• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Tangkal Covid-19, Peserta KPM II IAIN Parepare Bikin Masker dan Disinfektan

Editor: Alfiansyah Anwar
10 April 2020
di COVID-19, Pendidikan
maskes

Peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) IAIN Parepare sedang membuat masker untuk dibagikan ke masyarakat. --ist--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Pasca pelepasan Senin (6/4/2020), mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) II IAIN Parepare bergerak cepat ikut menanggulangi penyebaran virus Covid-19.  Belum sepekan pelaksanaan KPM tersebut, para peserta KPM kini telah melaksanakan beberapa program unggulan.

Diantaranya, mengajarkan kepada keluarga dan masyarakat sekitar cara membuat alat perlindungan diri (APD) seperti masker dari bahan kain yang tidak terpakai dan face shield dari kertas plastik. Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Selain itu, program lain yang dilakukan mahasiswa peserta KPM adalah mengajarkan kepada keluarga cara membuat cairan disinfektan dan pembuatan hand sanitizer.

Para mahasiswa juga melakukan edukasi dengan keluarga tentang bagaimana hidup sehat untuk mencegah terjangkitnya Covid 19 yang kini jadi pandemi.  

BeritaTerkait

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026
Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

12 Juli 2026
Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

3 Juli 2026

Sebelumnya, KPM IAIN Parepare dilaksanakan di suatu daerah dan para peserta tinggal sementara dalam satu posko tiap desa, namun kini pengabdian pada masyarakat dilakukan dari lingkungan mahasiswa akibat pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan saat melepas mahasiswa KPM melalui video conference yang diupload 6 April 2020 di laman iainpare.ac.id.

Ia memaparkan, dengan adanya situasi dan kondisi yang kurang bagus seperti saat ini, sehingga suatu kegiatan tidak dapat terlaksana dengan baik termasuk Kuliah Pengabdian Masyarakat.

“Namun kuliah pengabdian masyarakat adalah salah satu bagian kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa IAIN Parepare. Sehingga kita mengambil kebijakan dalam situasi yang belum jelas ini kapan berakhirnya,  untuk melaksanakan KPM dengan bentuk berbeda,” jelasnya.

disinfektan
Salah seorang mahasiswi IAIN Parepare menyemprotkan cairan disinfektan ke pagar warga.

Ahmad S Rustan juga mengatakan, meski kuliah pengabdian masyarakat dilakukan di lingkungan masing-masing. Hal ini tidak mengurangi kualitas mahasiswa dalam pengabdian pada masyarakat sebagai tugas akademik.

Rustan berpesan, selama pelaksanaan Program Kerja KPM, peserta wajib mengenakan atribut berupa PDH dan topi KPM (hanya pada saat dokumentasi kegiatan).

“Meskipun, KPM tahun ini di rumah masing-masing, namun mahasiswa tetap menghasilkan output berupa laporan mingguan dan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, wajib menyerahkan outcome diantaranya, jurnal ilmiah, film dokumenter, dan book chapter. Laporan KPM dapat diserahkan hingga 20 Mei 2020 setelah penarikan 5 Mei 2020,” tegasnya.

Ahmad berharap, semoga program kerja KPM dapat berjalan dengan lancar dan para peserta bisa terlindungi dari penularan wabah corona.

“Mari senantiasa jaga kesehatan dalam kuliah pengabdian masyarakat ini,” imbuhnya.

Adapun peserta kegiatan dengan tema utama moderasi beragama dan aksi pencegahan Covid 19 itu, berjumlah 504 orang. Mereka dibagi menjadi 28 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 18 Orang (Ketua Kelompok dan Sekertaris Kelompok sudah termasuk di dalamnya).

Ketua dan Sekertaris Kelompok ditunjuk langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Masing-masing DPL akan membimbing empat kelompok. (*/hmd/alf)

Sumber : iainpare.ac.id

Terkait: Covid-19DisinfektanMasker

BeritaTerkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Editor: Tohir Muhammad
26 April 2024

...

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 April 2023

...

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 November 2022

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi