• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Tanpa Buku Nikah, KDRT Hanya Kasus Penganiayaan Biasa

Editor: Alfiansyah Anwar
22 Juli 2017
di Sulselbar
Tanpa Buku Nikah, KDRT Hanya Kasus Penganiayaan Biasa

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hanya akan dianggap penganiayaan biasa dimata hukum, apabila pasangan tersebut bukan pasangan resmi. Biasanya, hal semacam ini terjadi pada pasangan muda yang nikah siri sehingga tidak punya buku nikah yang sah secara hukum.

Hal tersebut disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak(PPA) Satreskrim Polres Parepare, Bripka Dewi Natalia Noya, disela diskusi dengan Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (LP2EM). Diskusi berlangsung di Warkop 588 Kota Parepare, Sabtu 22/7/

“Kejadian yang sebenarnya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) banyak yang terpaksa dilarikan ke kasus penganiayaan biasa. Soalnya mereka tidak punya buku nikah. Rata-rata hanya nikah siri,” jelasnya.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Sehingga beberapa haknya sebagai pasangan tidak bisa dipenuhi secara hukum. Hal ini menjadi salah satu kesulitan polisi menjerat pelaku KDRT.

Selain itu, fakta lain yang dia beberkan adalah kebanyakan yang berkasus adalah warga tetangga yang menikah di Kota Parepare. Pasalnya, pandangan warga tetangga menyebut sangat mudah menikah siri di Parepare.

“Karena itu kami meminta kepada para Imam Masjid yang ada di Parepare, agar tidak sembarangan menikahkan pasangan secara siri. Termasuk pasangan dari luar kota,” imbaunya. (mul-mp2/ris)

Terkait: Kasus KDRT ParepareLP2EM PareparePolres Parepare

BeritaTerkait

Polisi Bubarkan Remaja Main Perang-perangan Peluru Gel di Jalanan Parepare

Polisi Bubarkan Remaja Main Perang-perangan Peluru Gel di Jalanan Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Polisi Sita Empat Motor Saat Patroli Anti-Balap Liar di Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Februari 2026

...

Hari Ke-4 Operasi Zebra di Parepare: 84 Pengendara Ditilang, Paling Banyak Tak Pakai Helm

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 November 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi