• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Masjid Ramah Musafir di Dusun Lakkading, Pengurus Siapkan Toilet hingga Gazebo

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 April 2024
di Sulselbar
Masjid Baiturrahman yang terletak di Dusun Lakkading Desa Limbua Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Jalan poros nasional Makassar - Mamuju atau sekitar 335 km dari Kota Makassar

Masjid Baiturrahman yang terletak di Dusun Lakkading Desa Limbua Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Jalan poros nasional Makassar - Mamuju atau sekitar 335 km dari Kota Makassar

MAJENE, PIJARNEWS.COM--Di Indonesia, pada umumnya masjid boleh dikatakan adalah salah satu pintu surga. Siapa yang membantu membangun, memelihara, memakmurkan masjid, maka surga jaminan baginya. Itu janji Tuhan kita.

Masjid bukan hanya tempat beribadah khusus, seperti salat, membayar zakat dan sebagainya. Masjid juga menjadi tempat berbagai kegiatan umat. Termasuk mandi dan kegiatan kebersihan lainnya.

Demikian pula dilihat dari aspek lain. Masjid bisa menjadi pusat pendidikan, baik pendidikan agama maupun pendidikan lainnya. Dalam masjid boleh membicarakan atau mendiskusikan berbagai hal terkait kemaslahatan umat.

Termasuk pula membicarakan masalah politik. Tidak ada larangan membicarakan politik yang murni dalam masjid. Ketika ada orang yang melarang membicarakan politik dalam masjid, itu sebenarnya dia telah bermain politik untuk kepentingan sesaat.

Sebagai sebuah pintu surga, tentu masjid harusnya terbuka. Dua puluh empat jam. Sebaiknya pintu masjid jangan ditutup. Agar orang bisa memanfaatkan berbagai fungsi masjid, tanpa memandang latar belakangnya.

Berita Terkait

DMI Gelar Workshop UMKM Berbasis Masjid, Pj Wali Kota Sebut Parepare Strategis

Hadiri Workshop DMI, Wali Kota Parepare Singgung Sekolah Gamaliel

Bupati MB Hadiri Pelantikan DMI Enrekang 2022-2027, Amin Syam Nostalgia

Sambut HDKD ke-77, Kemenkumham Sulsel Turun Tangan Bantu Bersih-bersih Masjid

Jika pintu masjid tertutup atau sengaja dikunci, tentunya hal ini akan mengurangi fungsinya. Orang tidak bisa atau kesulitan memanfaatkannya termasuk untuk kepentingan yang sifatnya personal. Menutup masjid boleh jadi sama artinya menutup atau menghalangi pintu surga.

Beberapa pengurus masjid sengaja menutup pintu masjid. Hanya dibuka saat salat saja. Tentu pengurus punya argumentasi sehingga mereka menutup masjid.

Alasan utama pengurus menutup masjid adalah karena terkait dengan keamanan dan kebersihan. Juga upaya menghemat pengeluaran. Tentu itu ada benarnya.

Sementara ada juga pengurus masjid yang membuka pintu masjid sepanjang hari. Tidak takut ada masalah keamanan atau kebersihan. Mereka juga tidak khawatir atas berkurangnya isi kas masjid. Atau membengkaknya pengeluaran.

Pengurus masjid seperti ini memandang bahwa masjid harus dibuka agar dimanfaatkan orang lain untuk berbagai hal. Tentu mereka mencari berkah dan pahala atas kunjungan tersebut.

Saya sendiri pernah bertahun-tahun menjadi pengurus inti beberapa masjid. Baik masjid besar maupun masjid kecil. Sehingga sedikit-banyaknya, tahu persoalan yang terjadi dalam proses pengurusan.

Tadi subuh saya sengaja salat subuh ke masjid yang agak jauh dari rumah ibu mertuaku. Mencari masjid secara acak. Akhirnya karena waktu subuh sudah hampir iqamah, saya singgah di masjid pertama yang saya temui.

Namanya Baiturrahman, Dusun Lakkading Desa Limbua Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Jalan poros nasional Makassar – Mamuju. Sekitar 335 km dari Kota Makassar.

Saya perhatikan masjid ini cukup besar dan terurus. Bersih dan rapi. Pencahayaannya bagus dan jamaah subuh cukup ramai. Berada di tengah-tengah desa.

Sama dengan beberapa masjid lainnya yang saya datangi, masjid ini boleh dikatakan ramah musafir. Pengurus membuat toilet dua kamar di  bagian depan samping.

Untuk ukuran Indonesia, kedua toilet ini cukup baik. Ada ventilasi, air lancar, pembuangan limbah juga lancar atau lantainya tidak tergenang.

Pintunya tidak dikunci alias terbuka. Jadi siapa saja bisa singgah buang hajat, meski dia tidak bermaksud salat. Parkirnya pun luas. Ada pula dua gazebo terbuka di bagian depan.

Gazebo ini bisa tempat istirahat atau tiduran bagi musafir yang merasa capek. Atau mau istirahat sejenak. Semuanya disiapkan pengurus secara gratis.

Selain ini, saya juga mendapati masjid seperti ini. Baik di wilayah Sulawesi Selatan maupun Sulawesi Barat. Bagi musafir, masjid adalah tempat yang cukup dinantikan. Karena manfaatnya sangat terasa.

Pengurus yang membuka pintu masjid adalah pengurus yang memandang fungsi masjid secara holistik. Urusan keamanan, kebersihan atau pengeluaran lainnya, bukan masalah bagi mereka. (*)

 

Somba-Majene, Sabtu (13/4/2024)

Citizen Reporter: Haidir Fitra Siagian

(Dosen UIN Alauddin Makassar)

Terkait: Bersih MasjidDewan Masjid Indonesia

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan