• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 4 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Seorang Warga Tewas Tergeletak di Jalan, Badannya Terpisah dengan Kepala

Editor: Alfiansyah Anwar
25 Oktober 2019
di Peristiwa, Sulselbar
Seorang Warga Tewas Tergeletak di Jalan, Badannya Terpisah dengan Kepala

Foto Ilustrasi Kecelakaan Motor yang dikutip dari liputan6.com. (iStockphoto)

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Seorang warga ditemukan tewas tergeletak di Jalan Poros Langnga, Kampung Cappakala, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis malam (24/10/2019).

Korban ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan. Tubuh korban terpisah dengan kepalanya. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar. Sebab, korban tergeletak di tepi jalan dengan motor rusak parah.

Dari identitas korban, ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bernama Guntur Lambatong (46), Warga Jalan Seruni, Pinrang. Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban bekerja sebagai satpam di salah satu bank.

Pantauan di lokasi, situasi TKP mirip kecelakaan Lalulintas. Namun pihak kepolisian Satuan Lalulintas Polres Pinrang belum bisa memastikan apakah kecelakaan murni atau ada faktor lain.

BeritaTerkait

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

31 Juli 2026
Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

16 Juli 2026
UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026

Kanit Lakalantas Polres Pinrang, Iptu Amir mengatakan, semua satuan di kepolisian bekerja dan turun langsung ke TKP untuk menyelidiki kejadian tersebut. “Untuk kasus ini, kami belum bisa pastikan apakah itu kecelakaan. Karena masih mengumpulkan bukti-bukti,”  ungkap Amir saat ditemui awak media di Rumah Sakit Umum (RSU) Lasinrang Pinrang, Kamis malam.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab badan korban terpisah dengan kepalanya. Motornya pun mirip kondisi kecelakaan. (*)

Reporter : Fauzan Mahmud

Editor : Alfiansyah Anwar

 

Terkait: LakalantasPolres PinrangTewas

BeritaTerkait

Usut Mafia Tanah di Maccorowalie, Kapolres Pinrang Bentuk Satgas Khusus

Usut Mafia Tanah di Maccorowalie, Kapolres Pinrang Bentuk Satgas Khusus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Diduga Mengantuk, Mobil Minibus Keluar Jalur hingga Tabrak Motor, Bocah 5 Tahun Meninggal

Editor: Tohir Muhammad
20 Februari 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi