• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Gebrakan Walikota Parepare? Belum Ada yang Istimewa

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
17 Maret 2017
di Opini

Muh Nasir Dollo
(Akademisi, Pemerhati Masalah Hukum dan Sosial)

M Nasir Dollo

Tidak mungkin dinafikkan bahwa Parepare telah mengalami perubahan, tetapi secara hukum alam pergerakan pembangunan masih sebatas kewajaran. Sebab itu sebagai suatu keharusan yang mutlak terjadi.

Pembangunan WC di bawah tanah, Patung Cinta Ainun Habibie, Tonrangeng River Side, Pembangunan Rumah Sakit tipe B Plus, Pelebaran Jalan Sudirman, Lampu Hias di pohon kayu dan lain lain. Pembangunan tersebut belum pantas dijadikan indikator bahwa gebrakan pembangunan Walikota adalah istimewa.

Siapapun yg menjadi Walikota di Parepare pasti akan melakukan hal yang sama, karena itu memang menjadi bagian dari tugas dan tanggungjawabnya. Bahkan pembangunan seperti itu belum patut dijadikan barometer kesuksesan walikota dalam memimpin, karena wujud pembangunan tersebut hanyalah sebahagian kecil dari tugas dan tanggungjawab walikota dari yang seharusnya.

Berita Terkait

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Menurut Walikota teori yg digunakan adalah teori “TAPAK KAKI”, tapi menurut penilaian saya, gebrakan pembangunan di Parepare masih terjadi teori “BELAH BAMBU”. Disisi lain diangkat kepermukaan, tapi dilain pihak, masalah kesehatan, keselamatan, kesejahteraan dan keadilan masyarakat terkesan dikesampingkan.

Buktinya, kelangkaan obat di rumah sakit menjadi problem tak berkesudahan, belum dihitung sejumlah permasalah subtansial seperti insiden bayi meninggal dan sejumlah masalah pelayanan. Tiang listrik masih terpasang dibadan jalan jenderal Sudirman, mengancam keselamatan dan nyawa masyarakat.

Lampu hias dipohon kayu bisa merusak kehidupan pohon.  Sedangkan di daerah lain pemerintahnya berupaya mewujudkan kota hijau yg berseri. Aliran listrik dari lampu hias dipohon kayu tersebut juga tidak menutup kemungkinan dapat mengancam dan membahayakan keselamatan masyarakat. (bag. 1-selesai)

Terkait: OpiniParepare

TerkaitBerita

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 April 2026

...

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan