• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 25 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Dugaan KDRT, Istri di Barru Tewas dengan Tubuh Penuh Memar

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
21 Oktober 2017
di Sulselbar
  • Ket: Suasana rumah duka, korban dugaan KDRT di Kampung Aroppoe, Barru. (foto: Fandy/PIJAR)

BARRU, PIJARNEWS.COM — Kasus dugaan KDRT kembali terjadi di Kampung Aroppoe, Dusun Aroppoe, Kecamatan Tanete Rilau. Seorang ibu rumah tangga bernama Kastia (23) harus meregang nyawa diduga setelah dianiaya oleh suaminya A (28). Sabtu 21/10.

Menurut keluarga korban, Ikbal (50), kecurigaan adanya KDRT itu muncul setelah pihak keluarga membawa korban ke tempat praktek dokter di Kecamatan Tanete Rilau.

Melalui hasil pemeriksaan dokter yang menangani, bahwa luka atau memar yang ada di tubuh korban adalah bekas pemukulan.

“Kemarin kami pihak keluarga bawa korban ke tempat praktek, terus kata dokter ada bekas memar di beberapa bagian tubuhnya seperti habis pukul,” kata Ikbal kepada awak media.

Sebelumnya, korban sempat menyembunyikan kondisinya dihadapan keluarga, namun pada saat dihadapan dokter, korban akhirnya mengakui.

Berita Terkait

Penampakan Box dan 30Kg Barang Diduga Sabu yang Digagalkan Polres Barru

Keluarga Pelaku Turut Saksikan Polres Barru Musnahkan Sabu

Wakapolres Barru Pimpin Anjangsana dan Tali Asih ke Panti dan Warakawuri

Kronologis Warga Barru Tersambar Kereta Api Trans Sulawesi hingga Tewas

“Pas sudah diperiksa sama dokter korban juga mengaku dan bilang, katanya memang dia habis dipukul suaminya,” ujar Ikbal.

Ikbal menyebut, kemungkinan korban sudah sejak lama mendapat kekerasan dari sang suami, namun takut melaporkan kejadian tersebut. “Korban datang ke kampung sudah dalam kondisi drop sebelum diperiksa. Mungkin korban sudah sering dapat perilaku kekerasan di rumahnya tapi istrinya takut bilang ke keluarga,” ujar Ikbal.

Informasi yang dihimpun PIJAR, korban dan suaminya selama ini tinggal di Sudiang, Makassar. Tiga hari yang lalu korban baru di bawa ke kampungnya di Aroppe oleh sang suami. Namun, pada saat korban diantar ke Aroppoe, suaminya langsung pulang ke Makassar. Padahal istrinya sudah dalam kondisi sakit.

“Di situ kita sudah curiga memang, karena suaminya hanya ke sini saja mengantar baru pulang ke Makassar, sementara kita lihat istrinya sakit memang pas diantar,” ujarnya.

Ikbal menambahkan, korban mengalami memar bagian wajah, tangan punggung, dan perut korban bengkak.Korban menghembuskan nafas terakhir di rumahnya sekitar pukul 09.00 Wita.

“Setelah dari periksa di dokter kemarin, kita langsung pulang. Dan korban meninggal dunia tadi pagi,” ucap Ikbal

Jenazah korban saat ini masih berada di Aroppoe, menunggu keluarga lain sebelum disemayamkan.
Sementara, suami korban, A dibawa ke Polres Barru untuk dilakukan pemeriksaan. (fdy/ris)

Terkait: KDRT BarruPolres Barru

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Dukung Program Jumat Peduli, Imigrasi Parepare Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

Dukung Program Jumat Peduli, Imigrasi Parepare Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

Editor: Muhammad Tohir
24 April 2026

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan