• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Jackie Chan dan Jet Li versus Pesilat Bugis di Pamanca The Movie

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
9 Maret 2017
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Kehadiran dua aktor laga Asia, Jackie Chan dan Jet Li dalam film garapan anak Makassar, yakni Pamanca The Movie sudah dalam tahap pemberian skenario kepada keduanya. Namun apa peran mereka dalam film bergenre action ini?

Penulis skenario ‘Pamanca the Movie’ Barnadi Zakaria mengatakan film ini mengadopsi sejarah yang terjadi di Sulawesi Selatan pada tahun 1800an, di mana tokoh pamanca akan bertemu berbagai pedagang berbagai negara, termusuk pedagang dari Tionghoa. Nah, bisa jadi karakter pedangan dari Tionghoa inilah yang akan diisi oleh Jackie Chan dan Jet Li.

Meski demikian Barnadi belum berani memastikan apakah karakter asal Tionghoa itu akan diisi oleh kedua aktor silat level dunia itu. Karena menurutnya, dirinya hanya mengurusi skenario jalannya cerita.

“Soal nanti siapa yg mengisi pemeran itu (tokoh Tionghoa), kita akan lihat. Yang pasti ada beberapa tokoh akan diisi oleh orang Tionghoa, ” kata Barnadi.

Berita Terkait

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

Pemkab Sidrap dan Pemkot Makassar Bakal Jalin Kerjasama Terkait Pangan

Barnadi juga menjelaskan mengenai bagaimana Produser Eksekutif Pamanca the Movie, Muhammad Basir alias Den Raffy mampu mendatangkan aktor termahal kedua dunia serta peraih piala Oscar itu ke dalam film serat kebudayaan Sulawesi Selatan. Menurutnya, soal bayaran kepada Jackie Chan sudah pasti Den Raffy tidak mampu.

“Namun jika keinginan kita dalam rangka mengembangkan perfilman Indonesia lewat jaringan Den Raffy dan semua potensial yang kami miliki, tentu kami dorong semua agar bisa mewujudkan apa yang diharapkan.” ucapnya.

Dia berharap film yang tengah dalam tahap pra produksi ini berhasil menunjukan entitas dan identitas kebudayaan Sulawesi Selatan dalam seni bela diri Pamanca yang mungkin saat ini sudah mulai ditinggalkan orang.

Secara literal, kata Barnadi, pemanca adalah pesilat khas Makassar-Bugis dan kental disebut sebagai istila manca’. Film ini meminjam latar sejarah sebagai tempat untuk memunculkan tokoh dan mempertemukan tokoh dengan tokoh yang lain.

“Tetapi kami tidak ingin menyebut filim ini sebagai film sejarah karena kami ingin menghindari perdebatan alot ditengah masyarakat soal sejarah.” ujarnya lagi.

Film ini juga yang membedakan dengan film-film garapan anak Makassar yang lebih dulu tayang di bioskop. Seperti Film Uang Panai, Film Silariang karya Rere Art2tonic (menyusul Silariang karya Ichwan Persada) dan lainnya.

“Film action ini membedakan dengan film-film yabg lebih dulu tayang di Makassar. Ini genre action dan mungkin film pertama action di Indonesia Timur. ”

Nuansa film ini menggabungkan empat referensi film, kata Barnadi, pertama film action seperti Grand Master, film romantis seperti Habibie-Ainun dan film berlatar sejarah seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan dan fantasinya seperti Lord of the Ring.

(gon/ris)

Terkait: FilmMakassarSilat

TerkaitBerita

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan