Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Rektor Unhas : Politisi Harus Minta Saran Para Ilmuwan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Agustus 2022
di Pendidikan
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa

Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM--Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof.Jamaluddin Jompa, mendorong kebijakan pemerintah di Indonesia berbasis ilmu pengetahuan. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers penganugerahan Doctor Honaris Causa (DR HC) kepada Dr. Bruce Michael Alberts di Gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani Unhas Makassar, Rabu (10/8/2022).

Prof Jalamaluddin Jompa mengatakan dalam membangun daerah dan bangsa dibutuhkan sains teknologi dan inovasi yang diwujudkan dalam kebijakan berbasis pengetahuan.

“Tadi dikatakan beliau (Dr. Bruce) tadi bahwa membangun daerah dan bangsa itu butuh sains teknologi dan inovasi untuk kebijakan berbasis pengetahuan yang kuat, sehingga kita tidak salah arah,” ungkap Prof Jalamaluddin.

BeritaTerkait

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

18 Oktober 2026
Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

17 Oktober 2026

Oleh karena itu kata Prof. Jamaluddin, para politisi harus mendapatkan masukan dari para ilmuwan. Itu agar bisa membangun kemajuan bangsa.

“Nah ini politisi harusnya mendapatkan masuk dari ilmuwan yang tidak fested interest, sehingga kita juga bisa membangun bangsa kita seperti bangsa-bangsa yang lain yang sudah maju,” jelas Rektor Kelahiran Pinrang itu.

Ia juga menilai bahwa kebanyakan publik tidak mengerti jika ilmu pengetahuan dan teknologi hilang, maka kehidupan pun ikut musnah.

“Banyak publik tidak mengerti bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi bisa hilang, kita semua bisa musnah,” ujarnya.

Menurut Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan Unhas itu, pengetahuan sangat penting dalam menjalankan kehidupan sebab lewat ilmu pengetahuan manusia bisa mengetahui tanda-tanda dan rambu-rambu alam.

Seperti halnya yang dijelaskannya perihal perubahan iklim, ia mengatakan orang tidak akan tahu perubahan iklim jika tidak ada ilmu pengetahuan, akibatnya perubahan iklim membuat bumi kacau balau.

“Saat ini terjadi perubahan iklim yang bisa membuat kacau balau bumi ini, karena sudah rusak panas, dan akan menjadi kacau dimana-mana, virus ini hadir itu gara-gara salah satu dipicu oleh banyak hal-hal yang diluar ambang batas, jadi sains harus ada,” terangnya.

Pentingnya pengetahuan dalam kehidupan dan kebijakan pemerintah, ia berharap agar ilmuwan dapat diapresiasi. “Karena kalau tidak ada ilmu, tidak ada negara maju tanpa ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Menurutnya generasi saat ini, banyak yang tidak berminat menjadi ilmuwan justru lebih banyak yang berminat jadi artis dan politisi, hal itu dikarenakan ilmuwan tidak mendapatkan banyak perhatian dan apresiasi.

“Itu harus diapresiasi, karena kalau tidak. Tidak ada anak-anak kita yang mau, mana, coba tanya anak-anak kecil adakah yang mau jadi ilmuwan, terlalu sedikit karena kenapa ? Tidak ada orang yang memberi penghargaan yang setimpal, semua mau menjadi artis, kenapa ? Lebih sering muncul di TV. Mau jadi politis mau jadi semua, karena seolah-olah mereka jauh  lebih mendapat perhatian dan penghargaan,” pungkasnya.

Sementara itu ia mengaku pihaknya wajib menghargai ilmuwan. ” Kita butuh anak generasi kita. Dan kita harapkan wartawan juga bisa mengapresiasi ilmuwan, terutama ilmuwan di Indonesia,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Universitas Hasanuddin

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

    Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi