• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : GDM Organik Dorong Anak Muda Maksimalkan Peluang Ekspor Porang

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
23 Oktober 2020
di Opini
Diah Sulung

Penulis Diah Sulung Syafitri dari GDM Organik bersama Pak Paidi, petani pelopor budidaya tanaman Porang.

Diah Sulung
Oleh : Diah Sulung Syafitri, GDM Organik

Sebagai negara tropis, Indonesia tentu saja bisa merebut pasar ekspor dunia melalui produk pertanian olahan. Dalam hal ini, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama agar pengembangan produk ekspor hasil olahan pertanian terealisasi sempurna. Sejauh ini, pemerintah sudah menyediakan stimulus berupa KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk mendorong petani mengolah produk pertaniannya terlebih dahulu. Lalu, dari segi masyarakat, inisiatif meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan produk serta pengetahuan standar pengiriman barang ke luar negeri juga diperlukan. Kunci sukses pengiriman barang ke luar negeri dalam koridor bisnis adalah tahu produk/barang apa yang sedang diminati untuk dilempar ke pasar, serta beranikan diri untuk mencari informasi, menentukan harga keseluruhan dengan jujur, serta komunikasikan dengan baik kepada customer.

Saya sempat berkunjung ke pabrik pengolahan umbi Porang milik pak Paidi yang tak jauh dari kediamannya dan melihat langsung prosesnya. Seru sekali melihat petani porang membersihkan umbi porang dari tanah dan kotoran untuk diiris dengan ketebalan sekitar 5cm dan kemudian dijemur dibawah terik matahari sampai benar-benar kering selama 5 hari. Porang harus benar-benar kering untuk menghindari timbulnya jamur yang dapat mengurangi kualitas dan harga jual porang. Sampai sini, irisan/chip porang tadi masih bisa diolah menjadi tepung porang yang tentu saja lebih akan meningkatkan nilai jualnya. Chip porang yang telah kering dimasukkan dalam disc mill (mesin penepung). Selanjutnya, tepung porang dihaluskan menggunakan ball mill (mesin penepung). Proses selanjutnya disebut fraksinasi, yaitu saat kalsium oksalat dan zat pengotor yang lain akan dibuang dengan cara dihembuskan. Tidak cukup sampai disana, karena kalsium oksalat dapat menyebabkan gatal pada kulit, mengendap di ginjal, dan dapat merusak hati, maka dilakukan lagi proses pencucian menggunakan etanol. Hasil akhir yang didapat dari proses ini adalah tepung porang murni dengan kandungan glukomanan yang dominan. FYI, kandungan glukomanan pada umbi porang yang kering (64%) sangat potensial dimanfaátkan sebagai bahan baku pangan maupun kesehatan.

Tepung porang murni ini lah yang kemudian diekspor ke negara-negara maju, dan sampai disana diolah menjadi mie jepang (shirataki), tahu jepang (konyaku), pembuat daging bagi para vegetarian, penguat kertas, bahan pengikat rasa pada bumbu penyedap, bahan lem, edible film, perekat tablet, hingga pembungkus kapsul. Secara nasional, berdasarkan data otomasi IQFAST (Indonesia Quarantine Full Automation System) Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Barantan), ekspor komoditas Porang juga meningkat hingga 160%. Kembali lagi terigiang cerita pak Paidi bahwa nilai ekspor tersebut terbilang “masih kecil” untuk memenuhi total kebutuhan pasar dunia. Kalau hanya petani-petani itu saja yang bergerak, tentu akan lambat mengatrol roda ekspor pertanian Indonesia ke atas. Oleh karenanya, pak Paidi pun melakukan sesuatu di desanya. Dia memberdayakan hampir seluruh warga desanya untuk menanam tanaman Porang loh. Dia juga mendirikan pabrik yang siap menerima serta membeli hasil panen umbi porang petani, setelah sebelumnya diedukasi terlebih dahulu bagaimana cara menumbuhkan porang yang benar.

Eh, tunggu, bagian ini juga ada cerita menariknya. Kan yang kita tahu, tanaman Porang hanya tumbuh dibawah naungan pohon di semak-semak hutan. Terus, perlu menunggu beberapa tahun untuk bisa dipanen. Nah, pak Paidi tuh ternyata punya cara sendiri bagaimana tanaman ini bisa dibudidayakan di lahan persawahan gitu dan bisa dipanen lebih cepet, guys. Mantep nggak tuh.

Berita Terkait

Porang Sidrap, Bupati: Dari Desa Kita Kirim ke Dunia

Syaharuddin Alrief Hadirkan Professor UNHAS, Diskusikan Pengembangan Desa Inovatif Porang

Presiden Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Komoditas Ekspor Andalan Baru

Lewat Petani Milenial, Mentan SYL Terus Garap Porang Jadi Komoditas Andalan

Nah, kini terbukti ya, potensi ekspor dari produk pertanian tidak boleh dipandang sebelah mata. Kalau sudah diolah sedemikian rupa menjadi barang setengah jadi, nilai ekonominya nggak main-main, bisa meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia banget. Kini, saya juga berharap pada petani-petani muda Indonesia agar lebih melihat celah ragam komoditi ekspor yang jarang ada pemainnya namun sangat dibutuhkan pasar global. Sebagai negara agraris, selain tanaman porang, tentu masih banyak tanaman-tanaman lain yang potensial asalkan kita semua tak henti belajar, meneliti, serta eksplorasi terus-menerus. (*) 

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

 

Laman 3 dari 3
sebelumnya123
Terkait: Porang

TerkaitBerita

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan