• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 19 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Jangan Berutang! Bagaimana Kalau Terpaksa? (Seri Manajemen Keuangan Bagian 5)

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
6 Juli 2020
di Ekonomi, Opini
Tamsil

Oleh : Tamsil Hadi, M.M. (salah satu admin Grup FB : Klub Belajar Keuangan dan Akuntansi)

Berita Terkait

Suami Lebih Perhatikan Ibunya tetapi Tidak Memuliakan Istri, Ini Kata Buya Yahya

Pemkot Parepare Komitmen Selesaikan Kewajiban Rp22,8 M

Sosialisasi Pembinaan Karakter Keluarga, Staf Ahli PKK Sulsel Harap Kader PKK Selalu Cermati Isu

OPINI: “Prestasi” Utang Luar Negeri Indonesia: Jebakan Kapitalisme Global

Tamsil
Oleh : Tamsil Hadi, M.M.
(Salah satu admin Grup FB : Klub Belajar Keuangan dan Akuntansi)

Berutang karena “terpaksa” ada produk menarik yang lagi diskon besar, itu bukan terpaksa namanya. Berutang karena “terlanjur” sudah mengantongi kartu kredit dan belum melewati limit, itu namanya terlanjur yang disengaja. Sama halnya jika mengatakan terpaksa berutang karena butuh dana segar, padahal punya banyak aset bernilai yang bisa dikonversi untuk menghasilkan besaran cashflow yang lebih memadai. Jadi situasi berutang yang perlu kita maklumi dan dibahas solusinya melalui topik ini adalah yang benar-benar berutangnya karena terpaksa dan terlanjur.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa keluarga memutuskan untuk mengambil utang itu karena terpaksa. Disatu sisi banyak kebutuhan yang mendesak untuk dipenuhi tetapi disisi lain penghasilan untuk memenuhi kebutuhan belum bisa menopang secara mandiri. Akhirnya pilihan berutang itu menjadi keputusan yang harus diambil. Bagi yang mendapatkan sumber utang dari pihak yang semata ingin membantu dan mendapat kebaikan (pahala) dari memberikan pinjaman, maka mungkin tidak menjadi masalah besar buat pengutang. Apalagi jika yang memberi utang adalah keluarga dan kerabat-kerabat dekatnya. Berbeda untuk kasus keluarga yang sumber utangnya berasal dari pihak peminjam (kreditur) yang memang tujuannya mencari keuntungan, seperti kalangan rentenir, lembaga perbankan atau pembiayaan, maka tentu resiko yang lebih besar akan dihadapi.

Setidaknya minimal ada 3 (Tiga) hal yang akan dihadapi, yakni pertama, resiko tekanan jatuh tempo yang membuat hidup terasa selalu dikejar-kejar bahaya, kedua, resiko bunga (interest) dan denda (penalty) yang membuat beban utang yang harus dibayarkan menjadi semakin besar, dan ketiga resiko lenyapnya jaminan (agunan) yang membuat seolah sudah terjatuh tertimpa tangga pula.

Laman 2 dari 5
sebelumnya123...5Selanjutnya
Terkait: HutangKeluargaManajemen Keuangan

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan