• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Nikah Bawah Tangan: Cinta yang Disembunyikan, Amanah yang Diabaikan

Oleh : Nurdalia Bate

Editor: Tohir Muhammad
4 Agustus 2025
di Opini

OPINI–Di balik kisah cinta yang digembar-gemborkan atas nama takdir, tersimpan luka yang nyaris tak terdengar. Salah satunya adalah nasib perempuan dan anak-anak yang menjadi korban dari praktik nikah bawah tangan.

Dalam istilah agama disebut nikah sirri, tapi dalam kenyataan sosial—ia sering kali berujung pada penelantaran, kehilangan hak, dan pengabaian tanggung jawab.

Saya menemukan kenyataan ini saat meneliti praktik pernikahan tanpa pencatatan resmi di Kota Parepare. Banyak perempuan yang dinikahi secara diam-diam sebagai istri kedua. Mereka hidup tanpa perlindungan hukum, tanpa kejelasan status, tanpa nafkah yang layak. Lebih menyayat lagi, anak-anak yang lahir dari pernikahan ini tumbuh dalam status hukum yang remang—tidak diakui secara administratif, tidak dinafkahi dengan benar, bahkan tak jarang ditinggalkan begitu saja.

Padahal Islam memuliakan pernikahan sebagai mītsāqan ghalīẓan (perjanjian agung). Akad nikah bukan hanya soal ijab dan kabul, melainkan juga amanah spiritual yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Dalam QS. An-Nisa’ [4]: 21 Allah berfirman:

BeritaTerkait

Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

Penggelapan Dana Donasi : Dimana Integritas Mahasiswa?

3 Oktober 2026
Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026

“…dan mereka (istri-istri itu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.”
Rasulullah ﷺ pun mengingatkan, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Namun yang terjadi dalam praktik nikah bawah tangan hari ini justru sebaliknya. Yang semestinya dilindungi, malah ditinggalkan. Yang seharusnya disantuni, justru diabaikan. Menikah tanpa pencatatan memang bisa dinyatakan sah secara fikih klasik, tetapi dari kaca mata maqāṣid al-syarī‘ah, ia sering kali gagal menjaga tujuan-tujuan luhur syariat: menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl), menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs), bahkan menjaga kehormatan (ḥifẓ al-‘ird).

Dalam konteks negara, pencatatan pernikahan bukanlah sekadar urusan administratif, melainkan mekanisme perlindungan. Tanpa pencatatan, istri tidak dapat menuntut haknya, dan anak tidak otomatis mendapatkan pengakuan nasab dan akses atas hak-haknya. Maka, pernikahan yang tidak dicatat bukan hanya menyembunyikan cinta, tetapi menyembunyikan amanah.

Pemerintah sendiri, melalui Kementerian Agama RI, telah meluncurkan “Kurikulum Cinta”. Sebuah pendekatan baru dalam pendidikan keluarga yang menekankan bahwa cinta sejati bukan hanya rasa, melainkan komitmen dan tanggung jawab. Bukan cinta jika menyakiti. Bukan cinta jika tidak mau dicatat.

Cinta yang hanya ingin “menikahi secara agama” tetapi enggan mencatat secara hukum, sering kali adalah cinta yang hanya ingin mengambil dan menikmati, bukan memberi.
Maka, izinkan saya menyampaikan pesan untuk kita semua:
Wahai para lelaki, jika cintamu tulus, jangan sembunyikan istrimu. Catatkan pernikahanmu. Berikan nafkah dan kasih sayang yang pantas. Akui anak-anakmu secara penuh, lahir dan batin, dunia dan akhirat. Karena semuanya itu akan ditanyakan di hadapan Allah.

Dan wahai para perempuan, jangan terbuai janji manis yang tidak berani muncul ke permukaan. Cinta sejati akan memperjuangkanmu, bukan menyembunyikanmu. Pilihlah cinta yang mau memikul tanggung jawab, bukan yang hanya pandai mengucap manis di awal.

Menikah adalah amanah Allah Swt. Dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban kelak. Maka berhati-hatilah dalam memilih dan memulai. Karena cinta berasas nafsu berpotensi membawa petaka. Yang dibutuhkan adalah cinta yang bertanggung jawab, cinta yang berpijak pada syariat dan diridhai Allah Swt.

Tentang Penulis:

Nurdalia Bate, Dosen Hukum Keluarga Islam dalam bidang Maqāṣid al-Syarī‘ah, IAIN Parepare.
Saat ini aktif meneliti praktik nikah bawah tangan dan dampaknya terhadap perempuan dan anak di Kota Parepare.

Terkait: IAINNikah SiriParepare

Berita Terkait

Pupuk Kepedulian Sejak Dini, Sahabat Yatim dan Rumah Dongeng Gelar Infak Serentak di 3 SD di Parepare

Pupuk Kepedulian Sejak Dini, Sahabat Yatim dan Rumah Dongeng Gelar Infak Serentak di 3 SD di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
6 Oktober 2026

...

Bentuk Karakter Anak Usia Dini, Safari Dongeng Ceria Sambangi Sekolah di Parepare

Bentuk Karakter Anak Usia Dini, Safari Dongeng Ceria Sambangi Sekolah di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
6 Oktober 2026

...

Tasming Hamid: Bantuan Susu Jadi Bagian Intervensi Gizi untuk Cegah Stunting di Parepare

Tasming Hamid: Bantuan Susu Jadi Bagian Intervensi Gizi untuk Cegah Stunting di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
6 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jago Berargumen Jadi Modal Peserta Debat SEKSOS.COM 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompetisi SEKSOS.COM 2026 di SMAN 5 Parepare, Puluhan Siswa Lolos Semifinal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama SEKSOS.COM 2026 SMA Negeri 5 Parepare, Ratusan Peserta dari Sulsel-Sulbar Ikuti Registrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi