• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 2 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini: Apa Kabar Indonesia, Negeri Warisan para Pahlawan

Editor: Alfiansyah Anwar
27 November 2017
di Opini
0
Opini: Apa Kabar Indonesia, Negeri Warisan para Pahlawan
0
BAGI
50
PEMBACA

Penulis: Irfan (Mahasiswa UPP PGSD Parepare FIP UNM – kader HMI)

PIJAR OPINI — Hari ini 10 November bertepatan dengan hari pahlawan. Mari kita istirahat sejenak, memikirkan tentang Indonesia karena yang diperjuangkan, diamanahkan, dan diwariskan oleh para pahlawan.

Kita mulai dengan pertanyaan sederhana. Apa yang terjadi di Indonesia sekarang ini ? amankah ? damaikah? Atau malahan kacau ?.

Dalam menjawab pertanyaan sederhana itu mari kita melihat perkembangan yang terjadi. Ada beberapa kejadian yang terjadi di negeri kita. Mulai dari pembubaran HTI, perdebatan UU ormas, riuh persoalan Eggi Sudjana, Setya Novanto, sampai Felix Siauw.

BeritaTerkait

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026
Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

15 Juni 2026
Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

13 Juni 2026
Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

31 Mei 2026

Dari semua itu dapat kita lihat bahwa Indonesia tidak sedang baik-baik saja. Ada banyak masalah serius di dalamnya. Salah satu masalah yang menurut penulis paling urgen adalah merebaknya paham radikal yang ingin mengganti pancasila.

Meskipun ormas yang getol memperjuangkan hal itu sudah dibubarkan. Namun gagasannya tidak mati begitu saja. Tokoh yang menyebarkan paham radikalis masih leluasa, menjadi pemateri, mengisi ceramah, merekrut pengikut.



Bayangkan jika paham radikal yang ingin mengganti Pancasila ini berkembang dan mempunyai massa yang sangat banyak? Yang penulis khawatirkan, mereka justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang punya kepentingan politis, juga kepentingan ekonomis. Dua hal yang getol dirongrong saat ini.

Metode pihak tertentu itu jelas, yaitu metode belah bambu atau adu domba. Menciptakan kekacauan di suatu negara. Jika antek-antek mereka yang menang, maka mereka akan menjadikan orang-orang mereka sebagai pemimpin negeri ini. Kebijakan yang lahir kemudian adalah kebijakan yang menguntungkan pihaknya dan merugikan Indonesia.

Tidakkah kita mengambil pelajaran pada negara Afganistan, Suriah, dan Yaman ? Awalnya adalah menyebarkan pahaman radikal agar antara masyarakat saling berperang bahkan lebih parah yang berperang adalah sesama muslim.

Kita sebagai WNI yang diwajibkan membela negara harus mempunyai kontribusi untuk mencegah hal ini. Karena jika kita berdiam diri dan menutup mata maka dampak buruknya akan menimpa diri sendiri.

Sebenarnya mudah untuk mencegah pahaman itu. Minimal dengan menumbuhkan rasa cinta pada Indonesia. Untuk menumbuhkan rasa cinta pada Indonesia kita perlu mengkaji makna filosofis dari Pancasila dan tahu sejarah negeri ini. Selanjutnya, kita jangan mudah diprovokasi oleh berita-berita hoax. Penulis terinspirasi petuah Sayyidina Ali; Jika kamu tahu kebenaran itu,maka kamu akan tahu kemana harus berpihak.

Semoga pada momentum hari pahlawan ini, kita mendalami makna kecintaan pada Indonesia. Bahwa negeri yang lahir atas perjuangan para pahlawan ini sedang dirongrong dari dalam. Dan kita wajib mencegahnya! (*)

Terkait: Hari PahlawanOpiniPGSD Parepare
Alfiansyah Anwar

Alfiansyah Anwar

BeritaTerkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026
0

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026
0

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026
0

...

Selanjutnya
Hari Pahlawan, Kapolres Sidrap Ingatkan Pentingnya Persatuan

Hari Pahlawan, Kapolres Sidrap Ingatkan Pentingnya Persatuan

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi