• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

IHSG Anjlok, Analis Menilai Investor Khawatir terhadap Ekonomi Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2025
di Ekonomi, Nasional
0
IHSG Anjlok, Analis Menilai Investor Khawatir terhadap Ekonomi Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Foto: Tempo)

0
BAGI
17
PEMBACA

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok lebih dari 4 persen pada Selasa (18/3/2025)  pukul 11.11 WIB, sebelum akhirnya turun hingga 5 persen yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) oleh Bursa Efek Indonesia.

Kejatuhan tajam ini, menurut analis pasar modal Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menjadi anomali jika dibandingkan dengan bursa regional Asia lainnya, seperti Nikkei (+1,4 persen), Shanghai (+0,09 persen), STI (+1 persen), dan FKLCI (+1 persen). Ia menilai bahwa situasi ini mengindikasikan kekhawatiran investor terhadap ekonomi Indonesia dan pasar keuangan.

Menurut dia meningkatnya risk premium Indonesia menjadi salah satu faktor yang membebani IHSG. Hal ini terlihat dari beberapa indikator, seperti peningkatan tipis Credit Default Swap (CDS) ke 76 basis poin per 27 Februari 2025, depresiasi rupiah sebesar 0,6 persen sepanjang Januari-Februari 2025, serta pelebaran spread Surat Berharga Negara (SBN) dengan US Treasury (UST) 10 tahun yang kini mencapai 255 basis poin.

Selain itu, tekanan juga datang dari pandangan negatif investor asing terhadap pasar Indonesia.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

18 Juni 2026
HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

13 Juni 2026
Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

31 Mei 2026
DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

8 Mei 2026

“Morgan Stanley dan Goldman Sachs memangkas rating saham-saham Indonesia, dengan beberapa faktor utama yang mereka soroti, seperti defisit anggaran yang melebar menjadi 2,9 persen dari PDB, risiko fiskal akibat realokasi anggaran dan pendirian Danantara serta ekspansi pembangunan rumah subsidi, serta dampak dari tensi kebijakan tarif yang dapat melemahkan rupiah,” ujar Audi dikutip dari Tempo.co.

Goldman Sachs, katanya, bahkan memperkirakan rupiah akan menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia dalam waktu dekat.

Tekanan jual asing pun semakin kuat. Hingga 17 Maret 2025, investor asing tercatat melakukan outflow sebesar Rp26,9 triliun dari pasar saham.

“Terakhir kali kami melihat kejatuhan signifikan seperti ini hingga terjadi trading halt adalah saat pandemi Covid-19, tepatnya 19 Maret 2020, ketika IHSG turun 5,2 persen ke level 4.105,” kata Audi.

Jika aksi jual panik (panic selling) terus berlanjut, ia memperingatkan bahwa IHSG berpotensi menembus level psikologis 6.000. “Kalau level ini jebol, support berikutnya ada di 5.900,” ujarnya.

Tekanan terjadi di hampir seluruh sektor, termasuk teknologi, yang mengalami aksi ambil untung setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, Audi menilai bahwa sektor keuangan masih berpotensi menjadi penopang utama IHSG.

“Kalau saham-saham perbankan besar mengalami technical rebound, tekanan terhadap IHSG bisa sedikit mereda,” katanya.

Sumber: Tempo.co

Terkait: IHSGInvestor
Dian Muhtadiah Hamna

Dian Muhtadiah Hamna

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Buka Peluang Investor Kelola Gedung Eks CU

Editor: Muhammad Tohir
21 Januari 2026
0

...

“Lapor Pak Satpol” dan Klinik Investasi PROAKTIF, Wali Kota Parepare: Jembatan Pemerintah dan Investor

Editor: Muhammad Tohir
22 Agustus 2025
0

...

Investor Group Lippo Tertarik Investasi Bangun Mall hingga Bioskop

Investor Group Lippo Tertarik Investasi Bangun Mall hingga Bioskop

Editor: Tim Redaksi
7 Februari 2024
0

...

Selanjutnya
Gus Baha: Umat Islam Jangan Terjebak dalam Perdebatan Tanggal Pastinya Malam Lailatul Qadar

Gus Baha: Umat Islam Jangan Terjebak dalam Perdebatan Tanggal Pastinya Malam Lailatul Qadar

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi