MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Universitas Terbuka (UT) Makassar resmi menjalin kerja sama strategis dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Muda Provinsi Sulawesi Selatan. Momentum penting ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di sela-sela rangkaian Seminar Akademik Tahun Akademik 2025/2026 Genap, bertempat di Convention Hall Universitas Terbuka Makassar, Jumat (1/5/2026).
Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., dan Ketua Wilayah ICMI Muda Sulawesi Selatan, Dr. Muhammad Tang, S.H.I., M.S.I., didampingi Sekretaris Umum Dr. Abdul Azis dan Sekretaris 1 Ismail, SE., MM. Kerja sama ini direncanakan akan berlangsung selama tiga tahun ke depan dengan fokus utama pada peningkatan kualitas intelektual sivitas akademika.
Fokus pada Publikasi Internasional dan Literasi
Kerja sama ini bertujuan untuk memacu produktivitas dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Ruang lingkup kesepakatan mencakup pendampingan intensif dalam:
Penyusunan Artikel Ilmiah: Pendampingan naskah agar mampu menembus Jurnal Nasional Bereputasi (SINTA) hingga Jurnal Internasional Bereputasi seperti Scopus dan WoS.
Pengembangan Produk Literasi: Kolaborasi dalam penyusunan Buku Ajar, Buku Referensi, serta Monograf hasil penelitian.
Bantuan Teknis Publikasi: Proses proofreading, review substansi, hingga pendampingan korespondensi dengan editor jurnal.
Penerbitan Buku: Fasilitasi pengurusan ISBN, tata letak (layout), hingga distribusi melalui jaringan penerbit mitra.
Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Dalam sambutannya di hadapan peserta seminar bertajuk “Entrepreneurship Pemuda: Mendorong Kebangkitan Ekonomi Regional dan Nasional”, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai pihak penyedia sumber daya, UT Makassar akan menyiapkan para dosen dan mahasiswa beserta draf naskah penelitian mereka untuk kemudian disupervisi secara berkala oleh tenaga ahli dan mentor dari ICMI Muda Sulsel.
“Kami berharap melalui pendampingan dari ICMI Muda, hambatan teknis yang sering ditemui dalam publikasi ilmiah dapat teratasi, sehingga kontribusi pemikiran dari UT Makassar bagi dunia pendidikan semakin luas,” ungkapnya.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan rangkaian acara wisuda ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya karya-karya inovatif yang akurat dan tervalidasi dari para akademisi di Sulawesi Selatan. Detail teknis dari kerja sama ini selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen Memorandum of Agreement (MoA) yang lebih spesifik. (rls)












