• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 17 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Refleksi Mahasiswa : Di Balik Kain yang Berkibar

OPINI

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Agustus 2025
di Topik Utama
Nur Ilham

Nur Ilham

Oleh: Nur Ilham

(Ketua Umum PC IPM Pao Tambolo 2021-2023)

Sebagai seorang mahasiswa yang juga tumbuh dengan narasi-narasi fiksi seperti One Piece, Naruto, hingga Attack on Titan, kita tidak melihat budaya populer sebagai hiburan kosong. Sebaliknya, kita melihatnya sebagai ruang alternatif untuk belajar tentang nilai-nilai universal: keadilan, kesetiaan, keberanian, dan kemerdekaan.

Maka ketika polemik soal  pengibaran bendera bajak laut One Piece muncul dan memicu kemarahan publik, kita tidak serta merta memihak siapa pun. Kita harus memilih berdiri di tengah merefleksi, bukan menghakimi.

Simbol dalam Ketegangan Konteks

Berita Terkait

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hilangnya Wibawa Guru, Generasi Tergerus Sistem Buruk

Kita sepakat bahwa simbol negara bukan benda biasa. Ia lahir dari sejarah, perjuangan, dan pengorbanan kolektif. Namun di saat yang sama, kita juga memahami bahwa simbol-simbol fiksi yang dicintai generasi muda hari ini seperti bendera Topi Jerami bukan sekadar kain bergambar tengkorak, melainkan lambang dari nilai-nilai kebebasan dan keberanian menghadapi ketidakadilan.

Apakah mengibarkannya dalam ruang publik bertepatan dengan momen nasional itu keliru? Bisa jadi, iya. Tapi apakah reaksi publik dan negara yang terlalu reaktif juga tidak layak dikritisi? Tentu saja, layak.

Imajinasi Generasi, Bukan Ancaman Ideologi

Sebagai aktivis akademika, kita harus percaya bahwa generasi ini sedang membentuk cara baru dalam mengekspresikan nasionalisme bukan menolaknya, tapi menafsirkannya ulang. Dan itu wajar. Negara yang demokratis seharusnya tidak panik menghadapi perbedaan bentuk ekspresi, apalagi yang lahir dari kegelisahan dan imajinasi, bukan dari kebencian.

Budaya populer bukan musuh ideologi negara. Justru dalam cerita-cerita seperti One Piece, kita diajarkan bahwa sistem yang tidak adil harus dilawan, kekuasaan yang menyimpang harus dikritik, dan solidaritas harus dipegang teguh. Bukankah itu juga pesan dari para pendiri republik ini?

Netral Bukan Apatis, Reflektif Bukan Reaktif

Kita tidak sedang membela tindakan individu. Tapi kita juga tidak ingin larut dalam amarah massal yang sering kali tidak berpijak pada pemahaman. Sebagai mahasiswa, tugas kita  bukan hanya menyuarakan, tapi juga membaca zaman secara jernih.

Dalam polemik ini, kita harusnya melihat bahwa negara kita masih terlalu sensitif terhadap simbol, tapi seringkali tidak cukup peka terhadap substansi. Kita mudah marah pada bendera bergambar fiksi, tapi abai ketika harga pendidikan naik, ruang sipil dipersempit, atau suara rakyat kecil dipinggirkan.

Nasionalisme Tidak Harus Seragam

Mencintai One Piece tidak menjadikan kami kurang cinta Indonesia. Justru karena kami cinta Indonesia, kami belajar untuk berpikir bebas, menilai adil, dan merawat imajinasi. Karena bangsa yang besar bukan hanya dibangun oleh patriotisme formal, tapi juga oleh generasi yang berani bertanya, “Mengapa kita harus diam?”

Bendera Topi Jerami bukan tanda perlawanan terhadap republik, tapi mungkin adalah sinyal dari generasi yang ingin didengar dengan caranya sendiri.

“Di negeri yang terlalu sibuk menjaga simbol, kadang suara anak muda dianggap angin lalu. Tapi sejarah membuktikan: dari suara-suara kecil itulah perubahan besar sering lahir.”

Selamat merayakan hari Kemerdekaan INDONESIA

17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2025

Terkait: 17 AgustusHari Kemerdekaan RIOpini

TerkaitBerita

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Prof Ahmad Sewang

Refleksi Persatuan Umat di Musda VI ICMI Parepare, Prof Ahmad Sewang Soroti Akar Perpecahan dan Jalan Integrasi

Editor: Tim Redaksi
5 Mei 2026

...

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Editor: Tim Redaksi
3 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan