• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 7 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

⁠⁠⁠Setahun Jelang Pilkada 2018, Semua Masih Bisa Terjadi

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
19 Maret 2017
di Politik, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di Sulawesi Selatan melibatkan 12 kab/kota juga pemilihan gubernur. Semua daerah kawasan Ajatappareng; Parepare, Sidrap, Pinrang dan Enrekang termasuk yang memeriahkannya. Rentang kurun setahun menjelang pesta demokrasi itu, prediksi dan hitung-hitungan politik mulai mengemuka.

Sejumlah kalangan menyebutkan, Pilkada yang diprediksi memiliki petahana seperti Makassar, Bone, Jeneponto, Sinjai, Parepare, Enrekang dan Palopo akan lebih mudah ditebak hasilnya. Hal itu lantaran incumbent disebut sudah punya modal besar mengamankan tahtanya. Sementara di daerah lain yang nir petahana, konstalasinya lebih dinamis. Kendaraan politik mulai diperebutkan, jalur perseorangan dipertimbangkan, bongkar pasang simulasi dengan pelbagai kalkulasi juga diperhitungkan.

Saiful Bahrie

Pengamat politik Saiful Bahrie menjelaskan parpol dipastikan memanfaatkan tahun ini untuk menjaring calon lewat mekanisme masing-masing. Namun yang paling umum adalah mengamati progres hasil survei elektabilitas calon.

“Siapa figur yang tingkat awarnessnya disurvei terbaca paling tinggi, biasanya itu yang berpeluang paling besar untuk diusung, apalagi jika dia kader internal,” kata Ipunk, sapaan akrabnya.

Pun jika yang ternyata diusung adalah kader eksternal, maka dalam kalkulasi parpol, tentu harus ada hubungan simbiosis mutalisme alias saling menguntungkan. Seperti membantu partai memenangkan sebanyak-banyaknya kursi pada Pileg 2019. Selain itu, parpol juga harus melihat kemampuan figur, apakah punya rekam jekak yang bagus, punya konsep yang sesuai platform partai, serta kemampuan finansial yang tersedia.

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

“Tidak bisa dinafikan bahwa Parpol juga akan melihat apa keuntungan bagi mereka jika mengusung calon tertentu. Nah untuk dilirik, calon yang mau diusung itu harus punya pra-syarat untuk menang. Misalnya dia punya kemampuan finansial yang baik, track recordnya mulus, programnya sesuai cita-cita partai dan potensi keterpilihannya tinggi hingga bisa memenangkan pertarungan,” urainya.

Ipunk menyebutkan, sembilan bulan sebelum Pilkada parpol mulai akan membuka penjaringan. Setidaknya enam bulan sebelum pencoblosan komunikasi akan semakin intens, dan paling lambat tiga bulan sebelum Pilkada, parpol sudah mendeklarasikan usungan.

“Dengan seluruh mekanisme dan proses tersebut, maka dalam konteks dinamika politik di rentang waktu selama itu masih membuka segala jenis kemungkinan,” tandasnya. (ris)

Terkait: 2018PareparePilwalkot

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan