• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Spirit “Ikhlas Beramal” : Refleksi Hari Amal Bakti (HAB) Ke-73 Kementerian Agama

Editor: Alfiansyah Anwar
2 Januari 2019
di Sulselbar
Budiman

Oleh: Budiman Sulaeman

Oleh: Budiman Sulaeman
(Dosen IAIN Parepare)

OPINI — Tiga Januari merupakan tanggal-bulan bersejarah bagi Kementerian Agama. Setiap tanggal tersebut, keluarga besar Kementerian Agama memperingati hari lahir yang juga akrab dengan Hari Amal Bakti (HAB) dengan motto “Ikhlas Beramal”.

“Ikhlas Beramal” sejatinya merupakan nilai dasar dan keyakinan inti terhadap pengabdian ‘awak’ (pegawai) Kementerian Agama.

Kalimat “ikhlas beramal” bermakna bahwa pegawai Kementerian Agama dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara berlandaskan niat dan beribadah dengan tulus dan ikhlas.

BeritaTerkait

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026

Bahkan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin sesaat setelah dilantik di Istana Negara, Senin, 9 Juni 2014 membuat gebrakan dengan menjadikan “ikhlas beramal” sebagai slogan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan moral pegawai Kementerian Agama.

Diksi (pilihan kata) “ikhlas beramal” ini sungguh sangat tepat dan memiliki spirit/ruh yg sanggup menembus batas waktu dan ruang dalam pengabdian kepada agama, bangsa dan negara.

Pilihannya “ikhlas beramal”. Bukan “beramal ikhlas” atau “beramal seikhlasnya”. Dan “ikhlas beramal” mesti terpatri dalam pola pikir dan tertanam dalam hati sanubari serta mengejawantah dalam sikap, perilaku dan budaya kerja.

Kalimat “ikhlas beramal” yang melekat dalam logo Kementerian Agama itu adalah semboyan yang identik dengan “kinerja”, bukan sekadar “kerja”. Karena kinerja adalah prestasi kerja.

Prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Kinerja seorang pegawai merupakan kombinasi dari kemampuan, usaha dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil kerjanya.

Karena itu, kinerja mesti berwujud pelayanan tulus, loyalitas tinggi, tanggung jawab penuh dan kesadaran kuat terhadap pekerjaan yang diberikan negara kepada pegawai yang bersangkutan.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara agar amal (kerja) itu bisa bermetamorfosis menjadi kinerja?

Muhammad Haqqiy al-Naaziliy dalam Kitabnya Khaziinatul Asraar menyebutkan bahwa:
العمل يحتاج الی أربعۃ أشياء
Amal (kerja) itu butuh 4 (empat) hal. Pertama, ilmu sebelum beramal. Kedua, niat ketika hendak beramal. Ketiga, sabar saat beramal; dan keempat, tetap menjaga keikhlasan dalam beramal.

Keempat hal itu dapat disebut SOP (Standard Operating Prosedure) amal (kerja). Namun, ada yang menarik dari kalimat itu. Yang dimaksud adalah ditempatkannya kata “ikhlas” di depan kata “beramal”. Padahal sah-sah saja menempatkan kata “beramal” di depan kata “ikhlas” sehingga membentuk kalimat: “beramal ikhlas”.

“Ikhlas beramal” semacam isyarat bagi segenap ASN di lingkungan Kementerian Agama untuk memiliki ketulusan hati sebelum bekerja agar pekerjaannya dapat bernilai ibadah di sisi Allah swt. dan bermakna bagi manusia dan kemanusiaan. Bahkan hasil kerja itu akan langgeng, bukan hanya di dunia, tetapi kekal abadi sampai di akhirat.

Walhasil, slogan “ikhlas beramal” pada intinya mendorong para ‘awak’ Kementerian Agama untuk memaksimalkan kecakapan/kompetensi (ilmu); meluruskan motivasi (niat); menumbuhkan sikap optimisme dan kekuatan fisik-mental (sabar); dan tetap menjaga ketulusan (ikhlas) dalam bekerja dan berkarya.

Jika empat syarat amal (kerja) ini bersinergi positif dan menjadi budaya di lingkungan kerja, maka kerja akan menjadi apik yang melahirkan kinerja optimal atas dasar motivasi lillaahi ta’aalaa (demi karena Allah) untuk menggapai ridho-Nya, bukan karena pertimbangan adanya tukin (tunjangan kinerja).
Wallaahu a’lam

Parepare, 2 Januari 2019

Terkait: HABKementerian Agama

BeritaTerkait

Ragam Kegiatan Warnai Peringatan HAB di IAIN Parepare

Editor: Tohir Muhammad
1 Januari 2025

...

Hari Amal Bakti, Abdul Hayat Sebut Kemenag Payung Teduh Semua Unsur

Hari Amal Bakti, Abdul Hayat Sebut Kemenag Payung Teduh Semua Unsur

Editor: Tohir Muhammad
3 Januari 2022

...

OPINI: HAB 76 Tahun, Momentum Adaptasi Produktif Kementerian Agama

OPINI: HAB 76 Tahun, Momentum Adaptasi Produktif Kementerian Agama

Editor: Tohir Muhammad
3 Januari 2022

...

Berita Populer

  • Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM  Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

    Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembunuh Feni Ere Terungkap, Mengamati Korban di Media Sosial Selama Tiga Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Dilarang, Korban Tewas di Gunung Bambapuang Tetap Nekat Mendaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi