung kandidat. Verifikasi langsung dilakukan untuk memastikan apakah benar yang bersangkutan mendukung pasangan calon tersebut.

“Sekarang, semua pendukung harus dikunjungi satu persatu ke rumahnya masing-masing. Berbeda dengan pilkada lalu, di mana pendukung bisa dikumpulkan di satu tempat untuk dicek,” tutur pakar politik Unhas, DR Jayadi Nas, Senin (11/9/2017).

Tim verifikasi dari KPUD Sulsel harus mendatangi satu per satu rumah yang punya KTP dukungan pada saat jam kerja. Jika yang bersangkutan tidak ada di rumahnya, bakal calon diberi waktu untuk mengumpulkan mereka.

Berita Terkait

Fatmawati Klaim Andalan Hati Unggul 61 Persen di Pilgub Sulsel 2024

Pilgub Sulsel 2024: Sudirman-Fatma vs Danny-Indah, Ini Kata Pengamat

Prof Andalan Menang, Ketua Pandawa : Ini Kemenangan Masyarakat Sulsel

Imbauan Ichsan, Bukti Kedewasaan Berpolitik

Syarat lain dari pemilik KTP tersebut adalah telah memenuhi syarat sebagai pemilih, telah bermukim minimal satu tahun di daerah pemilihan, dan namanya mesti telah masuk dalam DPT dan atau DP4 saat verifikasi dilakukan.

Lebih sulit lagi, mengingat dukungan KTP harus disertai lembar pernyataan dukungan dari pemilik KTP dengan teken asli. Plus, pernyataan tidak akan menarik dukungannya kembali. Sama-sama menggunakan materai Rp6000 terpisah.

Jika pun ada bakal calon yang menempuh jalur independen, maka dukungan setidaknya sudah diserahkan ke KPU pada November mendatang, sebab mesti diverifikasi lagi oleh KPU.

Karena itulah, Jayadi meyakini bahwa sangat berat ada calon kepala daerah jalur independen yang bisa maju bertarung pada Pilkada serentak ini, termasuk pilgub Sulsel 2018. Apalagi waktu sudah sempit.

“Persyaratan jalur independen sangat berat. Sulit ada calon independen yang bisa lolos maju. Jika UU Pilkada benar-benar ditaati, tanpa kongkalikong, saya meyakini berat akan mungkin ada calon dari jalur independen. Alasannya, verifikasi terhadap dukungan menggunakan pola sensus 100 persen,” sambung doktor ilmu politik ini.

Secara praktis, aturan jalur independen sekarang hampir mustahil ditempuh kandidat. “Bukan hanya Pilgub Sulsel, di daerah lain atau pilkada lain pun saya yakin sangat sulit calon independen bisa lolos,” Jayadi mengunci. (adv/ris)

Terkait: Jalur IndependenPilgub Sulsel

TerkaitBerita

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan