• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 10 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Modus Mesin Fotokopi Bagi Mahasiswa, Pencetak Uang Palsu Hindari Kecurigaan Pihak Kampus

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Januari 2025
di Kriminal, Sulselbar
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan saat menunjukkan barang bukti produksi uang palsu (Foto: Herald Sulsel)

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan saat menunjukkan barang bukti produksi uang palsu (Foto: Herald Sulsel)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Indonesia dikejutkan oleh pengungkapan kasus peredaran uang palsu yang melibatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, Andi Ibrahim, diduga menjadi otak di balik penyelundupan mesin pencetak uang palsu ke dalam kampus melalui modus yang cerdik.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, mengungkapkan bahwa Andi Ibrahim menggunakan posisinya sebagai kepala perpustakaan untuk menyelundupkan mesin tersebut.

Modusnya adalah menyatakan mesin itu sebagai fasilitas fotokopi bagi mahasiswa yang ingin menggandakan buku. Dengan alasan tersebut, ia berhasil menghindari kecurigaan dari pihak kampus.

“Alasannya, jika ada mahasiswa yang ingin meminjam buku bisa fotokopi atau mencetak. Itu alasannya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Tapi dalam pelaksanaannya, ternyata digunakan untuk mencetak uang palsu,” kata Yudhiawan, Rabu (1/1/2025) dilansir dari HeraldSulsel.id.

Berita Terkait

Workshop Penulisan Ilmiah Tingkatkan Kapasitas Dosen Muda UIN Alauddin Makassar

Mafindo Makassar Dorong Melek Etika Digital Lewat AI Warrior Camp

Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Alauddin Makassar Terbentuk, Siap Cetak Lulusan Kompeten dan Tersertifikasi

UIN Alauddin Tambah Program Pascasarjana: Fokus pada Manajemen Bisnis Syariah

Menurut Yudhiawan, mesin pencetak uang palsu tersebut sudah berada di perpustakaan sejak September 2024. Posisi Andi Ibrahim sebagai kepala perpustakaan membuatnya leluasa memasukkan alat tersebut tanpa dicurigai.

“Karena dia menjabat sebagai kepala perpustakaan, semua orang mengira itu mesin untuk menggandakan buku. Mahasiswa hanya tahu bahwa buku-buku mahal bisa digandakan dengan biaya lebih murah,” ujarnya.

Polisi telah menangkap dan menetapkan 19 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka diduga terlibat dalam pencetakan dan peredaran uang palsu yang dicetak di perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

“Sudah 19 orang ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak.

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih mengejar dua orang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Masih ada dua DPO yang kita kejar,” tambahnya. Kasus ini membuka mata banyak pihak terkait betapa liciknya modus yang digunakan pelaku. Mesin yang dikira sebagai alat bantu untuk fotokopi ternyata dimanfaatkan sebagai pabrik uang palsu. Mahasiswa dan penghuni kampus lainnya tidak mengetahui aktivitas ilegal ini karena alat tersebut tampak seperti fasilitas biasa di perpustakaan. (*)

Sumber: HeraldSulsel.id

Terkait: Uang PalsuUIN Alauddin Makassar

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan