• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Internalisasi Nilai-nilai Agama, Budaya, dan Kearifan Lokal dalam Pencegahan Korupsi

Editor: Tim Redaksi
13 Mei 2020
di Opini
agus t

Oleh : Dr. Agus Triyono, MSi*

OPINI — Sebentar lagi bulan ramadan akan meninggalkan kita semua. Ada yang senang dan bahagia, ada pula kesedihan mendalam karena harus ditinggalkan bulan ramadan tahun ini. Hari-hari dipenghujung ramadan sudah di depan mata. Apalagi perayaan akbar idul fitri yang ke 1441 H akan dirayakan dalam suasana pandemi covid-19. Perpisahan ini akan menjadi sejarah dalam sepanjang hidup dimuka bumi ini. Belum tentu tahun depan kita akan bertemu dengan bulan ramadan seperti ini lagi. Hanya sang Khalik yang tahu dan memiliki agenda ini.
Dari ramadan ke ramadan berikutnya kita mesti mencatat bahwa, perilaku korupsi masih merajalela di dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Berita penangkapan aktor korupsi terus berulang dengan pejabat yang berbeda dari pusat hingga daerah. Upaya pencegahan dan penangkapan bagi para pelaku korupsi oleh penegak hukum sudah sering dilakukan. Namun, belum dapat dikatakan berhasil karena dianggap masih memiliki pekerjaan rumah yang jauh dari harapan masyarakat. Selain dari aspek penegakan hukum, bagaimana peran dan juga dukungan para tokoh agama dalam ikut serta membantu edukasi dalam rangka pencegahan korupsi patut untuk menjadi catatan tersendiri.
Agama mengajarkan segala kebaikan, kejujuran, menjaga amanah, nilai-nilai luhur yang mestinya dapat diterapkan semua umat manusia. Hal itulah mestinya mampu mencegah perilaku yang korup, yang kini masih dalam pantauan penegak hukum, dan juga masyarakat. Kenyataannya sekarang ini kondisi negeri ini, masih saja belum dapat mengalami peningkatan signifikan dalam mengatasi kejahatan korupsi yang dianggap exstra ordinary ini.

Dalam nilai-nilai agama sudah sangat sering diajarkan, bagaimana memaknai ajaran-ajaran itu dalam kehidupan sehari-hari. Jika hal itu diterapkan, maka keniscayaan dalam rangka mengurangi pelaku korupsi bukanlah hal yang mustahil. Dalam agama juga sudah dituliskan dengan mengajarkan untuk tidak membuat kerusakan di muka bumi.

Seperti dalam penggalan surat Al Baqarah ayat 11 “waiza qila lahum la tufsidu fil ard” kurang lebih artinya adalah “janganlah kalian membuat kerusakan di bumi ini”. Dalam konteks korupsi adalah satu hal yang juga merusak bumi ini. Merubah tatanan dan banyak melakukan kemudaratan. Lantas apa yang salah jika perilaku korupsi masih saja terjadi dan terus merusak generasi ke generasi ini? Apa yang salah dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ajaran agama? Tentu bukanlah nilai-nilainya, tetapi bagaimana orang mampu memaknai nilai yang terkandung dalam ajaran agama tersebut.

BeritaTerkait

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026
Gen Z,  Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

Gen Z, Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

26 Agustus 2026
Kantor DPRD Dibakar : Saluran Demokrasi Buntu?

Kantor DPRD Dibakar : Saluran Demokrasi Buntu?

26 Agustus 2026

Inilah yang menjadi pekerjaan rumah kita semua. Para tokoh agama, ulama, ustadz, ustadzah, guru agama, dan semua saja untuk ikut serta melakukan kampanye dengan skala yang lebih besar dalam memerangi korupsi.

Diperlukan gerakan yang lebih aktif dan masif lagi untuk menyampaikan pesan dan makna dalam ajaran agama yang mengandung nilai-nilai kebenaran. Peran tokoh-tokoh tersebut menjadi salah satu harapan kita semua, karena memiliki pengaruh yang besar. Korupsi sangat mengganggu harapan banyak orang, karena korupsi menjadi sesuatu hal yang merusak kehidupan dan tatanan sistem yang sudah ada.

Pemahaman Agama melalui Budaya

Kita sadar negeri ini dihuni dengan mayoritas muslim yang sangat besar, jumlahnya sangat mayoritas ini. Setiap saat kita sering melihat di banyak media ada banyak kegiatan keagamaan dengan program-program yang hampir menghiasi media massa kita. Majelis pengajian, majelis taklim, dan banyaknya lagi kegiatan lain yang dikemas dengan berbagai acara. Kita patut bersyukur karena kegiatan itu menjadi siar dan dakwah yang harus dilakukan. Memang tidak ada yang salah dalam kegiatan itu, bahkan kalau perlu ditingkatkan lagi. Tetapi perlu dicatat bahwa, ada hal pokok yang mesti harus ditekankan. Bagaimana menyampaikan pesan tersebut dapat dipahami secara baik dan benar. Bagaimana memberikan dan mentransfer makna dalam ajaran agama itu diperlukan strategi dan kreatifitas. Dengan harapan mampu dicerna dan dipahami secara benar dan tertancap dalam sanubari khalayak.

Laman 1 dari 2
12Selanjutnya
Terkait: AgamaPencegahan KorupsiRamadan

BeritaTerkait

Pemkot Parepare dan Pengadilan Agama MoU Wujudkan Pelayanan Publik Responsif dan Berkualitas

Pemkot Parepare dan Pengadilan Agama MoU Wujudkan Pelayanan Publik Responsif dan Berkualitas

Editor: Tohir Muhammad
20 Agustus 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Tohir Muhammad
17 Maret 2026

...

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Tohir Muhammad
7 Maret 2026

...

Berita Populer

  • Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WNA AS Menikah di Parepare, Imigrasi Cek Status dan Dokumen Keimigrasian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Periksa 2 WNA di Sidrap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tasming Serahkan Bantuan Peralatan UMKM Parepare, Tekankan Kejujuran dan Kerja Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi