• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Pengusaha Warkop Parepare ‘Tercekik’ Pajak, Akademisi Beri Saran ke Pemkot

Editor: Alfiansyah Anwar
12 Oktober 2017
di Ekonomi, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Keluhan sebagian besar pengusaha warkop, atas tingginya nilai pajak yang dibebankan Pemkot Parepare sudah sekian kali disuarakan. Namun belum mendapatkan tanggapan sesuai harapan.

Terkait hal tersebut, Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Umpar, Yadi Arodhiskara menyarankan ‘win-win solution’ untuk Pemkot dan pengusaha warkop.

Ket: Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Umpar, Yadi Arodhiskara (foto: Mul/PIJAR)




Pertama, menurutnya mesti ada pengklasifikasian yang jelas atas jenis warkop. Misalnya berdasarkan sudah berapa lama warkop itu beroperasi, apakah asetnya itu milik sendiri atau berasal dari pinjaman bank yang masih harus dicicil, serta faktor-faktor lain yang mempengaruhi margin keuntungan.

“Dari situ dirumuskan, berapa rerata keuntungan bersihnya. Berapa nilai pajak yang harus mereka dibayar. Jangan hanya berdasar pada omzet atau ramai tidaknya pengunjung, apalagi hanya ambil sampel saat survey,” urai Yadi.

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

20 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026

Selanjutnya, Ketua Pemuda Muhammadiyah itu juga menyarankan agar mekanisme dan penentuan pajak disosialisasikan terlebih dahulu.

Nilai rata-rata omzet warkop dalam sebulan, yang saat ini dijadikan acuan pemkot dalam menentukan pajak, dianggap merugikan pengusaha warkop. Terutama untuk warkop kecil yang baru membangun usaha, atau yang bermodal kecil dan berbasis komunitas.

Omzet itu juga belum termasuk cost yang mesti dikeluarkan untuk membiayai hal lain. Misalnya honor pegawai, layanan wifi, homeband, dan sebagainya. “Kalau pajak terlalu tinggi, bukan hanya kualitas sajian dan layanan yang bisa berkurang. Warkop bisa saja terpaksa mengurangi karyawannya untuk efesiensi,” ujarnya memperingatkan.

Benar saja, penelusuran PIJAR disejumlah warkop menunjukkan hal yang dikhawatirkan Yadi mulai terjadi. Salah satu owner warkop dibilangan kota, menyebut terpaksa merumahkan karyawannya.

“Dulu kami punya 8 karyawan untuk 2 shift kerja. Sekarang sisa 4. Apa boleh buat, padahal rata-rata mereka mahasiswa yang kuliah sambil kerja,” ungkap owner yang enggan namanya ditulis itu.

Pajak yang dibebankan dianggapnya kelewatan. Dia dengan tegas menolak meski berkali-kali ditagih. Meski akhirnya dia memerintahkan karyawannya untuk mengantar uang pajak itu, namun nominalnya tidak lebih dari 20 persen dari total yang diminta pemerintah.

“Saya bilang, hanya ini yang mampu saya bayar. Kalau mau terima silahkan ambil, kalau tidak mau ya terserah. Mau diapa kalau memang tidak ada. Pemerintah mesti ingat, warkop tidak selalu ramai,” tandasnya. (tim liputan PIJAR)


Terkait: Pajak Tinggi di PareparePemkot Parepare

Berita Terkait

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga: Kami Bersyukur

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga: Kami Bersyukur

Editor: Tohir Muhammad
29 September 2026

...

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Editor: Tohir Muhammad
9 Juli 2026

...

Respons “Gemar”, Para Ayah Ambil Rapor Anak di UPTD SMPN 1 Parepare

Respons “Gemar”, Para Ayah Ambil Rapor Anak di UPTD SMPN 1 Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Juni 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi