• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 27 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ini Dia Tips Mudah Deteksi Konten Hoaks Berbasis AI

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 Maret 2025
di Khazanah, Nasional
Manajer Program  ICT Watch, Defira NC dalam acara Virtual Class Liputan6.com, Jumat (28/2/2025)

Manajer Program ICT Watch, Defira NC dalam acara Virtual Class Liputan6.com, Jumat (28/2/2025)

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Konten palsu atau hoaks  masih terus bermunculan di media sosial. Bahkan, baru-baru ini pelaku kerap memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk memproduksi konten hoaks.

Manajer Program  ICT Watch, Defira NC mengungkapkan bahwa konten hoaks dengan teknologi AI semakin realistis. Masyarakat jadi kesulitan membedakan mana yang hoaks mana yang konten asli.

Contohnya, kata dia, beberapa waktu lalu sempat beredar video Presiden ke-7 RI, Joko Widodo yang berpidato menggunakan bahasa mandarin. Selain itu, ada juga video jurnalis Najwa Shihab yang mempromosikan situs judi online. Namun, kata Defira, konten-konten tersebut merupakan editan dan hasil buatan AI .

“AI nya makin canggih dan hasilnya makin realistis. Masyarakat jadi semakin bingung,” kata Defira dalam acara Virtual Class Liputan6.com, Jumat (28/2/2025) dikutip dari Liputan6.com.

Oleh karena itu, Defira meminta, masyarakat untuk waspada dan tidak terjebak dengan konten hoaks AI yang semakin realistis. Ia pun memberikan sejumlah tips mudah untuk mendeteksi konten hoaks berbasis AI.

Berita Terkait

Indira Pastikan Informasi Penerimaan Pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar Hoaks

Jadi Masalah, Kapolda Bakal Kerja Sama dengan AMSI Sulsel Tangkal Hoaks

Bupati Lutra Minta Guru TPA Turut Sukseskan Vaksin dan Tidak Terpengaruh Hoaks

Meski konten hoaks AI semakin canggih, namun Defira menyebut masih ada minusnya dan bisa dibedakan dengan konten aslinya.

“Makin canggih teknologi AI, tetap ada aja kok minusnya. Contohnya kedipan mata, ekspresi wajah, dan gerakan mulut yang tidak sesuai suaranya. Kalau kita jeli, tetap kelihatan ada bedanya,” ucap Defira.

Selain itu, mendeteksi konten AI bisa dengan melakukan verifikasi dan mencari perbandingan ke sumber lainnya. Kemudian, masyarakat juga bisa mencoba tools atau perangkat pendeteksi AI yang tersedia di internet dan ramah pengguna.

“Karena banyak sekali tools AI yang bisa kita gunakan untuk menelusuri AI. Memang pola-pola khas yang dibentuk oleh AI bisa dikenali oleh AI juga. AI sebenarnya juga bisa jadi senjata baru untuk melawan hoaks,” tutur dia.

Terpenting, kata Defira, masyarakat perlu menanamkan pola pikir kritis ketika menerima suatu informasi di media sosial. Dengan hal tersebut, masyarakat jadi tidak mudah terpapar konten hoaks berbasis AI.

“Kita juga harus kelola emosi kita. Ketika kita mendapatkan berita itu, apakah kita merasa sedih, marah, atau terlanjur bahagia. Konten yang bisa manipulasi emosi yang berlebihan, bisa jadi itu konten hoaks,” tutup Defira.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN)  dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id. (*)

Sumber: Liputan6.com

Terkait: HoaksLawan Hoaks

TerkaitBerita

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

...

Punya Bakat Dangdut? Catat Syarat dan Jadwal Audisi Dangdut Academy Indosiar di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

...

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

...

Gempa Bumi Magnitudo 7,6 di Bitung, Terdeteksi Gelombang Tsunami Kecil

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Berita Terkini

 JCH Embarkasi Makassar Kini Bisa Gunakan Skema Makkah Route

 JCH Embarkasi Makassar Kini Bisa Gunakan Skema Makkah Route

Editor: Muhammad Tohir
26 April 2026

Imigrasi Parepare Perkuat Pencegahan TPPO, Sasar Kelurahan Lemoe

Imigrasi Parepare Perkuat Pencegahan TPPO, Sasar Kelurahan Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
26 April 2026

Audisi D’Academy 8, Bupati: Sidrap Punya Banyak Talenta

Audisi D’Academy 8, Bupati: Sidrap Punya Banyak Talenta

Editor: Muhammad Tohir
25 April 2026

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan