• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tinggal Digubuk Reyot, Bayi di Parepare Ini Kekurangan Gizi ? Yuk Bantu…

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
30 Agustus 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Muhammad Ikram, bayi yang sudah berumur 6 bulan ini beratnya hanya sekira 3 kg. Padahal, bulan sebelumnya berat Ikram mencapai 6 kg.

Ditengarai, tempat tinggal yang tidak layak dan kemiskinan yang mendera keluarganya, membuat Ikram tidak mendapat gizi cukup.

Ikram, tinggal digubuk di Jalan Bukit Harapan No.14, Soreang bersama ibunya, Wiwi, seorang honorer di Pemkot Parepare, dan neneknya, Sumintarti (51). Ikram adalah bungsu dari 4 bersaudara.

Gubuk itu didirikan ditanah milik orang, dengan kayu seadanya. Lantainya dari kardus, atapnya pakai tenda bekas. Jangan tanya ketika hujan. Mereka bersama bayi malang itu harus bertahan kedinginan. Lantainya basah dan atapnya bocor.

“Beginilah kondisinya pak, memang kita tidak punya apa-apa,” kata Sumintarti.

Berita Terkait

Kemiskinan Terendah, Parepare Raih Penghargaan

Terobosan Pemkot Parepare Hapus Kemiskinan Ekstrem

Pj Bupati Takalar Puji Pj Wali Kota Parepare

Tanggulangi Kemiskinan, Pemkot Parepare Bakal Kolaborasi dengan Bappelitbangda Sulsel dan JICA

Nenek itulah yang merawat Ikram saat Wiwi bekerja. Dia tidak tau pasti mengapa cucunya itu mengalami penurunan berat badan yang amat drastis. “Sehari-hari kami makan apa adanya saja. Tergantung penghasilan saya juga dari jualan di pelabuhan,” tuturnya.

Saat PIJAR datang, Ikram lalu diantar ke Puskesmas Cempae untuk mendapat perawatan.

Nenek Sumintarti bercerita, dia memiliki rumah dari bantuan pemerintah pada tahun 1982, namum karena tanah yang ia tempati dulu juga bermasalah, akhirnya rumahnya digusur. Sejak saat itu, ia terpaksa berpindah dari rumah kerumah tetangga.

Kondisinya telah ia laporkan kepada RT dan RW-nya. Dia hanya berharap bisa dibantu persoalan tempat tinggal yang lebih layak. Bukan untuk dirinya, tetapi demi bayi itu, agar tumbuh sehat sebagaimana bayi lain. “Asal ada ditempati dulu bersama anak-anak,” harapnya.

Bagi dermawan yang tergerak hatinya, jika ada sisa rejeki bisa mengunjungi langsung Nenek Sumintarti dan Ikram di alamat tersebut diatas. Bisa juga menyalurkan bantuan via PIJAR, dengan menghubungi 085343747733 (Ibrah) 081241406013 (Haris), atau diantar langsung oleh kru PIJAR ke lokasi gubuk. (mul/ris)

Terkait: KemiskinanKemiskinan di Parepare

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan