• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Ibu Saipah dan Ketegaan Kita

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Agustus 2019
di Opini

 

SAYA mendapat amanah dari bapak saya untuk mengabarkan kepada teman-teman sekalian, ada seseorang yang hidup tidak cukup layak di Bantimurung, Maros.

Saipah namanya. Usia 65 dan sudah bertahun-tahun ditinggal mati suami dan dua anaknya. Sebatang kara dia menempati rumah panggung yang hampir rubuh di kampung Panto-panto.

Kalau Anda ingin bertamu, sebaiknya tak naik ke rumah. Kaki Anda bisa terperosok di antara papan yang lapuk. Tiang-tiang rumah pun telah sangat rapuh. Dinding belakang sudah tak ada.

Tetapi apakah Anda tidak membayangkan jika yang terperosok itu justru Saipah? Tak adakah tebersit di hati Anda untuk turut dalam gerakan menghadiahkan hunian yang lebih manusiawi? Tidak iba kah kita pada perempuan tua yang makan dari hasil menjadi marbot masjid dan belas kasih tetangga ini?

Berita Terkait

Jufri Rahman Ajak Stakeholder Kolaborasi Atasi Stunting

Ternyata, Lukisan dan DNA Manusia Tertua Dunia Itu di Maros

Destinasi Prioritas Bakal Dirilis, Pemkab Maros-AMSI Sulsel Jajaki Kerja Sama

Sebenarnya bapak saya mengusul agar saya menulis surat terbuka untuk bupati. Semacam alarm bahwa kabupaten ini butuh pembangunan lain di luar jalan beton dan jembatan.

Tetapi demi Allah, saya tidak lagi punya banyak harapan pada pemerintahan saat ini.

Tak terhitung persoalan yang sudah dijeritkan warga di media sosial. Mulai dari kesulitan air di Bontoa, perih hati karena pelayanan rumah sakit, beasiswa untuk mahasiswa miskin namun beprestasi, hingga permohonan saya agar ibu saya yang KTP-nya masih Maros agar mendapat perlindungan dari dugaan penzaliman. Tulisan dan bahkan demo dianggap angin lalu sahaja.

Tidak sekalipun orang yang saya coba sentuh hatinya itu keluar dari ruang kerja lalu membuat sebuah pernyataan yang setidaknya bisa sedikit menenangkan.

Maka untuk kesulitan Ibu Saipah ini, saya hanya berharap pada teman-teman sekalian. Barangkali di bulan haji yang sangat baik ini, ada yang sedang dilapangkan rezekinya. Walau beberapa lembar saja, apalagi jika hal yang sama datang dari banyak arah, Insyaallah bisa membuat Saipah tersenyum.

Kalau bisa agak cepat. Sebelum upacara 17 Agustus digelar dan pejabat-pejabat kita tampil gagah dengan jasnya di lapangan berdebu.

Ayo kita tunjukkan bahwa saat negara abai sekalipun, tidak boleh ada manusia di tanah ini yang terlalu lama terjepit dalam penderitaan hidup.

Ibu Saipah telah kehilangan orang-orang yang dicintainya. Tetapi jangan biarkan dia kehilangan harapan jua. (*)

Sumber: Facebook Imam Dzulkifli
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Pemkab Maros

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan