• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 17 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

⁠⁠⁠Setahun Jelang Pilkada 2018, Semua Masih Bisa Terjadi

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
19 Maret 2017
di Politik, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di Sulawesi Selatan melibatkan 12 kab/kota juga pemilihan gubernur. Semua daerah kawasan Ajatappareng; Parepare, Sidrap, Pinrang dan Enrekang termasuk yang memeriahkannya. Rentang kurun setahun menjelang pesta demokrasi itu, prediksi dan hitung-hitungan politik mulai mengemuka.

Sejumlah kalangan menyebutkan, Pilkada yang diprediksi memiliki petahana seperti Makassar, Bone, Jeneponto, Sinjai, Parepare, Enrekang dan Palopo akan lebih mudah ditebak hasilnya. Hal itu lantaran incumbent disebut sudah punya modal besar mengamankan tahtanya. Sementara di daerah lain yang nir petahana, konstalasinya lebih dinamis. Kendaraan politik mulai diperebutkan, jalur perseorangan dipertimbangkan, bongkar pasang simulasi dengan pelbagai kalkulasi juga diperhitungkan.

Saiful Bahrie

Pengamat politik Saiful Bahrie menjelaskan parpol dipastikan memanfaatkan tahun ini untuk menjaring calon lewat mekanisme masing-masing. Namun yang paling umum adalah mengamati progres hasil survei elektabilitas calon.

“Siapa figur yang tingkat awarnessnya disurvei terbaca paling tinggi, biasanya itu yang berpeluang paling besar untuk diusung, apalagi jika dia kader internal,” kata Ipunk, sapaan akrabnya.

Pun jika yang ternyata diusung adalah kader eksternal, maka dalam kalkulasi parpol, tentu harus ada hubungan simbiosis mutalisme alias saling menguntungkan. Seperti membantu partai memenangkan sebanyak-banyaknya kursi pada Pileg 2019. Selain itu, parpol juga harus melihat kemampuan figur, apakah punya rekam jekak yang bagus, punya konsep yang sesuai platform partai, serta kemampuan finansial yang tersedia.

Berita Terkait

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Mantan Rektor UMPAR Prof. Siri Dangnga Wafat, Wali Kota Parepare Kenang Dedikasinya

Wajib Bagi Penumpang Luar Negeri, Imigrasi Jelaskan Cara Pakai Aplikasi All Indonesia

“Tidak bisa dinafikan bahwa Parpol juga akan melihat apa keuntungan bagi mereka jika mengusung calon tertentu. Nah untuk dilirik, calon yang mau diusung itu harus punya pra-syarat untuk menang. Misalnya dia punya kemampuan finansial yang baik, track recordnya mulus, programnya sesuai cita-cita partai dan potensi keterpilihannya tinggi hingga bisa memenangkan pertarungan,” urainya.

Ipunk menyebutkan, sembilan bulan sebelum Pilkada parpol mulai akan membuka penjaringan. Setidaknya enam bulan sebelum pencoblosan komunikasi akan semakin intens, dan paling lambat tiga bulan sebelum Pilkada, parpol sudah mendeklarasikan usungan.

“Dengan seluruh mekanisme dan proses tersebut, maka dalam konteks dinamika politik di rentang waktu selama itu masih membuka segala jenis kemungkinan,” tandasnya. (ris)

Terkait: 2018PareparePilwalkot

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan