• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 9 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini Ibrah La Iman: Diduga Lailatul Qadr, ‘Malaikat Senior’ Turun di Parepare

Editor: Ibrah La Iman
18 Juni 2017
di Opini
Opini Ibrah La Iman: Diduga Lailatul Qadr, ‘Malaikat Senior’ Turun di Parepare

Angin seperti berhenti berhembus, air serasa tak mengalir, langit dipenuhi kabut hitam pekat. Bukankah fenomena sedemikian itu sebagian dari tanda-tanda turunnya Lailatul Qadr pada masa Rasulullah. Dugaan turunnya Lailatul Qadr di Parepare terjadi pada 17 Juni 2017.

Waktu menjelang imsak pada puasa ke 20 Ramadhan itu dihebohkan oleh kabar tentang adanya Malaikat Senior yang turun. Malam-malam terakhir Ramadhan yang merupakan malam-malam penantian Lailatul Qadr tentu di manfaatkan umat islam untuk meraih keistimewaan malam yang lebih mulia dari seribu malam tersebut. Adanya kabar tentang malaikat senior itu membuat orang-orang penasaran.

Kabar malaikat senior awalnya disebarkan di social media. Perbincangan ini menjadi hangat, salah satu akun facebook oknum pejabat Parepare menuliskan status yang tidak biasa. Status itu lalu mendapat banyak respon dari netizen setelah di posting di salah satu group facebook. Ada yang bertanya malaikat mana yang dimaksudkan dengan malaikat senior?, ada pula yang mengatakan berarti ada malaikat junior. Setelah itu komentar bergantian muncul penjelasan mengenai perbedaan malaikat, jin dan iblis.

Berikut status yang dimaksud tanpa ada penambahan dan pengurangan hingga titik koma sesuai dengan yang dituliskan oleh penyebar kabar tentang Malaikat Senior;

BeritaTerkait

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

8 Juli 2026
Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026
Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

15 Juni 2026
Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

13 Juni 2026

Iblis malaikat senior yang mengabdi dan menyembah Allah SWT sejak diciptakannya, diusir dari surga hanya karena ‘”sebuah sujud”,.. Bagaimana dengan kita manusia yang terkadang ada yang meninggalkan perintah sujud Kurang lebih 34 X sehari semalam ??? Iblis itu diusir dari surge bukan karena kesombongannya, tetapi karena ia membangkang.!!! Tidak melaksanakan perintah,.. Renungkanlah saudaraku,…untuk kemaslahatan dunia dan akhirat.

Pada status diatas seolah ingin memberikan pemaknaan bahwa iblis itu adalah malaikat senior yang kala itu diminta untuk bersujud pada adam tapi tidak menurutinya hingga diusir oleh Allah dari Surga. Namun pemaknaan di status diatas keliru karena ternyata iblis itu sama sekali bukan malaikat.

Entah apa maksud dari pembuat status tersebut menyebut iblis seolah malaikat senior yang meninggalkan sujud kurang lebih 34X sehari semalam (sepertinya yang dimaksudkan 24jam sehari semalam) atau bisa jadi disebabkan tekanan yang luar biasa hingga waktu bertambah 10jam dari semestinya.

Terlepas dari status tentang malaikat senior tersebut. Menarik untuk mengulik apa sebenarnya keistimewaan dari malam Lailatul Qadr yang di malam itu turun malaikat Jibril beserta banyak malaikat lain yang menyertainya.

Selain keberkahan yang terkandung dalam kemuliaan Lailatul Qadr ternyata didalamnya juga terkandung peringatan. Sebagaimana dalam QS. Ad Dukhon: 3.

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).

Sebagai ummat Islam yang mengutamakan kasih sayang, kita senantiasa mengedepankan persangkaan baik. Semoga munculnya ‘malaikat senior’ di kota Parepare ini betul-betul adalah bentuk berkah pada kota ini bukan sebagai peringatan datangnya hal buruk terkhusus yang mungkin bisa menimpa masyarakat karena indikator kedzoliman penguasa di suatu daerah yang telah banyak terjadi di masa-masa manusia terdahulu.

Wallahu A’lam Bishawab

ibrah la iman

BeritaTerkait

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Editor: Muhammad Tohir
8 Juli 2026

...

Terapkan Selective Policy, Ditjen Imigrasi Catat Kenaikan PNBP Rp2,81 Triliun

Terapkan Selective Policy, Ditjen Imigrasi Catat Kenaikan PNBP Rp2,81 Triliun

Editor: Muhammad Tohir
8 Juli 2026

...

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Editor: Muhammad Tohir
5 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi