• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 19 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Senang Gosip? Baca Ini Dulu

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 Januari 2018
di Opini
Gosip

Penulis : Achmad Fha'i

OPINI — Di tengah masyarakat saat ini, gosip merupakan hal yang kerap dianggap lumrah. Baik itu di masyarakat pedesaan, maupun di kota-kota besar. Gosip seolah-olah sudah menjadi santapan sehari-hari. Bahkan bisa dikatakan gosip sudah menjadi tradisi yang mendarah daging di kalangan masyarakat.

Berikut ini adalah ancaman Allah Swt di dalam Al-Quran terhadap mereka yang senang dengan gosip.
Di dalam Al-Quran, surat Al-Humazah: “Wailullikulli Humazatil Lumazah”.

Di dalam tafsir, “wailun” memiliki banyak makna, yang artinya adalah kecelakaan, kehinaan, penyiksaan.

Allah mengatakan “wailullikulli“, Li berarti untuk, dan kullu berarti semuanya. Sehingga kalau bergabung antara Li dan Kullu berarti tidak ada pengecualian.

Allah mengatakan, wailullikulli, kecelakaan, kehinaan, penyiksaan, untuk semua tanpa terkecuali. Siapa yang Allah ancam?

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Allah mengatakan, “Wailullikulli Humazatil Lumazah“. Allah mengancam 2 kelompok manusia yakni kelompok Humazatil dan kelompok Lumazah. Humazah kata para ulama tafsir, maknanya adalah orang yang sibuk menceritakan aib orang lain dengan lisannnya. Sibuk lisannya setiap hari, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, bagaimana menjatuhkan orang lain, menghina orang lain dan mengeluarkan kata-kata yang mengandung murka Allah SWT.

Jika Humazah adalah orang yang sibuk menceritakan aib orang lain dengan lisannya, maka Lumazah maknanya adalah orang yang sibuk mencontohkan aib orang lain dengan perilakunya. Misal temannya pincang dicontohkan jalannya, temannya cadel dicontohkan, dan apa saja yang menjadi kekurangan dari fisik seseorang yang tampak di depan matanya maka dia jadikan sebagai bahan olok-olokan.

Lanjutan dalam ayat tersebut Allah Swt sebutkan tentang ciri-ciri mereka, selalu mengejar prestasi-prestasi dunia lalu mereka mengira prestasi-prestasi itu akan kekal bersama mereka di dunia. Tidak mungkin. Kata Allah mereka pasti akan dilemparkan ke dalam huthamah yaitu api yang berkobar-kobar yang dapat membakar sampai ke hati.

Mereka akan diikat pada tiang-tiang lalu kemudian dinyalakan api yang tertutup rapat terhadap mereka. Begitu seterusnya hingga dosanya dibersihkan oleh Allah SWT.

Bisa dibayangkan bagaimana Allah Swt menyiksa 2 kelompok tersebut. Dan itu baru 1 jenis siksaan karena bahaya lisan. Belum lagi siksaan karena dosa meninggalkan shalat, durhaka, zina, riba, dan lain-lain, maka ditambahkan azabnya terhadap mereka.

Ulama Hasan Basri pernah ditanya, tentang apa itu Tawadhu‘, apa itu merendah? Beliau mengatakan, “jika engkau bertemu dengan orang yang ada di depan matamu, maka pastikan dan katakan dalam diri kamu, bahwa orang ini lebih baik daripada saya.

Jika ia lebih tua maka katakan, orang ini lebih dulu mengenal Islam dari pada saya, maka tentu pahalanya lebih banyak, jika dia lebih muda, maka katakan, orang ini lebih muda daripada saya maka tentu dosanya lebih sedikit dan Allah lebih memuliakan dia. Selalu merendahlah kita dihadapan Allah Swt sehingga derajat kita senantiasa ditinggikan. (*)

Terkait: Gosip

TerkaitBerita

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

...

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

...

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan