• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

Tetap Survive di Masa Pandemi, Cerita Warga Sidrap Hidup di Rantau

Editor: Tohir Muhammad
30 Desember 2020
di COVID-19, Ekonomi

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Pandemi Covid-19 berdampak di hampir semua bidang. Salah satunya sektor ekonomi dan bisnis. Kondisi itu dirasakan oleh nyaris semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang hidup di rantau. Tujuan merantau untuk meraih mimpi sukses kini harus ditelan terlebih dahulu, mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berlalu.

Seperti Amran Tarumpu misalnya, warga asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, yang kini merantau di Ibu Kota Jakarta. Pria (48 tahun) itu hidup bersama ke empat anaknya selama 9 tahun di Jakarta.

Kondisi Pandemi Covid-19 praktis mengubah perilaku dan kondisi kehidupan mereka, terutama soal finansial. Jika sebelum pandemi bisa berlebih, namun kini mereka bersyukur bisa untuk biaya makan dan membayar kontrakan.

“Kita tinggal di rantau tentunya mau tidak mau tetap harus mencari nafkah untuk keluarga. Untuk kehidupan sehari-hari seperti bayar uang kontrakan. Alokasinya lebih digunakan pada kebutuhan pokoknya. Jadi intinya tidak selancar dululah,” ujar Amran saat dihubungi via Whatsapp, Rabu (30/12/2020).

BeritaTerkait

Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

Puluhan Warga Pinrang Manfaatkan Layanan PaspoRia di Car Free Day Lansirang Park

20 September 2026
Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

17 Juni 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

7 Maret 2026

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

19 Februari 2026

Bisnis barang impor yang dilakoni Amran tidak semulus saat sebelum masa pandemi Covid-19. Saat ini, kata Amran, barang kosmetik impor tidak ada dan terlambat, belum lagi jika barang ada, konsumennya sedikit, mengingat hajatan pengantin yang kini dibatasi.

“Tidak seperti dulu lagi, karena dalam bisnis itu kan ada saling keterkaitan jadi bisa saja barang ada tapi masyarakat belum membutuhkannya, seperti pesta pengantin yang dilarang, dampaknya barang jualan kosmetik saya yang biasa untuk riasan pengantin pesanannya berkurang,” ucap Amran.

Kondisi pandemi ini omzet pendapatan Amran menurun tajam hingga 65 persen.
“Dari 100 persen dulunya, ya sekarang hanya 35 persen karena bisa jadi barang yang kita butuhkan yang biasanya mudah sekarang susah didapatkan karena sifatnya ada yang impor,” ungkapnya.

Untuk bertahan di masa pandemi, Amran dan ke empat anaknya kini harus mengencangkan ikat pinggang dan sedikit menutup erat isi kantongnya.

“Kami hanya bisa berdoa semoga pandemi segera berakhir dan selama ini juga berusaha untuk tidak boros, sehingga penghasilan yang dulu disimpan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sambil menunggu normal kembali, walaupun kadang tiba-tiba ada saja pesanan tak terduga dari langganan-langganan bisnis yang lama memesan,” katanya.

Amran berharap dengan kondisi saat ini pemerintah diharapkan menyalurkan tepat sasaran dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan tidak dilakukan pemotongan.

“Kami berharap kepada pemerintah dengan kondisi begini mohonlah pengawasan terhadap bantuannya kepada masyarakat. Harus lebih ketat, karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan terutama jika berupa beras. Itu bisa dikomsumsi sampai 1 bulan jika benar-benar sesuai. Artinya jangan lagi ada pemotongan dari pihak tidak bertanggung jawab,” harapnya. (Agus Salim)

 

Terkait: BisnisCovid-19JakartaPerantauanSidrap

Berita Terkait

Berawal dari Sepasang Sandal Berujung Pemarangan, Polres Sidrap Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Berawal dari Sepasang Sandal Berujung Pemarangan, Polres Sidrap Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Editor: Tohir Muhammad
14 Oktober 2026

...

Isi Libur Akhir Pekan, Gaspar Team Gelar Turnamen Silaturahim di Rappang

Isi Libur Akhir Pekan, Gaspar Team Gelar Turnamen Silaturahim di Rappang

Editor: Tohir Muhammad
5 Oktober 2026

...

KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

Editor: Tohir Muhammad
30 September 2026

...

Berita Populer

  • Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi