• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini: Bingung Memilih

Editor: Tim Redaksi
2 Juli 2021
di Opini
Ibrahim Fattah (Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Parepare)

Ibrahim Fattah (Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Parepare)

PIJARNEWS.COM — Bingung memilih dari dua atau lebih yang sedang dipilih, terlebih jika pilihan itu masing-masing memiliki kelebihan yang sulit dibedakan, tentu menimbulkan rasa bingung yang luar biasa. Ketetapan hati untuk memilih satu pilihan harus segera diambil karena cepat atau lambat keputusan harus segera diambil karena ada dedline batas waktu yang membatasinya.

Anak kedua saya Muhammad Roem Prakarsa, setelah tamat SMA tahun 2021, bingung menentukaan program studi (prodi) yang pas dengan minat dan bakatnya, meski telah mencari informasi di internet tentang program studi yang pas dengan dirinya, ternyata belum juga memudahkan dirinya menetapkan pilihan prodi yang pas.

Prodi pertama yang diminati adalah planologi, ilmu yang mempelajari perencanaan tata kota, kemudian berubah pilihan ke prodi teknik sipil dan terakhir memilih prodi akuntansi. Pilihan terakhir ini setelah saya minta sholat istiharah untuk dikuatkan hatinya menetapkan satu pilihan secara yakin.
Pengalaman anak saya di atas, suatu realitas yang banyak terjadi, baik dengan kasus yang mirip ataupun kasus yang berbeda, yaitu bingung memilih satu pilihan.

Sebelum menentukan prodi-pun anak saya lama mengambil keputusan karena opsi yang ditawarkan kepadanya yaitu mendaftar di UMPAR saja karena adiknya si bungsu Ahmad Afif Dzaki, sejak ibunya meninggal dunia, lebih dekat ke kakak lelakinya dibandingkan dengan kakak perempuannya.

BeritaTerkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026

Seluruh urusan keseharian si bungsu seperti belajar, makan, pakaian, dll bergantung kepada kakak lelakinya. Itulah alasan mendasar agar si kakak rela tidak mendaftar di luar Parepare.

Semoga pengorbanannya membuahkan hasil kesuksesan kelak, insya Allah.
Suatu hasil penelitian rahasia kesuksesan pernah dirilis bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan darimana almamaternya dan kepintaran IQ bukan penentu utama kesuksesan seseorang tetapi yang paling menetukan adalah sikap.

Seseorang yang sudah terbiasa disiplin dalam segala hal akan lebih menjamin kesuksesannya dibandingkan dengan mereka bermalas-malasan meskipun IQ-nya tinggi. Saya teringat dengan obrolan saya dengan seorang professor yang saya hormati bahwa saya itu sewaktu masa sekolah tidak terlalu pintar, saya hanya rajin belajar dan disiplin mengatur waktu.

Banyak kita saksikan jebolan PT ternama tetapi kemudian kariernya tidak begitu bagus dan sebaliknya ada jebolan PT daerah tetapi alumninya sukses. Itu berarti hasil penelitian rahasia kesuksesan di atas sudah terbukti.

Seseorang yang memiliki sikap tidak bingung menentukan pilihan karena pilihannya hidup dalam keyakinannya, meski digoda oleh berbagai tawaran pragmatis tetap saja tidak goyah dengan sikapnya, dalam kearifan lokal bugis disebut “toddo”.

Inilah salah satu rahasia sukses orang bugis di masa lalu karena menjaga dengan ketat sikapnya, bahkan sebelum memulai suatu rencana atau sesuatu yang dicita-citakan sudah yakin bahwa kelak akan berhasil, rahasianya adaalah “lettu’ memongno mulao”, sebelum melangkah meyakini bahwa kelak akan berhasil.

Keyakinan itu sebagai energi yang mengispirasi untuk mencapai cita-citanya karena di dalam keyakinan itu ada Tuhan yang menolongnya.
Jika sikap toddo’ sebagai kearifan lokal bugis, dapat menjadi kompas kehidupan agar seseorang tidak bingung menentukan pilihan, pertanyaanya mengapa tergerus oleh zaman? atau pragmatisme sudah lebih dominan sehingga menggerus keyakinan itu?.

Apakah menurut pembaca sikap toddo’ ini masih realistis untuk direvitalisasi sesuai konteks saat ini, bagaimana cara menghidupkan kembali atau merevitalisasinya di era kemajuan teknologi saat ini ?

Penulis: Ibrahim Fattah (Dekan FH UMPAR)

HP/WA: 08124265292

Berita Terkait

Bupati Sidrap Ajak ASN Amalkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Publik

Bupati Sidrap Ajak ASN Amalkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Publik

Editor: Tohir Muhammad
1 Oktober 2026

...

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Pemkab Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Pemkab Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

Editor: Tohir Muhammad
1 Oktober 2026

...

Dies Natalis ke-40 Universitas Bosowa, Hadirkan Langit Harapan di Rumah Harapan Indonesia

Dies Natalis ke-40 Universitas Bosowa, Hadirkan Langit Harapan di Rumah Harapan Indonesia

Editor: Tim Redaksi
1 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi