• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 22 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Memaknai Peran Ibu Sebagai Tameng dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak

Oleh : Nurul Ainun Jaariyah (Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UM Parepare)

Amrihani Editor: Amrihani
17 Juni 2023
di Opini

OPINI — Anak merupakan anugerah tak ternilai yang dititipkan Tuhan untuk dirawat, dijaga dan dididik sesuai tuntunan agama, nilai dan norma yang berlaku. Kehadiran anak dalam pernikahan akan memberikan rasa suka cita dan meningkatkan kualitas keharmonisan rumah tangga. Anak menjadi jembatan penyambung silaturahmi dan sekaligus menjadi harapan bagi keberlangsungan keturunan keluarga. Kelak orang tua akan diminta pertanggungjawaban atas proses yang telah diberikan selama membesarkan anaknya.

Menjadi orang tua tidaklah mudah, dibutuhkan berbagai pertimbangan dan kematangan dalam berpikir sampai memutuskan untuk membina rumah tangga. Ibu sebagai mitra ayah dalam rumah tangga, mempunyai fungsi yang sangat penting dalam merawat dan membesarkan anak.

Ibu menjadi sosok tangguh yang merupakan role model, cerminan perilaku bagi anak-anaknya. Sebagai row model, Ibu menjadi figur yang dikagumi dan mengayomi. ibu menjadi tempat berlindung, tempat berbagi serta tempat berkeluh kesah. Untuk menjadi sosok yang tangguh dalam menjalankan tugasnya, seorang ibu perlu memiliki kesehatan fisik yang prima. Demikian pula halnya kesehatan mental, juga diperlukan untuk mendukung ibu dalam merawat anaknya dengan maksimal dan stabil.

Di samping itu, dukungan dari lingkungan keluarga sebagai lingkungan terdekat ibu menjadi support sistem dalam membantu kesehatan mental ibu menjalankan perannya agar tidak berada dalam kondisi depresi dan stres.

Ketika ibu dalam rumah tangga merasa tertekan, menjadikan kondisi fisik dan psikisnya menjadi terganggu. Secara fisik pola makan menjadi tidak teratur dan waktu istirahat tidak cukup, sedangkan secara psikis akan mempengaruhi mental yang memunculkan rasa kecemasan dan was-was dalam menjalankan aktivitasnya. Oleh karena itu, ibu harus mampu mengendalikan hal tersebut melalui adaptasi terhadap tekanan dengan banyak melakukan literasi dari bacaan atau solusi pengalaman dari orang lain yang pernah mengalami kondisi serupa.

Berita Terkait

Pemkab Pinrang Komitmen Pertahankan Capaian UHC

Wamendagri Serahkan Penghargaan untuk Pemkab Sidrap

Dukung Pekan Gerakan Aksi Bersih Kota RSUD Andi Makkasau Parepare Kompak Gelar Aksi Bersih-bersih

Jadi Lokasi Pemeriksaan Calon PPPK, RSUD Andi Makkasau Siapkan Loket Khusus

Contoh adaptasi terhadap stres secara fisik dapat dilakukan ibu dengan melaksanakan pola hidup sehat, hindari makanan atau minuman yang menganggu metabolisme tubuh, serta istirahat yang cukup. Sedangkan secara psikis dapat dilakukan ibu melalui berpikir positif dan rasional serta mengapresiasi diri dengan memberikan reward atas upaya yang telah dilakukan selama ini.

Ibu yang sehat fisik dan psikis akan mampu mempersiapkan kesehatan mental pula bagi anaknya. Semakin bertambah usia anak, maka semakin kompleks informasi, komunikasi dan interaksi yang diperolehnya. Pada masa ini secara perlahan anak mulai mengenal lingkungan baru yang berbeda dari lingkungan keluarga. Tidak menutup kemungkinan anak akan menghadapi beberapa kondisi yang mengarah pada keputusan emosional. Stres yang berlebihan pada anak akan berdampak pada menurunnya kemampuan berpikir, fisik dan mental. Olehnya itu, ada beberapa cara yang dapat ibu lakukan dalam menjaga kesehatan mental anak diantaranya; mengajarkan anak untuk terbuka dalam berkomunikasi, menciptakan lingkungan yang positif, menjadi pendengar dan pemberi solusi, memberikan reward atas pencapaian yang dilakukan anak sekecil apapun itu serta memastikan asupan gizi seimbang yang dibutuhkan anak.

Kekuatan ibu menjadi pondasi dalam membentuk dan menjaga kesehatan mental anak. Memberikan kasih sayang penuh, dapat membantu anak dalam tumbuh kembang secara optimal untuk membangun keterampilan sosial dan emosional anak dalam beradaptasi di lingkungan yang lebih luas. Keterampilan sosial dan emosional tersebut akan membentuk anak untuk berani mengungkapkan apa yang dirasakan. Anak akan dengan mudah berinteraksi dengan teman sebaya dan sekitarnya karena mendapat dukungan positif yang telah terbangun dari lingkungan terkecilnya. Lambat laun akan mendorong rasa percaya diri dan juga kemandirian anak. Membangun kesehatan mental sejak dini yang dilakukan ibu pada anak menjadi kunci bagi anak dalam menemukan problem solving untuk hidup sehat, bahagia dan sejahtera. (*)

Terkait: Kesehatan

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan