• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 23 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: HMI dan Budaya Literasi (Iqra) Maros

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
19 Maret 2017
di Opini, Pendidikan, Sulselbar

Oleh Alryansyah Nasir (Ketua HMI Cabang Butta Salewangeng Maros)

Dalam era globalisasi semua tidak terlepas dari budaya campur baur. Tendensi zaman mengakibatkan kehidupan manusia kembali menjalani system seleksi alam,dahulu siapa yang kuat dia yang akan bertahan ,siapa yang mampu bertahan dengan kondisi alam iapula yang akan bertahan. Begitupun sekarang,siapa yang memiliki modal maka iya yang akan mencaplok kehidupannya di organisir sedemikian rupa untuk tetap berada pada puncak rantai makanan.

Ajakan manja sang alam membuat para penghuninya terlelap dibawa pohon rindang tanpa sadar daunnya akan mengering.Jika sudah seperti ini banyak dari kita yang panik serta menyesal mengapa tak kutempa diriku dari dulu mempelajari masa depan sebagai antisipasi jika terjadi hal- hal dan kemungkinan tergerus oleh zaman.

Di organisasi apapun mengajarkan sesuatu untuk memperbaiki sesuatu bukan untuk memperburuk sesuatu apalagi menghancurkan plus organisasi dijadikan sebagai wahana pencari kenikmatan tabu diperparah,jika banyak pentolannya yang bergantung sampai ia mati tanpa mencari jalan keluar untuk menghidupi bukan untuk dihidupi.

KEJAHATAN YANG TERORGANISIR AKAN MENGALAHKAN KEBAIKAN YANG TIDAK TERORGANISIR.semua sisi kehidupan dari terbit fajar hingga terbit fajar menyingsing adalah tabir organisasi.krn organisasi adalah keadaan keteraturan pribadi kelompok, suku, bangsa,ras dan agama untuk mencapai tujuan bersama,hidup bersama tinggi sama tinggi rendah sama rendah yang lapar diberi kerja untuk makan berkelanjutan.

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Dari HAL DIATAS LAH maka tentu perlu pemahan yang mumpuni secara komlpeks untuk giat belajar dsn belajar bagaimana memanusiakan manusia bukan menjadikan manusia sebagai hewan ternak yang sifatnya doktrin dogmatis.

Belajar yang giat dan dengan BERLITERASI adalah kunci menjadi orang yang berfalsafah menjadi orang yang BIJAK dalam bertutur kata,ARIF dalam bertindak dengan berliterasi dalam ALQURAN Pun sangat menekankan kata ” IQRA “bacalah memakai AKALmu untuk kemaslahatan umat
bacalah memakai HATIMU Untuk kemaslahatan umat

Bacalah (jamak ) bertindak memakai jasad mu berbuat dan memperindah alam diluar dari dirimu demi kemaslahatan ummat krn orang yang pandai ber IQRA sesuai yang diatas maka sesungguhnya dia telah memenuhi unsur SURAT 2 AYAT 30 untuk rahmatan lilalamin.

* Membaca HMI

Dalam 6 Tahun terakhir ini pengkaderan demi pengkaderan terkhususnya di HMI itu sendiri telah mencetak kader aktif sekitar 16 ribu dan Alumninya sekitar 6 juta kader HMI tidak terlepas dan semuanya mengikuti Latihan Kader 1 (LKI) Dengan 21 materi selama 7 malam berturut2 yang tersitematis untuk bekal menjadi insan AKADEMIS, PENCIPTA, PENGABDI YANG BERNAFASKAN ISLAM DAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS TERWUJUDNYA MASYARAKAT ADIL MAKMUR YANG DIRIDHOI ALLAH SWT. Dan untuk menunjang TUJUAN HMI yang dibebankan kepada KADER- KADERNya diberi sederet materi dalam basic training.

Melanjutkan jenjang kaderasi diatas dalam hal ini LKII LATIHAN KADER II dan III tentu harus lebih mumpuni pengetahuannya sampai pada persayaratan minimal menguasai 15- sampai 150 referensi bacaan buku semisal judul- judul buku yang digambar bawah untuk bisa lolos ketahap LKII jika kaderisasi berjalan sesuai jalurnya maka dapat kami pahami bersama bahwa sejak 1366 H /1947 M, HMI telah meluangkan banyak waktunya untuk berLITERASI dan tentunya semua organisasi yang mencatut sistem kaderisasi pun melakukan budaya serupa.

Dengan demikian tentunya sebagai kader mari kita menjaga MAROS dan indonesia pada umumnya untuk tetap serta menambah wawasan yang bisa melahirkan cipta karya sehingga menjaga keutuhan NKRI dari berbagai sektor dan untuk lebih memanusiakan manusia sesuai ideologi negara dan ajaran agama apapun.
terima kasih kepada semua kakanda,saudara,adinda serta semua khalayak yang telah meluangkan waktu berdiskusi.semua tulisan diatas tidak akan pernah tertuang dalam dinding ini tanpa beliau semua.

Kutunggu tulisan dari saudaraku- saudadaku semua untuk membuat akar literasi lalu dikerucutkan pada satu tujuan yaitu MAROS #KOTA #LITERASI #DUNIA
Satu kata penutup : TERUSLAH BERJUANG SAMPAI JATAH GAGALMU HABIS KARENA SETALAHNYA ADALAH KATA BERHASIL. Hormatku.

Moncongloe Maros, 19 Jumadil Akhir 1438 H/18 Maret 2017

Alryansyah Nasir (foto: ris/PIJAR)

 

Terkait: HMIMarosOpini

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

...

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan