• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 30 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kue Khas Pinrang yang Menyerupai Sarang

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
6 September 2022
di Wirausaha

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Jika berkunjung ke Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, tak lengkap rasanya jika tidak mencoba kuliner kue khas tradisional kue karasa, kue yang mirip sarang semut.

Salah satu pembuat kue Karasa yang hingga kini masih bertahan, adalah milik keluarga Nasrah Baktiar bersama Ibunya.

Nasrah mengatakan, kue kering tradisional ini sering hadir di acara adat, seperti acara perkawinan, berkunjung ke rumah sanak saudara ataupun di saat hari lebaran.

Nasrah menjelaskan pembuatan kue Karasa terbilang mudah dan unik, sebab adonan dibuat dari tepung beras, gula merah yang dimasukkan kedalam air dan kemudian diaduk merata hingga kental.

Proses selanjutnya, jika adonan tercampur rata lalu dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah di lubangi kecil-kecil kemudian digoreng.

Berita Terkait

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Nah, uniknya pada saat di goreng gagang cetakan kue Karasa ini harus ditekuk sambil di putar-putar agar adonan turun merata hingga membentuk jaring yang saling bertumpuk.

Nasrah, pemilik toko kue khas tradisional ini mengatakan dalam sehari bisa memproduksi kue khas tradisional 700 hingga 1000 kue karasa.

“Biasanya 70 bungkus perhari, paling sedikit 70 bungkus. Kalau kemasan biasanya isi 10 biji harga Rp. 8 ribu, kalau kemasan modern 85gram harganya Rp. 10 ribu, ” jelasnya.

Selain itu, dia mengungkapkan ada dua jenis kemasan kue karasa yang disediakan, di antaranya kemasan biasa dan kemasan modern yang tahan hingga dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Kalau bungkus biasa tahan sampe 3 Minggu, kalau bungkus yang modern biasanya tahan hingga 3 bulan,” terangnya.

Radia, salah seorang pembeli mengaku membeli kue karasa sebagai oleh-oleh kepada keluarganya untuk dibawakan nantinya ke Timika, Provinsi Papua.

“Ini kue karasa oleh-oleh untuk keluarga di timika,” imbuhya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Kue KarasaKue TradisionalPinrang

TerkaitBerita

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

UMS Rappang Kembangkan “Long Bean Choco”, Inovasi Cokelat dari Biji Kacang Panjang di Desa Damai

Editor: Tim Redaksi
15 November 2025

...

Syarif

Pemuda Parepare Jadi Delegasi Workshop Internasional di Malaysia

Editor: Tim Redaksi
28 Juni 2025

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan