• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 16 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Memaknai Peran Ibu Sebagai Tameng dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak

Oleh : Nurul Ainun Jaariyah (Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UM Parepare)

Amrihani Editor: Amrihani
17 Juni 2023
di Opini

OPINI — Anak merupakan anugerah tak ternilai yang dititipkan Tuhan untuk dirawat, dijaga dan dididik sesuai tuntunan agama, nilai dan norma yang berlaku. Kehadiran anak dalam pernikahan akan memberikan rasa suka cita dan meningkatkan kualitas keharmonisan rumah tangga. Anak menjadi jembatan penyambung silaturahmi dan sekaligus menjadi harapan bagi keberlangsungan keturunan keluarga. Kelak orang tua akan diminta pertanggungjawaban atas proses yang telah diberikan selama membesarkan anaknya.

Menjadi orang tua tidaklah mudah, dibutuhkan berbagai pertimbangan dan kematangan dalam berpikir sampai memutuskan untuk membina rumah tangga. Ibu sebagai mitra ayah dalam rumah tangga, mempunyai fungsi yang sangat penting dalam merawat dan membesarkan anak.

Ibu menjadi sosok tangguh yang merupakan role model, cerminan perilaku bagi anak-anaknya. Sebagai row model, Ibu menjadi figur yang dikagumi dan mengayomi. ibu menjadi tempat berlindung, tempat berbagi serta tempat berkeluh kesah. Untuk menjadi sosok yang tangguh dalam menjalankan tugasnya, seorang ibu perlu memiliki kesehatan fisik yang prima. Demikian pula halnya kesehatan mental, juga diperlukan untuk mendukung ibu dalam merawat anaknya dengan maksimal dan stabil.

Di samping itu, dukungan dari lingkungan keluarga sebagai lingkungan terdekat ibu menjadi support sistem dalam membantu kesehatan mental ibu menjalankan perannya agar tidak berada dalam kondisi depresi dan stres.

Ketika ibu dalam rumah tangga merasa tertekan, menjadikan kondisi fisik dan psikisnya menjadi terganggu. Secara fisik pola makan menjadi tidak teratur dan waktu istirahat tidak cukup, sedangkan secara psikis akan mempengaruhi mental yang memunculkan rasa kecemasan dan was-was dalam menjalankan aktivitasnya. Oleh karena itu, ibu harus mampu mengendalikan hal tersebut melalui adaptasi terhadap tekanan dengan banyak melakukan literasi dari bacaan atau solusi pengalaman dari orang lain yang pernah mengalami kondisi serupa.

Berita Terkait

Dukung Program Jumat Peduli, Imigrasi Parepare Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

Pemkab Pinrang Komitmen Pertahankan Capaian UHC

Wamendagri Serahkan Penghargaan untuk Pemkab Sidrap

Dukung Pekan Gerakan Aksi Bersih Kota RSUD Andi Makkasau Parepare Kompak Gelar Aksi Bersih-bersih

Contoh adaptasi terhadap stres secara fisik dapat dilakukan ibu dengan melaksanakan pola hidup sehat, hindari makanan atau minuman yang menganggu metabolisme tubuh, serta istirahat yang cukup. Sedangkan secara psikis dapat dilakukan ibu melalui berpikir positif dan rasional serta mengapresiasi diri dengan memberikan reward atas upaya yang telah dilakukan selama ini.

Ibu yang sehat fisik dan psikis akan mampu mempersiapkan kesehatan mental pula bagi anaknya. Semakin bertambah usia anak, maka semakin kompleks informasi, komunikasi dan interaksi yang diperolehnya. Pada masa ini secara perlahan anak mulai mengenal lingkungan baru yang berbeda dari lingkungan keluarga. Tidak menutup kemungkinan anak akan menghadapi beberapa kondisi yang mengarah pada keputusan emosional. Stres yang berlebihan pada anak akan berdampak pada menurunnya kemampuan berpikir, fisik dan mental. Olehnya itu, ada beberapa cara yang dapat ibu lakukan dalam menjaga kesehatan mental anak diantaranya; mengajarkan anak untuk terbuka dalam berkomunikasi, menciptakan lingkungan yang positif, menjadi pendengar dan pemberi solusi, memberikan reward atas pencapaian yang dilakukan anak sekecil apapun itu serta memastikan asupan gizi seimbang yang dibutuhkan anak.

Kekuatan ibu menjadi pondasi dalam membentuk dan menjaga kesehatan mental anak. Memberikan kasih sayang penuh, dapat membantu anak dalam tumbuh kembang secara optimal untuk membangun keterampilan sosial dan emosional anak dalam beradaptasi di lingkungan yang lebih luas. Keterampilan sosial dan emosional tersebut akan membentuk anak untuk berani mengungkapkan apa yang dirasakan. Anak akan dengan mudah berinteraksi dengan teman sebaya dan sekitarnya karena mendapat dukungan positif yang telah terbangun dari lingkungan terkecilnya. Lambat laun akan mendorong rasa percaya diri dan juga kemandirian anak. Membangun kesehatan mental sejak dini yang dilakukan ibu pada anak menjadi kunci bagi anak dalam menemukan problem solving untuk hidup sehat, bahagia dan sejahtera. (*)

Terkait: Kesehatan

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan