• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 24 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Ijazah Thariqah Al Syadziliyah Warisan Kakek

Editor: Tim Redaksi
4 Agustus 2020
di Opini
Agus

Oleh : Dr Agus Muchsin, M.Ag*

OPINI — Kakek KH Muhammad Yusuf berpesan di masa hidupnya, “pelihara ini karena nilainya bisa berulang kali ber-haji”. Kalimat ini dilontarkan saat beliau memegang lembar ijazah yang diberikan oleh mursyidnya ketika hendak dipulangkan dari Mekah ke Nusantara (Indonesia sebelum merdeka, akibat gejolak politik di Arabia tengah oleh kelompok Wahabi diperkirakan sekitar tahun 1920 – an).

Sejarah mencatat, gerakan ini berhasil merebut Mekah dan Madinah pada tahun 1925 karena mampu mempersatukan kabilah-kabilah, melalui instrumen politik reformasi Islam, untuk mengembalikan masa-masa Islam seperti pada abad ke-7 di bawah pimpinan Nabi Muhammad saw.

ijazah
–Dokumen kiriman Agus Muchsin for PIjar–

KH Yusuf Muntu al Buqisy Al Syadzili (nama dalam ijazah), adalah termasuk saksi sejarah dari gerakan Wahabi ketika itu. Acap kali dalam ceritanya disampaikan bahwa gejolak politik terjadi di saat diri dan teman-temannya masih betah di Mekah dan belum berniat untuk kembali.

Ketika itu para pelajar didesak agar segera dikembalikan ke tanah air masing-masing. Desakan itu semakin kuat dengan menutup sementara aktivitas belajar sambil melakukan proses pemulangan mereka. Spontan para pelajar menghadap ke mursyidnya dan menyatakan bahwa saat itu mereka masih hendak tinggal di Mekah, dan berharap akan meninggal di tempat tersebut.

BeritaTerkait

Manajer KDKMP,  Penggerak Ruang Publik Ekonomi Desa

Manajer KDKMP, Penggerak Ruang Publik Ekonomi Desa

24 Juli 2026
Edukasi Awal Sekolah Anti Perundungan

Edukasi Awal Sekolah Anti Perundungan

24 Juli 2026
Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

16 Juli 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
Laman 1 dari 2
12Selanjutnya
Terkait: Agus MuchsinIAIN ParepareIjazahKH Muhammad YusufMekah

BeritaTerkait

Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 Juli 2026

...

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Editor: Tohir Muhammad
3 Juli 2026

...

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi