• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 18 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Modus Mesin Fotokopi Bagi Mahasiswa, Pencetak Uang Palsu Hindari Kecurigaan Pihak Kampus

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Januari 2025
di Kriminal, Sulselbar
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan saat menunjukkan barang bukti produksi uang palsu (Foto: Herald Sulsel)

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan saat menunjukkan barang bukti produksi uang palsu (Foto: Herald Sulsel)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Indonesia dikejutkan oleh pengungkapan kasus peredaran uang palsu yang melibatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, Andi Ibrahim, diduga menjadi otak di balik penyelundupan mesin pencetak uang palsu ke dalam kampus melalui modus yang cerdik.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, mengungkapkan bahwa Andi Ibrahim menggunakan posisinya sebagai kepala perpustakaan untuk menyelundupkan mesin tersebut.

Modusnya adalah menyatakan mesin itu sebagai fasilitas fotokopi bagi mahasiswa yang ingin menggandakan buku. Dengan alasan tersebut, ia berhasil menghindari kecurigaan dari pihak kampus.

“Alasannya, jika ada mahasiswa yang ingin meminjam buku bisa fotokopi atau mencetak. Itu alasannya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Tapi dalam pelaksanaannya, ternyata digunakan untuk mencetak uang palsu,” kata Yudhiawan, Rabu (1/1/2025) dilansir dari HeraldSulsel.id.

Berita Terkait

Workshop Penulisan Ilmiah Tingkatkan Kapasitas Dosen Muda UIN Alauddin Makassar

Mafindo Makassar Dorong Melek Etika Digital Lewat AI Warrior Camp

Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Alauddin Makassar Terbentuk, Siap Cetak Lulusan Kompeten dan Tersertifikasi

UIN Alauddin Tambah Program Pascasarjana: Fokus pada Manajemen Bisnis Syariah

Menurut Yudhiawan, mesin pencetak uang palsu tersebut sudah berada di perpustakaan sejak September 2024. Posisi Andi Ibrahim sebagai kepala perpustakaan membuatnya leluasa memasukkan alat tersebut tanpa dicurigai.

“Karena dia menjabat sebagai kepala perpustakaan, semua orang mengira itu mesin untuk menggandakan buku. Mahasiswa hanya tahu bahwa buku-buku mahal bisa digandakan dengan biaya lebih murah,” ujarnya.

Polisi telah menangkap dan menetapkan 19 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka diduga terlibat dalam pencetakan dan peredaran uang palsu yang dicetak di perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

“Sudah 19 orang ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak.

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih mengejar dua orang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Masih ada dua DPO yang kita kejar,” tambahnya. Kasus ini membuka mata banyak pihak terkait betapa liciknya modus yang digunakan pelaku. Mesin yang dikira sebagai alat bantu untuk fotokopi ternyata dimanfaatkan sebagai pabrik uang palsu. Mahasiswa dan penghuni kampus lainnya tidak mengetahui aktivitas ilegal ini karena alat tersebut tampak seperti fasilitas biasa di perpustakaan. (*)

Sumber: HeraldSulsel.id

Terkait: Uang PalsuUIN Alauddin Makassar

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan