• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini: Memandang Realitas Anak Bangsa

Editor: Alfiansyah Anwar
19 Mei 2017
di Opini, Sulselbar
Opini: Memandang Realitas Anak Bangsa

Fajar Radiansah
(Pegiat Pendidikan Parepare)

Anak bangsa merupakanmutiara dan penerus bagi negara Indonesia ini, mereka adalah insan-insan yang akan memberikan semangat serta ruh bagi kehidupan bangsa ini. Tentu dengan perannya itu tidak lepas dari apa yang dimiliki dalam dirinya, entah etika ataupun estetika mereka, inilah yang menjadi landasan dan pandangan mereka untuk bertindak dalam kehidupan bangsa ini.

Anak bangsa pastilah harus memiliki watak dan pola pikir yang selalu mengindahkan martabat dan moralitas bangsa ini. Paling utama yang mesti diperhatikan adalah sikap-sikap mereka yaitu moralitas. Moralitas yang dimiliki anak bangsa akan menjadi penunjang mereka untuk siap menjadi penerus bangsa, jika moralitas mereka tidak melenceng dati apa yang dicita-citakan oleh bangsa pasti akan memperjuangkan serta memberikan ruh yang sempurna bagi bangsa ini. Namun apabila moralitasnya menetang jiwa bangsa ini, maka mereka yang telah menjadi pondasi bangsa akan rubuh dan menjadikan bangsa ini terbelakang oleh bangsa-bangsa lainnya. Terbelakang yang dialami bangsa ini adalah keterbelakangan mental kebangsaan, pendidikan, serta kebudayaannya.

Jika kita memandang realitas yang terjadi saat-saat ini bagi anak bangsa kita tentu sudah tidak menjadi tanya besar bagi kita. Perilaku-perilaku mereka sudah sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh bangsa kita, tindakan asusila, berkata yang tidak senonoh, hingga menjadi pelaku begal adalah sikap yang sangat melenceng dan bahkan membuat kita miris akan kehidupan anak bangsa kita yang seharusnya menjadi panutan dan penerus bangsa kita.

BeritaTerkait

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026
Gen Z,  Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

Gen Z, Hegemoni Kapitalisme, dan Industri Kebahagiaan Semu

26 Agustus 2026
Kantor DPRD Dibakar : Saluran Demokrasi Buntu?

Kantor DPRD Dibakar : Saluran Demokrasi Buntu?

26 Agustus 2026

Sekolah kini memiliki PR yang sangat besar dan sangat penting untuk ditindak cepat, mereka yang menjadi pendidik harus selalu mengedepankan sinkronisasi antara kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didiknya. Guru tidaklah berpikir pendek untuk mendidik anaknya yang hanya mempermaju pola kognitifnya saja. Sebab sekolah-sekolah saat ini kebanyakan hanya mengajarkan anaknya untuk dapat saling bersaing mendapatkan rangking, padahal hal inilah yang membuat mereka tidak peduli akan bagaimana rasa keegoisan individualisme mereka itu diredamkan. Guru-guru hanya asik memberikan materi-materi pelajaran dan soal-soal lembar kerja, namun tidak menyentuh akan bagaimana anak ini diberi pelajaran untuk bertindak secara langsung dalam mengatasi dan memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi, inilah yang dapat menunjang moralitas anak bangsa kita.

Selayaknya orangtua, guru, serta masyarakat harus lebih intens dan peduli akan pengaruh moralitas anak bangsa saat ini agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur bagi bangsa yang telah merdeka. Patut diingat dan ditindaki bahwa UUD 1945 sebagai dasar negara telah menjelaskan kepada kita bahwa seluruh masyarakat harus mencerdaskan kehidupan bangsa, inilah yang menjadi patokan kita untuk lebih semangat bertindak kepada anak bangsa kita yang sekarang jauh dari moralitas kebangsaan. (*)

Fajar Radiansah
Fajar Radiansah

 

Terkait: OpiniPendidikan

BeritaTerkait

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2026

...

Antrean Mengular di Daerah Kaya Minyak: Menyoroti Gagalnya Tata Kelola dan Solusi Hakiki

Antrean Mengular di Daerah Kaya Minyak: Menyoroti Gagalnya Tata Kelola dan Solusi Hakiki

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Menakar Urgensi Sekolah Terintegrasi

Menakar Urgensi Sekolah Terintegrasi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

    IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Dilarang, Korban Tewas di Gunung Bambapuang Tetap Nekat Mendaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 93 PNS Dilantik, Kanwil Ditjen Imigrasi Sulsel ingatkan Kompetensi hingga Etika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Periksa 2 WNA di Sidrap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WNA AS Menikah di Parepare, Imigrasi Cek Status dan Dokumen Keimigrasian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi